
malam harinya viandi pulang cukup cepat ia berkali-kali menelepon alexa namun tak ada satupun yang ia jawab ia berjalan tergesa-gesa oa mencari keberadaan Alexa ponsel nya masih tergeletak di atas meja
"hhuufftt.... ponselnya di sini dia di mana" ucap viandi ia perlahan membuka pintu kamar di lihatnya alexa tengah tertidur pulas
"tumben, apa jangan-jangan di sakit lagi" ucap viandi sembari melirik jam di tangannya masih pukul 20.00 Namun alexa sudah tidur
Ia berjalan perlahan ia duduk di samping alexa di belainya rambut alexa dan ia mencium lembut kening alexa,
"kasihan, pasti dia pusing sekali hari ini" ucap viandi
alexa tidur terlihat gelisah keringat dingin membasahi keningnya, entah apa yang ia impikan terlihat sangat gelisah, dengan lembut viandi membelai kening alexa ia terus menjaga alexa hingga ia tertidur tengan nyaman dan pulas.
malam itu viandi belum memejamkan matanya padahal sudah cukup larut ponselnya tiba tiba berdering di liriknya nama jasmine tertera di ponsel viandi
📲
"halo"
"vi...,bisa ke sini ga, seruu nih,"
"waah ga bisa next time ajah alexa baru sembuh dari sakit jadi akunga bisa ninggalin dia dulu"
"oohh yaudah deh,"
jasmine menutup teleponnya ia terdiam ia sedikit kecewa pada viandi
"vi, hari ini ultah aku, tapi baru kali ini kamu ga inget sama sekali hari ulang tahun ku" ucap jasmine dalam diam ia pun memiliki perasaan pada viandi ia merindukan viandi seperti dulu
"gue penasaran kayak gimana sih alexa" ucap jasmine.
sabtu pagi alexa tengah membersihkan seluruh sudut ruangan sedangkan viandi sedang duduk serius di hadapan PC nya tiba tiba pukul 09.00 pagi terdengar seseorang menekan bel pintu kediaman mereka
dengan cepat alexa membuka pintu ia terkejut di hadapannya ada sesosok wanita dengan rambut panjang hitam lebat berwajah cantik dan tinggi yang semampai
"cari siapa yaa" ucapa Alexa
"viandi nya ada"
"siapa lex" ucap viandi bertanya pada alexa
"viii....." teriak jasmine ketika ia melihat viandi
"haaiii jasmine..masukk masukk" viandi menghampiri jasmine mereka berpelukan sangat erat
"siapa nih cewek, " ucap alexa ia kesal alexa hanya diam berdiri mematung melihat kedua orang itu berpelukan,alexa tak ikut berbicara ia meninggalkan viandi dan jasmine dan kembali ke dapur ia merasa kesal melihat mereka berdua
__ADS_1
"eh ini kenalin alexa, istri aku" ucap viandi
"oohh..hai..aku jasmine"
"alexa" ucap alexa smebari tersenyum ketir
"kok kayaknya familiar yaa," ucap jasmine ia mencoba mengingat-ingat wajah alexa
"adeknya sherina???!!" ucap jasmine ia tak percaya viandi menikah dengan adik sherina
"iyaa, kamu kenal" ucap alexa dengan dinginnya
jasmine tak bisa berkata apa-apa ia terkejut megapa viandi menikahi adik sherina
"aku jasmine,kamu mungkin lupa, tapi tante seruni dan mama aku teman baik" ucap jasmine viandi pun terkejut akan ucapan jasmine
"kamu serius kok aku baru tahu"
"serius vi, oh iyaa coba lexa tanya sama tante seruni, tentang mama aku tante tantry" ucap jasmine
"haaaehh, yaa nanti aku tanya, oia anggap rumah sendiri ajah yaa ambil sendiri apa yang kamu mau minum atau makanan" ucap alexa ia malas berbicara terlalu banyak dengan jasmine
viandi menatap alexa dengan tatapan tajam ia tahu alexa tak suka akan kehadiran jasmine namun jasmine adalah teman baik bagi viandi
keduanya saling bercengkrama dan bercand
"bolehh, pakein dong" ucap viandi ia merebahkan tubuhnya di atas bantal di pangkuan jasmine
"apa apaan sih vibes nya kayak gue kambing congek yang lagi lihat sejoli lagi pacaran dia kan suami gue" gerutu alexa dalam hatinya saat ia mencuci piring
"praaang..." alexa membanting sendok dengan keras ia merasa kesal
"humphh" viandi hanya menahan tawanya
"dulu kalo aku rawat muka kamu, kamu pasti ketiduran sampe pegell banget nahan kepala kamu di paha aku" ucap jasmine sembari memakaikan masker ke wajah viandi
"iyaaa sekarang juga bakal tidur lagi dan bangun udah di alam barzah" kesal alexa ia sedikit menggumam
ternyata viandi sedikit mendengar ucapan alexa yang terdengar kesal
"seru juga, ternyata alexa bisa cemburu gini" ucap viandi dalam hatinya ia ingin tertawa namun ia menahan nya
sepulangnya jasmine dari kediaman mereka alexa membersihkan piring kotor sisa makan siang mereka
"lexa, aku mau mangga dong kupasin yaa" ucap viandi ia kembali duduk di meja dan melanjutkan pekerjaannya
__ADS_1
alexa berjalan perlahan
"braak,kupas sendiri jangan manja..!" ucap alexa ia membanting piring berisikan satu buah mangga beserta pisaunya
viandi menatap alexa dengan heran alexa kembali mencuci piring tiba tiba viandi datang dan memeluk alexa dari belakang
"kenapa.. marah,?"
"enggak kok,..ishh..awas lepas jangan pegang pegang" alexa menolak di peluk oleh viandi
"cemburu niye" ucap viandi sembari tersenyum menggoda Alexa
"cemburu?? ngapain???, yang aku lihat mas nyaman kok sama jasmine, kenapa ga mas nikahin dia ajah"
"ahhahaahahahhahahahhaah lexaa lexaa dia itu sahabat aku dari kecil"
"sahabat, temenan?"
"iyaaa"
"mas, di antara cewek ma cowok ga ada yang namanya sahabatan atau temenan pasti ada perasaan tau gak???" kesal alexa
"wow..ohh yaa, kayak kamu sama jono, kayak kamu sama bayu, sama marwan, berati di antara ketiga temen cowok itu ada perasaan yaa" ucap viandi sembari memasang wajah bertanya tanya
"aku beda yaa sama mas" ucap alexa ia membanting kain lap dan meninggalkan viandi menuju kamar
"kenapa sihh ngambek gitu, iyaa aku salah aku janji ga bakal nyuruh dia kesini lagi" ucap viandi mengikuti langkah alexa
"bodo amat itu hak mas vi kok"
"bener nih, ihh kamu ngambeknya malah ngegemesin" ucap viandi namun alexa hanya diam ia membuka pintu kamarnya dengan cepat viandi menutupnya ia memeluk alexa
"kenapa ga jujur ajah sih,. kalo kamu udah mulai menerima aku" bisik viandi ke telinga alexa
"lepas.."
"ga mau, cup.." ucap viandi sembari mencium leher alexa
"awaaass ahhh...!!!" alexa kesal ia mendorong tubuh viandi dan masuk ke dalam kamarnya
"JEDEER!!!" alexa membanting pintu kamar dan menguncinya
"lexa...buka dong, aku pengen tidur siang di situ"
"GA USAH.. TIDUR DI KAMAR MAS AJAH!!". teriak alexa ia tetap tak membuka pintu kamarnya
__ADS_1
viandi semakin gemas ingin rasanya ia memeluk dam mencium alexa ia merasakan hatinya sudah mulai menghangat karena sikap alexa yang semakin hari memperlihatkan bahwa alexa pun mulai menyukai dirinya.