CINTA ALEXA

CINTA ALEXA
BERWIRAUSAHA


__ADS_3

Tak terasa alexa sudah menempati rumah baru nya hampir 3 bulan alexa sudah mulai terbiasa dengan kehidupan di sekitar komplek perumahan


siang itu alexa sedang berada di halamna rumah bersama mia mereka duduk di bawah rindangnya pohon mangga yang berbuah lebat


"mbak, mbak mia kerasan ga tinggal di sini"


"heum,kerasan kok non, kenapa emnagnya?"


"heum,mbak, klo mbak mia mau jalan ma pacar ga apa apa mbak jangan mikirin kerjaan rumah," ucap alex sembari mengunyah mangga mengkal yang baru saja ia petik dari pohonnya


" hahaha non alex nih ada ad ajah, pacar dari mana sih non, punya juga engga"


"hahaah ya kali ajah mbak punya," ucao alexa,


tiba tiba terlihat mobil berwarna putih parrrkir di depan kediaman alexa


"bayu,lah tumben ke sini" ucap alexa ia menghampiri bayu


"bay,tumben lo ke sini"


"heum,ad yang mau gue obroli sama lo" ucap bayu


"apaan tuh,ehh yuk di situ ajah" ajak alexa membawa bayu duduk di gazebo taman samping


"lexa,gue mau pamit!"


"haaah,pamit lo mau kemana?"


"gue, mau lanjutin kuliah di jerman bareng sama adek sepupu gue"


"haaah,apa kok lo baru cerita, kok pd pisah gini sih, marwan mau lanjut di surabaya, jono belom tau lanjut alya enggak,"


"yaa mau gimana lagi yang penting kita masih sahabatan kan, jangn lost kontek yaa, dan jangan galak galak jadi cewek" ucap bayu serya membelai rambut alexa


"heum gue kalo sedih ga bisa ke rumah lo lagi"


"ada kan ka bianca" ucap bayu

__ADS_1


"ga enak ah"


"heum, lo harus lebih dewasa,jangan pake emosi kalo ada masalah selesaika. baik baik oke, dan lo harus lanjut kuliah"


"iyaa insha Allah " ucap alexa,bayu hanya tersenyum melihat wajah alex yang cemberut menahan kesal


sore itu bayu pamit karena esok hari ia harus segera berangkat ke jerman.


DUA TAHUN KEMUDIAN


alexa pulang kuliah lebih sore ia bergegas turun dari motornya dan segera masuk karena tercium aroma yang sangat nikmat menusuk hidung


"whooaa mantaap, masak rendang nih" ucap alexa ,seruni hany tersenyum


"iyaa buat menu sahur pertama nanti malam"


"okeee okee"ucap alexa ia pun berlalu pergi


"lexa, papa kamu sakit" ucap seruni langkah alexa terhenti dua tahun ia tak tahu kabar tentang tama bahkan ia sudah sedikit lupa akan ayahnya itu


"urusannya sama kita apa?"


namun Alexa hanya diam tak menjawab ia pun pergi, ia malam mendengar nama Pratama Yudhistira, bagi alexa saat ini sudah cukup ia merasa nyaman dan aman.


malam harinya alexa masih merebahkan tubuhnya di atas kasur


"lexa, mau tarawih ga??" ucap seruni ia sudah bersiap hendak menuju masjid terdekat


"heum, ga deh mah, pasti rame banget kalo hari pertama, biasanya kan begitu pertama dan terakhir rameeee banget eeh pertengahan mah sepiii heheh"


"heumm alesan ah kamu mah,. yaudah mama ke masjid dulu yaa" ucap seruni


"mbak mia ga tarawih???"


"ehh enggak non lagi datang tamu bulanan"


"ooh, oia mbak, besok di gang depan kalo puasa banyak yg jualan takjilan kan?"

__ADS_1


"iyaa non, kenapa?"


"jualan takjilan yuk mbak,"


"duh si non, mau jualan apa sih"


"ess ajah mbak,es yang biasa aku bikin di rumah neraka itu dulu setiap kita puasa"


"haha, non lexa ada ad ajah rumah neraka, segitu nya amat non, yaudah tapi ibu ngizinin ga yaa"


"itu urusan lexa tar lex mau bilang sama mama , mbak juga jago kan bikin karipap, risoles, bolen pisang,kolak nah sekalian ajah mbak"


"duhh iya juga yaa"


"udah tar lexa ngomong sama mama,. kali ajah kita jualan bawa hoky, lumayan hasil jualan bisa buat beki baju lebaran hahahha iyaa kan mbak"


mia hanya Tertawa mendengar ucapan alexA


"non lexa non lexa padahl kalau buat baju lebaran tinggal minta non sama ibu"


"gak ah, malu udah waktunya merintis usaha hahah kali ajah iseng iseng berhadiah" ucap alexa sembari berseloroh


sepulang dari tarawih alexa segera meminta izin dan membicarakan keinginan nya untuk berjualan takjil di bulan suci ramadhan seruni tersenyum ia menyetuju keingin anakny itu dan memberikan modal awal untuk alex berjualan


"tapi itu modal, bukan mama kasih cuma cuma yaa, kamu harus balikin modal yang mama kasih dari hasil jualan kamu selam satu bulan, sanggup??"


"insha Allah"


"bagus biar kamu terbiasa dan semangat untuk mencari uang, kalo modalnya mama jadika pinjaman kan kamu ga akan males buat jualan iyA kan?" ucap seruni


"heheh iyaa iyaa okee maksih yaa ma" ucap alexa seruni hanya tersenyum, melihat alexa yag sangat bersemangat


"semua orang yang punya usaha apapun itu pasti merintis dari nol, makanya mama ga mau manjain kamu dengan uang uang uang, selama kamu tinggal di rumah papa dahulu apa mama prnah transfer uang buat kamu,enggak kan?? sellau papa"


"hehe iyaa sih mah"


"justru itu mama mau mengajarkan kamu, kalo mau punya uang yaa usaha kerja pertime atau berjualan yang penting halal iyaa kan" ucap seruni sembari mencolek hidung alex alexa hanya tersenyum dan memeluk seruni

__ADS_1


kehidupan Alexa saat ini menjdi lebih baik dan lebih indah ia lebih mensyukuri walaupun yang membiayai semuNya adalah seruni namun alexa tak pernah menyusahkan seruni dalam diam alexa sering memasarkan kaos hasil lukisannya sendiri dan di perjual belikan di area kampus tempat alex kuliah.


__ADS_2