
berita, Tuan Qu adalah pejabat senior. Jadi Lian Cheng harus baik pada keluarganya. Jangan membuat putri kedua Tuan Qu yang dikirim ke rumah Lian Cheng, melakukan pekerjaan berat. Malah lebih baik jika Lian Cheng mempromosikannya menjadi pejabat wanita.
Lian Cheng bingung. Dia tidak mempermasalahkan Tan Er untuk dibebaskan dari pekerjaan berat, tapi mengapa dia harus memamerkannya sebagai pejabat?
"Aku punya alasanku sendiri," ujar Ibu Suri ambigu.
"Baiklah. Kalau begitu saya permisi."
Yakin dengan dugaannya kalau Pangeran ke-8 adalah Lian Cheng yang dia kenal, maka saat Lian Cheng pulang tak lama kemudian, dia langsung memanggil Lian Cheng.
Dia mengklaim kalau dia menyesal, dia bodoh karena tidak menghargai cinta yang tulus yang Lian Cheng tawarkan kepada Anda. Tapi jika Tuhan diberi kesempatan sekali lagi... dia mau kok menjalin kasih dengan Lian Cheng.
Tapi tentu saja Lian Cheng kuno tidak mengerti dan langsung membentak kelancangannya. "Kalau kau tidak jaga sikap, jangan salahkan aku jika aku bertindak kejam!"
__ADS_1
Tapi kemudian dia memberitahu Yu Huo bahwa sekarang Xiao Tan tidak perlu menjadi pelayan lagi, dia diangkat menjadi pengawas wanita.
Jing Xuan yang ikut pulang dengannya, penasaran dengan wanita bernama Qu Tan Er itu. Ternyata dia cukup menarik, kalau Lian Cheng menikah dengannya maka Lian Cheng pasti akan sangat bahagia.
"Jing Xuan, kau jadi lancang juga." Sentak Lian Cheng.
Xiao Tan jadi tambah bingung sekarang. Mengapa Lian Cheng berubah dan menolak mengakuinya, tapi malah sebaliknya membuat pengawasnya? Ada apa sebenarnya?
Ah! Dia tahu. Lian Cheng itu pasti scorpio, dia pendendam dan masih marah kamu. Dan alasan Lian Cheng memuji jabatannya, pasti karena sikap ramahnya pada Lian Cheng tadi sukses.
Yi Huai mabuk-mabuk dan ingin keluar dari istana, tapi kedua pengawal menjaganya karena dia masih dihukum.
"Minggir. Sudah setengah bulan aku tidak keluar rumah. Hari ini aku harus keluar dan menemui Tan Er."
__ADS_1
Tapi kedua penjaga tetap keukeuh menahannya. Kesal, Yi Huai kontan menarik salah satu pedang mereka dan mengancam mereka untuk enyah darinya.
Tapi kemudian dia diberitahu kalau Tan Er sudah mati bunuh diri dengan terjun ke danau. Patah hati, Yi Huai kontan berniat mau mengikuti Tan Er. Dia melempar pedang itu ke atas dan membiarkan pedang itu jatuh tepat ke kepalanya.
Tapi belum sempat pedang itu mencapainya, menyentilkan sesuatu ke pedang itu. Pedang itu pun sontak berbelok arah dan menancap di tangga. Orang yang menyelamatkannya itu tak lain adalah Lian Cheng modern yang menganggap.
Masih membunuh dirinya sendiri, Yi Huai mengambil pedang itu untuk menggorok lehernya sendiri. Tapi Lian Cheng modern dengan menahannya. Anehnya, tepat saat Lian Cheng dengan Yi Huai, tiba-tiba tubuhnya seperti tersengat entah karena apa meskipun Yi Huai juga tidak melakukan apapun yang Anda lakukan.
"Siapa kau?" Tanya Yi Huai.
"Pangeran Pertama, kau harus mengendalikan dirimu. Meski kau kehilangan Tan Er, tapi kau masih memiliki cinta ayahandamu."
Yi Huai sinis. Kaisar hanya peduli dengan Selir Dugu. Beliau tidak peduli.
__ADS_1
"Tan Er belum mati. Dia masih hidup." Uja Lian Cheng modern lalu cepat merampas pedang itu dari tangan Yi Huai.