
malam ini adalah malam takbir.. semua bersuka ria menyiapkan segala sesuatunya untuk esok di hari raya
"bu, ada paket tapi ga tau dari siapa" ucap mia tiba-tiba ia membawa satu paket hampers lebaran yang tergeletak di depan pintu rumah Alexa
"ada nama pengirimnya kan Mia coba dilihat siapa"ucap seruni sembari memasak daging rendang dan kuah ketupat untuk esok hari
"nggak ada bu tidak ada namanya kira-kira dari siapa ya Bu"ucapnya kembali
"coba Mbak sini aku lihat"Alexa meraih hempers itu hampers yang cukup besar berisikan ku lebaran dan beberapa peralatan makan dari keramik asli terlihat mewah memang namun Alexa bingung siapa yang mengirimnya Pampers lebaran semewah ini
"masa sih dari bokap gue nggak mungkin banget nih ngirimin barang mewah kayak gini buat anak istrinya yang udah hampir mati dibunuh sama dia" ucap Alexa dalam hatinya
"taruh aja mbak mungkin ada yang mau ngasih kali tapi yang jelas sih kayaknya bukan dari papa deh"
seruni hanya dia mendengar ucapan Alexa ia tak menyahuti ucapan anaknya itu karena ia tahu Alexa masih sangat membenci Tama
keesokan harinya seusai salat idul Fitri Alexa dan seruni menyiapkan makanan di meja makan dan membuka pintunya lebar-lebar agar semua kerabat tetangga bisa datang untuk bersalam-salaman dan silaturahmi
"assalamualaikum"ucap seseorang dengan nada berat bersamaan dengan suara wanita muda
Alexa dan seruni menoleh ke arah pintu masuk mereka terkejut ternyata yang datang pagi itu adalah Tama dan Sherina mereka hanya berdua mendatangi kediaman seruni tanpa Mayang istri Baru tama
Sherina pun bersalaman dan meminta maaf ia menangis di pelukan seruni meminta maaf sebesar-besarnya dan ia pun bersalaman dengan Alexa Alexa hanya diam tak mengucapkan apapun ia hanya bersalaman biasa dengan kakaknya itu
Tama duduk di kursi sembari menatap Alexa dalam-dalam terlihat bibirnya mencerminkan senyum pada Alexa namun Alexa hanya diam tak ingin menghampiri Tama
"leksa sini masa kamu nggak mau selama-lama papa kamu sendiri ini kan lebaran nak"ucap seruni sraya tersenyum pada Alexa dengan malas Alexa melangkahkan kakinya dan bersalaman pada Tama
"minal aidin ya pah maaf kalau banyak salah"tas Alexa tanpa memandang wajah Tama
__ADS_1
"papa yang seharusnya minta maaf sama kamu leksa maafin papa papa sudah banyak penyakit di kamu di momen idul Fitri ini papa benar-benar ingin meminta maaf dan memperbaiki semuanya"
"maaf maksudnya memperbaiki apa ya"atur Alexa ya bingung akan ucapan tama
"Alexa Jangan ketus begitu bagaimanapun juga dia ini tetap papa kamu papa memperbaiki semuanya tolong kamu hargai keinginan papa oke"ucap seruni sembari membelai lembut bahu Alexa
'assalamualaikum Alexa"terdengar suara Jono berteriak di depan pintu
"ya Jono bentar gue keluar eh,sini lu masuk"Alexa berteriak sembari berjalan keluar
"maafin gua ya lexa kalau gue banyak salah sama elu"cap Jono Mereka pun saling berpelukan
"hahaha lu biasalah apa-apa sama gua padahal lu sering ngeselin ya Jon ayo masuk tuh nyokap gua masak enak kita makan dulu"
Jono pun masuk bersama Alexa ia pun bersalaman pada seruni
"Masya Allah makasih ya Jon bilangin sama enyak makasih banget padahal tante juga masak loh ayo sana makan dulu"
jono tiba-tiba kaget ia melihat ayah Alexa dan Sherina duduk bersama di ruang tamu ia hanya bisa saling pandang dengan Alexa seolah-olah berkata
"kenapa bokap lu di sini wah aneh banget ada"tatapan mata Jono seolah berbicara seperti itu pada Alexa Alexa pun hanya diam dia hanya mengangkat bahunya dan menarik Jono ke ruang makan
"mikum Alexa keliling yuk kita silaturahmi"teriak salah satu warga di luar rumah Alexa mereka adalah perkumpulan dari karang taruna di komplek Alexa mereka memanggil Alexa untuk bergabung
Alexa berlari keluar untuk menghampiri mereka semua
Tama hanya tersenyum ternyata Alexa tidak berubah sama sekali temannya tetap banyak dari dahulu
"dia banyak teman ya di sini sama seperti dulu" ucap tama pada seruni
__ADS_1
"yah Alexa memang super humble dengan siapapun dia mau bergaul, oh iya share bagaimana kok mama nggak pernah ngedenger kamu ngenalin pacar sih ke mama nggak mungkin dong kamu udah usia segini belum punya pacar atau calon"ucap seruni pada Sherina namun Sherina hanya diam tak menjawab ia hanya tersenyum ketir mendengar ucapan ibunya itu
"belum kepikiran mah untuk punya calon atau cari pacar Sherina lagi fokus ke perusahaannya papa dulu kebetulan masih banyak yang harus dibenahi di perusahaan papa"
"ya sudah Mama yakin mama percaya kamu bisa kok menyelesaikan semua masalah di perusahaan papa"ucap seruni sembari tersenyum
hari itu kedatangan Tama dan Sherina membuat perasaan Alexa menjadi sangat tidak menentu ia tahu maksud kedatangan Tama hari itu untuk apa tak lain dan tak bukan adalah untuk membujuk seruni untuk kembali rujuk dengan dirinya.
Alexa hanya diam ia merasa tak enak ada Jono sedang makan di hadapannya Jono pun tahu maksud kedatangan Tama hari itu ia hanya memandangi Alexa ia pun paham Alexa tak ingin kembali pada keluarganya dahulu dan ia pun tak ingin melihat seruni kembali dengan tama karena Jono tahu bahwa Alexa dan seruni dulu hampir mati terbunuh oleh Tama
sore harinya Tama dan seruni berpamitan untuk pulang Alexa hanya bersalaman sekedarnya saja dengan papanya itu begitu juga dengan Sherina ia masih menyimpan rasa kesal dan sangat membenci Tama bila ia mengingat atas perlakuan tambah dahulu.
"mah leksa mau nanya Mama jawab jujur ya"
"nanya apa sih kok kayaknya serius amat"ucap seruni seraya mengarnitkan dahinya sembari tersenyum
"papa ngajak rujuk kan? maksud kedatangan di hari ini pasti ingin menunjukkan kalau dia mau berubah dan ingin rujuk sama mama iya kan?"ucap Alexa dengan nada dinginnya pada ibunya itu namun seruni hanya dia menarik nafasnya
"jujur papa belum membicarakan itu sama Mama Mama juga nggak tahu maksud mereka apa tapi yang Mama ambil hikmahnya hari ini ialah papamu dan kakakmu masih ingin bersilaturahmi dengan kita dan kita tidak boleh menutup diri kita untuk bersilaturahmi dengan orang lain apalagi di idul Fitri kayak begini Alexa semuanya harus saling memaafkan"ucap seruni seraya membelai lembut rambut anaknya itu
"mah lexa nggak mau kembali mah,lexa nggak ada niatan buat kembali ke rumah itu dan lexa juga nggak pernah terpikirkan Mama akan kembali lagi sama papa karena orang yang sekalinya seperti itu selingkuh dengan orang lain apalagi sampai menyakiti anak istrinya demi orang lain dia pasti akan terus seperti itu mah nggak akan bisa berubah"ucap Alexa penuh kesal
"Mama paham tapi papamu belum ada ucapan apapun sama mama mau rujuk atau tidak kalaupun papa mau ingin rujuk atau tidak pasti Mama akan memikirkannya baik-baik lexa tidak mungkin mama menerima begitu saja Mama juga tahu rasanya sakit sekali"
"Alexa cuman takut mah ngelihat papa itu benar-benar bikin Alexa trauma rasa takut yang 2 tahun lalu hilang kini muncul lagi cuma lihat papa, luka itu kembali terbuka mah ngeri banget kalau melihat papa"ucap Alexa seruni segera memeluk anaknya itu untuk menenangkannya
"udah udah udah nggak usah diingat-ingat lagi ya sekarang kamu fokus aja sama hidup kita aja Mama fokus kerja buat biaya kuliah kamu kamu juga sama harus fokus kuliah untuk mengejar cita-cita kamu oke udah nggak usah dipikirin yang lalu biarlah berlalu untuk saat ini dan masa depan kita harus lebih baik lagi ya"ucap seruni ia mencium lembut pipi anaknya
itu ia tahu Alexa sangat ketakutan kedatangan Tama hari ini namun ia tak menunjukkannya pada seruni
__ADS_1