
Setelah makan siang viandi dan Alexa pun meninggalkan hotel tempat mereka menginap semalam viandi mengenakan celana pendek berwarna hitam dan memakai kaos oversize berwarna putih dengan kacamata hitam yang ia pakai dan rambutnya yang terlihat berantakan ia benar-benar dalam posisi santai saat itu di dalam kendaraan Alexa hanya diam.
"di sana aku bebas kan boleh pakai baju apapun yang aku mau maksudku tidak ada batasan atau tidak ada aturan memakai pakaian kan?"tanya Alexa viandi hanya diam tak menjawab apapun
"kok diem sih aku nanya loh"ucap Alexa kembali namun viandi tetap diam tak menjawab pertanyaan
"heum, Mas Vi aku nanya baik-baik lho Mas sama kamu"ucap Alexa kembali lalu tak lama senyum viandi pun mengembang di bibirnya
"gitu dong kan kedengarannya enak kamu manggilnya sopan ya aku tahu sih pernikahan kita pernikahan yang benar-benar mendadak tapi bagaimanapun aku kan suami kamu masa kamu manggil aku nggak sopan sih" ucap viandi sembari tersenyum melirik ke arah Alexa
"huh kesel banget cuma karena pengen dipanggil Mas viandi, Mas Vi,
aduh ribet banget ini orang"ucap Alexa dalam hatinya
"di rumah aku nggak ada aturan pakai pakaian kok hanya yang pantas aja toh adikku Velove juga masih suka pakai hokben masih suka pakai tanktop yang penting kamu nggak pakai bikini sama pakai baju tidur seksi keluar rumah ya cukup di kamar aja"ucap Riandi seraya tertawa terbahak-bahak
"ih ya nggaklah aku juga tahu nggak bakalan begitu maksudku boleh nggak aku pakai hotpants boleh nggak aku pakai baju yang nyaman aku takut di rumahnya Mas nanti ada aturan gak boleh pakai baju yang aneh-aneh yang terlalu ngetat atau gimana"Alexa terus mengomel menggerutu
"nanti kamu lihat sendiri aja ya aku ngomong jelasin di sini"
"ya udah ya"ucap Alexa dengan malas
Sesampainya di kediaman Abraham semua telah menyambut hangat kedatangan viandi dan Alexa
"selamat datang Alexa di rumah mami akhirnya kamu datang juga"ucap Alia ia menyambut hangat kedatangan menantunya itu
"iya Bu makasih"Alexa malu-malu ia merasa canggung saat itu
__ADS_1
"Jangan manggil ibu dong panggil mami kan sekarang udah jadi anak mami Alexa juga ya kan?"ucap Alia seraya tersenyum memeluk Alexa
"mi udah mi Alexa-nya capek suruh istirahat dulu"ucap Abraham kepada istrinya itu
"tahu nih si mami aku juga capek ayo lexa masuk"ucap si Andi sembari menggandeng lengan Alexa mendapat perlakuan itu Alexa hanya diam dia bingung harus bersikap bagaimana karena ia merasa sangat canggung
sesampainya di kamar pribadi milik viandi Alexa melihat ke sekeliling ruangan ruangan yang sangat rapi bersih dan wangi
"sementara kita tinggal di sini dulu ya"
"memang sebenarnya kita tinggal di mana nantinya" tanya Alexa pada viandi
"kita nggak tinggal di sini aku udah nyiapin apartemen soalnya aku yakin kalau kamu tinggal di sini kamu nggak akan leluasa kan aku udah di apartemen dekorasi sama furniturenya belum lengkap nanti di saat semua udah beres baru kita pindah ke sana"ucap si Andi seraya merebahkan tubuhnya
"ah akhirnya tidur juga di kasur kesayangan gue ah nyaman banget"ucapkan di Alexa hanya diam masih terduduk di ujung tempat tidur
"masuk!!"ucap viandi Tak lama kemudian terbukalah pintu lalu terlihat sesosok wanita yang masih sangat muda yang masih berusia belasan tahun dengan rambut panjang sebahu matanya yang terlihat sipit dan kulitnya yang putih mengenakan celana hotpants berwarna biru dan memakai kaos berwarna jingga
"welcome home kakak ipar aku"teriak Velove sangat antusias ia berlari memeluk Alex a Alexa sangat terkejut melihat kedatangan wanita muda itu
"woi main peluk-peluk aja kenalan dulu kek apa kek"ucap viandi
Alexa hanya tersenyum ia baru menyadari bahwa itu adalah adik kandung viandi di pernikahan kemarin dirinya tak sempat mengobrol banyak dengan adik kandung viandi itu
"hai kak salam kenal ya aku Velove panggil aku ve seneng banget akhirnya kak fiandi bawa istrinya ke sini wow it's so amazing"ucap Velove dengan penuh semangat
"salam kenal juga ve kayaknya aneh banget ya Mas Vi bawa istri ke sini"ucap Alexa sembari menahan tawa
__ADS_1
"ya aneh dong kak aneh banget tiba-tiba dia pengen nikah sama cewek yang namanya Alexa aneh kan padahal mas vi nggak punya cewek kak"bisik Velove pada Alexa Alexa hanya diam ia terkejut mendengar ucapan Velove
"really are you kidding kamu pasti bercanda kan ve"ucap Alexa sembari melirik pada Velove dan ia pun melirik pada viandi yang tengah tertidur
"dari dulu Mas Vi nggak pernah punya pacar soalnya dia orangnya dingin banget sama cewek terus kayak males pacaran gitu semuanya kayaknya Mas VI itu nggak normal tahu ka, saking nggak pernah bawa cewek"ucap Velove seraya berbisik perlahan-lahan
"ve..... keluar sekarang kak lexa mau istirahat kasihan"ucap viandi sembari memejamkan matanya
"loh aku kira dia tidur"bisik Alexa pada velove
"Mas Vi walaupun tidur tapi kupingnya tajam hati-hati"Velove kembali berbisik
"oh begitu oke thank you ya"
"you welcome kak aku keluar dulu ya kak met istirahat ya kak selamat datang di keluarga Abraham kak lexa"ucap velove lalu ia pun meninggalkan kamar viandi Alexa hanya tersenyum mengingat ucapan Velove yang baru saja ia katakan
"kamu nggak capek sini tidur"ajak viandi pada Alexa
"aku tidur di sofa itu aja deh Mas"ucap Alexa seraya menunjuk sofa yang ada di dekat jendela
"memangnya kenapa bukannya semalam kita juga tidur satu ranjang"
"ah.... heum..i..i..iyaa sih"
"terus yang bikin kamu takut apa udahlah aku juga nggak bakal ngapa-ngapain kok aku juga ngantuk aku mau istirahat" ucap viandi
ia membetulkan posisi tidurnya menjadi posisi ternyaman lalu dengan hati-hati Alexa pun naik ke atas tempat tidur dan mulai merebahkan tubuhnya pikirannya melayang siang itu ia memikirkan kabar ibu kandungnya yang sudah ia tinggalkan ia juga belum sempat meminta maaf atas apa yang segala ia perbuat Alexa membalikkan tubuhnya membelakangi viandi perlahan air matanya jatuh di kedua ujung matanya ia tak menyangka akan menikah dengan lelaki kaya namun hati dan perasaannya tidak ada pada viandi namun di sisi lain ia sudah sedikit merasa nyaman tatkala keluarga viandi menyambutnya dengan hangat.
__ADS_1