CINTA ALEXA

CINTA ALEXA
MENGGODA


__ADS_3

acara resepsi pernikahan pun telah usia viandi dan alexa telah berada di kamar hotel tempat mereka menginap. alexa duduk di ujung tempat tidur begitu pula viandi kedua terdiam viandinm hanya melirik sesekali memainkan bibirnya ia tertawa geli melihat tingkah alexa yang terdiam yang tak ingin menoleh pada dirinya.


"lexa, kamu ga mau lihat lihat view di luar hotel, kita paling atas loh indah banget" ucap viandi. seraya merebahkan tubuhnya di atas kasur


"gue ga tertarik" ucap alexa


"aku...!" ucap viandi,alexa menoleh bingung


"maksudnya??" tanya alexa


"jangan pake 'gue' masa ke suami gue elo sih" ucap viandi


alexa merengut kesal ia tak menyahut


"kasurnya wangi banget, banyak kelopak bunga di bathtub juga kamu ga penasaran?" goda viandi


"aaarggghhhh... ni orang bikin gue kesell" ucap alexa dalam hatinya


viandi bangun dari tidurnya lalu membuka jas nya dan membuka kemeja nya


"duuhh bisa ga sih ga buka di sini!!" teriak alexa


"heii.. aku harus buka di mana?,. hak aku dong mau buka di mana, sekalian mau pamer ke kamu, aku punya otot perut yang sexy hahah" ledek viandi, alexa masih menutup wajahnya


ia masih mengenakan pakaian pengantin perasaan nya bercampur aduk malam itu ada rasa takut dalam dirinya ia takut bilamana tiba tiba viandi menyergap dan memaksanya untuk melakukan hal yang tak pernah alexa lakukan walaupun mereka sudah sah namun alexa belum siap melakukannya karena ia tak mencintai viandi.


suara air mengucur dari kamar mandi suara gemericik air yang membasahi tubuh viandi


"lexa.... lexaaa lexAa" viandi memanggil alexa


tiba tiba jantung alexa berdegup sangat cepat rasa takit dalam dirinya semakin memuncak.


"lexaa tolong ambilkan handuk yaa aku lupa... ada di tempat tidur" teriak viandi


alexa meraih handuk itu dengan tangan bergetar ia melangkah kan kakinya menuju toilet terlihat siluet seseorang sedang membelakangi alex tanpa busana dan hanya di tutupi kaca yang samar dengan cepat alexa menaruh handuknya di depan kamar mandi


viandi menyadari kedatangan alexa ia hanya tersenyum tertawa geli melihat tingkah alexa, alexa segera berlari meninggalkan viandi


deg..deg...deg...deg...


"hhhaahh... gilaa ya...tu orang gue pengen kabuuurrr" ucap alexa ia terus gelisah

__ADS_1


viandi telah selesai mandi ia keluar dari kamar mandi hanya mengenakan piyama dan rambutnya yag basah ia mengeringkannya rambutnya dengan handuk


"kamu ga mandi?"


"gak!" ketus alexa


viandi membuka piyama mandinya dan berganti pakaian , lagi lagi alexa menutup wajahnya dan memunggungi viandi


"aaahh.. akhirnya bisa rebahan juga... capekk banget" ucap viandi sembari merebahkan tubuhnya ia melirik ke arah alexa


"lexa, kamu ga pegel, sanggul kamu masih belom di copot loh, baju kamu juga belom ganti" ucap viandi


"biarin aku ga peduli" ketus alex


"heum ini udah jam 11 malam kamu gak ngantuk??" ucap viandi kembali sembari memeluk bantal guling


" ngantuk, capek" ucap talex


"terus, ?"


"haaeh gue ga tau cara lepasin ini semua banya baget jepitan dirambut gue...gue bingung tau ga.. gue juga capek gue pengen tidur" omel alexa


"bwahahahahahah..hahahah lexaa lexaa ngomong dong," viandi bangun dari tidurnya dan menghampiri alexa


"duduk di sini ." ucap viandi ia menyuruh alex duduk di meja makeup dan memiliki kaca besar


viandi membantu alexa melepaskan pernak pernik yang ada di rambut alexa berbagai jepit rambut yang terselip di di beberpa helai rambut alexapun ia lepas dengan hati hati


alexa memandangi wajah serius viandi lalu mata mereka pun beradu alexa menjadi canggung,ia membuang pandangannya ke segala arah, viandi yang menyadari hal itu hanya tersenyum manis


"kita udaj jadi suami istri kan, aku ga suka kamu ngmng pake gue elo, tolong di rubah, dan panggil aku dengan cara mu sendiri"


"heumm, aku ga bisa kalo kamu ga suruh" ucap alexa perlahan


"heheh gitu dong kedengaran nya lebih enak kan"


"kamu boleh panggil aku mas vi" ucap viandi seraya tersenyum melihat wajah alexa di cermin


"sudaaahh, kamu ganti baju mandi terus istirahat yaa" ucap viandi meninggalkan alexa yang masih terduduk ia melihat viandi yang kembali merebahkan tubuhnya di tas kasur


alexapun membersihkan tubuhnya dan setelah selesai ia memakai baju tidur yang telah di sediakan

__ADS_1


ia melihat viandi sudah tertidur alexa sedikit menjauh dari viandi.ia memunggungi viandi, tiba tiba viandi memeluk erat alexa membuat alex terkejut dan ketakutan


"tenag ajah aku gak akan melakukan apapun sebelum kamu siap dan sebelum kamu punya perasaan sama aku, aku masih pegang ucapan ku di resto tempo hari kok" ucao viandi sembari berbisik lalu setelah itu ia melepas pelukannya dan tidur memunggungi alexa


"kenapa mas lakuin ini padahal mas tau aku ga ada rasa apapun sama mas" ucap alexa


"aku juga ga tau, tiba tiba aku ingin menikah sama kamu"


"alasan klasik, pura pura ga tau"


"terserah kamu mau mikir apa, aku cuma mau tanya kapan kamu akan punya perasaan itu saa aku?" ucap viandi


"dua tahun lagi" ketus Alexa


"oohhh okee...,aku ga akan ngelarang kamu, kamu jalani kehidupan mu sendiri seperti biasa, kuliah, main, dsb yag penting kamu pulang ke rumah karena kamu sudah bersuami" ucap viandi


alexa hanya diam tak berkata apapun ia hanya sedikit bingung akan sikap vaindi, dan alex merasa ada sesuatu yang viandi sembunyikan ia yakin bukan hanya soal hutang dengan papa saja namun ada sesuatu yag viandi inginkan.


malam itu mereka lalui tanpa melakukan apapun, alexa dan viandi terlelap dalam tidurnya pukul' 3 malam viandi terbangun ponselnya berdering berkali kali


"cih . setelah ini terjadi dia baru berani telepon" ucap viandi lalu ia berjalan ke balkon membawa satu kaleng minuman berkarbonasi


📲


"halo"


"vi,heum,kenapa kamu lakuin ini"


" hak aku dong, kenapa kamu baru sekarang nanya, apa sudah mulai peduli?"


"vi, aku.. "


"udah lh jangan di lanjutkan, aku sedang bahagia malam ini, jangan gangu aku lagi "


"vi tunggu .. aku cuna malu tau perasaan itu masih ada kan untukku"


"haaaehh.... terlambat, sangatlah terlambat, sudah yaa aku ngnyuk"


viandi menutup teleponnya ia meminum minumannya ia merasa kesal


"kemana ajah selama ini,setelah nikah baru dia nanyain perasaan, kemarin kemarin dan dari dulu dia selalu mengabaikan perasaan ku, sakit hati kan???" ucap viandi sembari tersenyum ketir

__ADS_1


ia kembali ke kamar tidur di lihatny alexa tengah tertidur di pulas


di lihatnya dalam dalam wajah alexa, lalu ia Pun kembali tertidur sembari memandangi wajah Alexa.


__ADS_2