
alexa sekarang di sibukkan oleh kuliah dak kerja paruh waktu di perusahaan ayah mertuanya semenjak kepergian viandi alexa selalu di butuhkan bantuannya oleh abraham.
alexa tengah duduk di ruangan yang biasa viandi duduki ia lihat nama viandi masih tertera di meja kerjanya
"lo ga bosen yaa pergi ga ada kabar, lo masih hidup apa enggak sih, kalo hidup ya lo pulang jangan gantung gue kek gini woy, gua janda bukan perawan juga bukan" gerutu alexa sembari menyentil papan nama viandi yg ada di meja kerjanya tiba tiba ponselnya berdering
📲
"halo lexa ni gue anyelir"
"wooy ada apaan"
"ehh tar malem datang yaa gue lupa ga ngasih undangannya ke lu"
"acara apaan tuh?"
"ultah gue lex, datang yaa dresscode nya warna hitam sexy..okeee"
"hahah paken lingerie ajah kali nye biar hot hahahah"
"terserah lu dah..."
"ehh jono udah lo undang?"
"tenang sohib lo udah gue kabarin, btw pamit yaa sama suami lo gue takut nih haha "
"iih lo nye, selowwww.. "
"okee okee,gue tunggu tar malem di area swimming pool apartemen blue sky yaa"
"okeee"
anyelir menutup teleponnya ia adalah teman masa smu alexa yang terbilang lumayan berada.
alexapun bergegas menuju boutique mencari gaun untuk dresscode nanti malam.akhiry iapun mendapatkan gaun yang terbaik dari bahan sutra berwarna hitam sangat menawan dan sexy
pada pukul 20.00 alexa sudah berada di acara ulang tahun anyelir semua larut dalam kegembiraan susana birthday party hentakan musik dari disk jockey pun menambah meriah pesta malam itu
"jonooo kok ga datang sihh" ucap alexa demgan suara sesikit berat,ia cukup banyak meminum wine malam itu.
akhirnya iapun pulang pukul 00.00 ia melajukan kendaraannya dengan hati hati karena ia merasa mabuk akibat wine yang ia minum di acara tadi
Alexa memarkirkan kendaraan fi tempat biasa jono jaga parkir
"jooooonoooooo" teriak alexa dengan suara khas orang yang sedang mabuk
jono terkejut ia memastikan bahwa itu adalah alexa iapun menghampiri alexa
"astaghfirullah lexa duhh elu bau bangett sih lo mabok yaa"
"hahahah, enak bangt kek lepasss happy ga mikirin apaoun tapi gue kesel!!" ucap alexa seseya menepuk wajah jono
"iihb nagwur deh lu ni lu balik yaa"
"ihh ogaaah gue gaaaaa maaaoo joonooo"
"lex, lo mabok kalo laki lo tau gimana"
__ADS_1
"biarin,toh dia udah kelaut jonooo, dia gabakal balik" ucap alexa
"lexa, dengerin gue, yak dia pasti balik masa iyaa dia mau lepasin cewek cakep montok bahenol demplon kayak elu" ledek jono pada alexa
"gue...bahenol demplon hahhahaah jonoo lu mabookk yaa" alexa mulai meracau.
"yee lo yang mabokk ayoo turun pindah ke kursi sebelah gue anter balik bahaya kalo lo nyetir sendiri bisa bisa nabrak orang sembarangan" ucap jono ia memaksa alexa untuk berpindah
sesampainya di basement apartemen jono dengan tertatih memapah alexa yang lunglai
"lexa... duhh... berat banget sih ah kek babi..sumpah..." ucap jono
"hahahaa" alexa tertawa terbahak-bahak
"gue babi,? lo apa, mas vi yang ganteng itu apa si sherina apa?? SI TAMAA APAAAA!!" suara alexa meninggi, dan meracau
"lexa.. ni udah depan rumah lu nih kode nya apaan dah" ucap jono sembari mengatur nafasnya ia kelelahan memapah alexa
alexa yang duduk bersandar di bawah hanya diam
"heummm.apa yaa gueeeee gaaaa taaauu lupa!! hahaa"
"hadoohh"
"aah tanggal lahir gue" ucap alexa ia menekan berkali kali namun gagal
"loh kok salah" ucap alexa sembari mengernyitkan keningnya mendekati layar dan tombol
"waduhh masa iya lu lupa sih, ini udah malem lexa udah mau jam 2"
"tit..tut..tiit.tit...tut..trririiing"
"yee mana gue tau, ayoo masukkk" jono memapah paksa tubuh alexa dan menjatuhkan nya di sofa
"bruuughh" Alexa tertidur di atas sofa dandanan nya sembraut tak beraturan
"hosh..hosh..hos.." jono mengatur nafasnya
"lexa lo kayaknya kudu aerobik sama puasa senen kemis dah.. badan lu berat sumpaahh" ucap jono kelelahan
"gue balik yaa"
"tunggu jono, temen gue sekarang cuma lu, semua nya jahat tau sama gue, si tama si sherina bahkan suami gue juga jaaaahhaaattt huuwaaaaaaaa" alexa menangis meraung-raung
jono hanya diam tak menanggapi ia tau alexa meracau karena pengaruh alkohol
"gue jenuh,. gue kesepian gue kesell.lo tau ga si sherina pergi. keluar negeri sama laki gue jono..sedangkan gue sendiri ga tau dia di mana" ucap alexa
"lexa..idung lu ingusan tuh iihh pake acara nangis lagi duhh puyeng gue dah"
"noh tisue ambill" ucap alexa dengan tegas,jono pun berjalan meraih kotak tisu di meja ujung sudut tembok
seketika jono terdiam ia melihat ke arah alexa kaki nya tubuhnya mematung,
"lllex..lleeexaa.ggue balik yaa daah lo bae bae yaa nih tisuenya assalamualaikum" ucap jono ia pergi meninggalkan alexa
"duh kalo gue masih stay di situ bisa bahaya,bini orang bikin Masalah bae dah ah" gerutu jono lalu ia pun pulang meninggalkan alexa di kediamannya
__ADS_1
alexa sedikit terlelap ia merasa tubuhnya gerah dan lengket
"heumm jam brapa ini" ucap alexa sembari menggaruk rambutnya yang berantakan
suara desir angin dan hujan di sertai petir malam itu membuat Susana sedikit menakutkan bagi alexa
"kok sejak kapan apartemen gue gelap gulita gini apa mati lampu" ucap alexa
"aahh bodo amat, alexa bangun perlahan berjalan ia melucuti pakaiannya satu persatu hingga ia berada di lorong kamar mandi.
"fwitwiiww. soo sexy..." suara seorang bersiul dan mengucapkan itu dengan nada nakal
JEDEEER ....!! petir saling barsahutan dan menyambar alexa terkejut tubuhngu bergetar ketakutan ia mendengar suara laki laki alexa menoleh perlahan betapa takutnya alexa ia melihat sesosok oria bertubuh tinggi berjalan di kegelapan menghampiri alexa
"aaaaaaaaaaaaa...!!!!!!"alexa berteriak ketakutan ia terjatuh ia segera meraih baju yang tadi ia lucuti ia menutupi bagian dadanya oleh pakaian miliknya ia duduk sembari mundur wajahnya pucat pasi ia ketakutan
dan alexa kembali di kejutkan bahwa lelaki itu adalah
"maaaasss..vvvviii" ucap alexa terbata bata
viandi berjalan mendekati alexa ia berjongkok lalu membelai lembut bibir alexa
"long time no see alexa kamu merindukan ku tidak " ucap dingin viandi dengan mata memburu penuh marah,alexa hanya diam ketakutan
tanpa mendengar jawaban Alexa, viandi mencium habis habisan bibir alexa tanpa memberinya kesempatan untuk menolak lalu dengan kasar viandi mempobong tubuh alexa
"mas ..turunin...kamu gilaa, kamu datang langsung kasar gini sama aku" ucap alexa ia memukul dada viandi
lalu dengan kasar viandi membanting tubuh alexa di atas kasur dan tanpa basa basi ia memulai menciumi wajha alexa dengan kasarnya alexa menolakpun ia tak peduli, ia semakin menggila jari jemarinya menyentuh ke segala lekuk tubuh alexa dan akhirnya malam itu dengan nafsu nya yang membara dan sikap kasar nya ia berhasil menggauli alexa walau secara paksa dan kasar.
air mata alexa tak terbendung pandangan nya kosong ia menerima semua perlakuan viandi pada dirinya
keduanya tertidur saling membelakangi alexa hanya menangis menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya terlebih lagi di sekita pangkal pahanya ia tak menyangka akan sesakit itu dan viandi akan sekasar itu.
Pagi harinya, viandi membuka matanya ia teringat akan kejadian semalam dimana alexa memohon meminta ampun pada dirinya dan merasakan kesakitan akibat ulahnya yang kasar terhadap alexa. ia terduduk ia mengusap wajahnya ia melihat alexa sudah tak ada di sampingnya lagi
ia terbangun betapa terkejutnya ia di atas seprei nya yang berwarna cream, terdapat banyak bercak darah
"darah apa ini apa alexa semalam sedang datang bulan, bodoh banget lu vi" ucap viandi
"tapi kenapa cuma sedikit, apa jangan jangan!" viandi terdiam,ia segera beranjak dan melihat keadaan alexa
ternyata alex sednag duduk di balkon ssndirian sembaru memeluk kedua kakinya dan masih memakai selimut ia mengenakan piyama tidurnya namun cuaca pagi itu memang cukup dingin
ia terus memebelai pipinya sendiri ia membelai lengannya lalu ia memeluk lututnya kembali.viandu hanya melihat di kejauhan tingkah alexa pagi itu dengan hati hati ia mendatangi alexa
viandi demgen lembut memeluk alexa dari belakng betapa terkejutnya alexa ia ingin berontak namun ia tak kuasa
"maafin aku, maaf..." Bisik lembut viandi ke telinga alexa ,alexa hanya diam tertunduk dan menahan tangisnya
dengan lembut viandi mencium pipi alexa, berkali kali.
"maafin aku, ga seharusnya aku kasar sama kamu karena aku terlalu emosi lihat keadaan kamu semalam" ucap viandi alexa masih tetap diam hanya air mata yang jatuh di pipinya
viandi menghapus air mata alexa dengan lembut
"kamu kangen aku ga, kehilangan aku gak, heumm" tanya viandi lagi lagi alexa hanya diam
__ADS_1
"maaf aku pergi tanpa pamit karena saat ini Fikiran aku kalut alexa, saat kamu katakan bercerai" ucap viandi Alexa hanya diam tak menjawab.
pagi itu beribu ribu kali viandi berkata maaf namun alexa tetap saja diam ia tak ingin banyak bicara ia baru mengetahui bahwa viandi sekasar itu.