CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
12


__ADS_3

"Tabib, apa dia benar-benar sudah tidak bisa tertolong?" Tanya Tuan Qu.


Tabib Ayah yakin bahwa Tan Er benar-benar sudah meninggal dunia dan sebaiknya ia harus mengorbankannya.


Mendengar itu, Pan Er yang sedari tadi gelisah di belakang, jadi peningkatan ketakutan. Dari gumamannya, sepertinya insiden tenggelamnya Tan Er ada hubungannya dengannya. Tapi dia berkata pada dirinya sendiri kalau dia tidak bersalah.


"Qu Tan Er, kau sendiri yang terjun ke danau. Tidak ada hubungannya denganku."


Tangis Jing Xin kontan pecah meratapi nonanya... saat tiba-tiba saja tubuh Tan Er bangkit. Wiiih! Horor! Semua orang sontak berjengit jaringan.


Tan Er membuka mata lalu terbatuk-batuk nyerocos melontarkan berbagai rutukan. (Hmm, sepertinya dia bukan Tan Er deh, Tan Er kan kalem) Saat akhirnya dia menyadari orang-orang yang melihat dengan keheranan dan ketakutan, malah bertanya...


"Di mana aku? Kalian siapa?" Tuh, kan. Dia Xiao Tan yang sekarang jiwanya mengambil alih tubuh Tan Er.

__ADS_1


"Dia hantu! Qu Tan Er jadi hantu!" Pekik Pan Er ketakutan.


Tuan Qu juga yakin kalau dia hantu dan langsung meminta Tan Er untuk mati dengan tenang, ia berjanji akan menyalakan sesajen untuk Tan Er nanti. Tabib benar-benar sulit mempercayai semua ini, seumur-umur jadi tabib, baru kali ini ia mengalami kejadian begini.


Cuma Jing Xin seorang yang memberanikan diri mendekatinya untuk mengecek dia benar-benar masih hidup. Tangis sedih Jing Xin kontan berubah jadi haru menyadari nonanya benar-benar masih hidup.


Xiao Tan benar-benar bingung dengan situasi ini. "Kau siapa? Kalian semua siapa?"


"Nona muda kedua, ada apa dengan Nona? Ini rumahmu di Dong Yue. Aku pelayanmu, Jing Xin. Masa Nona tidak ingat? Nona tidak tahu kalau sejak Nona tenggelam, Nona sudah tidak sadarkan diri selama 3 hari."


Dia memperhatikan mereka semua satu per satu, tapi yang paling menarik perhatiannya adalah Tuan Qu, apalagi jenggot panjangnya. Mungkin penasaran itu jenggot asli atau tidak, Xiao Tan menarik-nariknya.


Tuan Qu masih penasaran dia manusia atau hantu? Tapi menurut tabib, Tan Er benar-benar bangkit dari kematian. Napasnya stabil, hanya saja, sepertinya pikirannya sedang tidak waras. dia hilang ingatan, makanya dia bilang hal-hal aneh. Tabib tak berani membantu lebih jauh lagi dan langsung kaburrrr.

__ADS_1


Entah apa yang digambarkan Xiao Tan, tiba-tiba saja dia langsung ikutan kabur. Tapi alangkah terkejutnya dia saat dia keluar dari gerbang rumah itu dan mendapati dirinya benar-benar berada di dunia lain.


Di tempat lain, Lian Cheng versi modern terdampar di tepi sungai. Dia masih mengenakan pakaian modernnya, tapi saat dia terbangun, dia menyadari dirinya kembali ke Kerajaan Dong Yue. (Lah, berarti ada dua Lian Cheng dong?)


Xiao Tan membungkus dirinya dengan selimut tebal sambil menganga bengong, masih shock dengan kenyataan baru ini. Dia baru sadar saat Jing Xin mencoba menyuapinya obat.


"Siapa namamu tadi?" Tanya Xiao Tan.


"Namaku Jing Xin."


"Jing Xin, tolong bawakan aku cermin."


Dia selalu mengandalkan mukanya untuk mencari nafkah, jadi dia tidak terlihat terlihat. Tapi saat Jing Xinkan membawa cerminnya, dia malah mendapati wajahnya mencong-mencong gara-gara cerminnya yang masih berupa kuningan dan kaca. Xiao Tan jadi tambah sebal karenanya.

__ADS_1


"Seandainya aku punya kamera dual front dan photoshop di sini."


__ADS_2