
"Kalau seperti ini, saya bahkan tidak bisa bertemu ayahanda. Bagaimana saya bisa mengetahui apa yang beliau temukan?"
Liu Shang dannya untuk tidak cemas, selama Selir Dugu tidak melahirkan putra, Kaisar pasti akan menemui putra-putranya. Pangeran yang belum lahir, tidak akan menjadi musuh Lian Cheng.
"Lalu, bagaimana caranya agar aku bisa menemui ayahanda?"
"Karena Selir mengaktifkan Pangeran dari Kaisar, maka kita harus mencari cara agar Kaisar memanggil Pangeran."
"Apa kau punya ide bagus?"
Belum sempat bicara, Xiao Tan kembali saat itu dengan membawa sebaskom air. Dia menawari Lian Cheng untuk cuci muka, tapi Lian Cheng menolak soalnya dia sudah cuci muka tadi.
Maka Xiao Tan beralih ke Liu Shang dan menyuruhnya untuk cuci muka. Liu Shang menolak dengan sopan. Tapi Xiao Tan malah ngotot, dia bahkan langsung menatap lap lalu menyodorkannya ke muka Liu Shang.
"Sini kubantu basuh mukamu."
__ADS_1
Jelas saja Liu Shang jadi panik berusaha melindungi mukanya dari Xiao Tan. Jadilah mereka kejar-kejaran sampai Lian Cheng jadi cemburu berat.
"Berhenti, Tan Er!" Bentak Lian Cheng. "Beraninya kau tidak sopan! Minta maaf sekarang juga!"
"Saya kan sedang melayani Tuan Liu Shang. Kenapa harus minta maaf?"
Lian Cheng jadi makin kesal. memperlakukan dia memperlakukan Xiao Tan dengan terlalu baik sampai Xiao Tan jadi ngelunjak sekarang. Berani sekali Xiao Tan membangkang! Kembali ke kamar dan renungkan sikap buruknya hari ini! Xiao Tan dilarang kembali kemari hari ini.
Xiao Tan kaget, kalau begitu dia akan kembali besok. Tidak boleh! Besok Xiao Tan harus ikut ke istana. Xiao Tan tidak mau, tidak ada dia tinggal di rumah saja? Tidak boleh!
Mendengar itu, Lian Cheng cepat-cepat mengusir Xiao Tan dengan menyuruhnya bersiap-siap untuk berangkat ke istana besok. Dia penasaran kenapa Liu Shang berkata seperti itu barusan? Dia tidak khwatir kok.
"Maksud saya. Jika Pangeran tidak akan pulang, takutnya Tan Er akan bertindak dengan ceroboh. Pangeran kan khawatir jika Nona Tan Er tidak akan berperilaku baik. Apakah Pangeran salah paham?" Tanya Liu Shang dengan muka polos.
Liu Shang benar. Kalau begitu, bagaimana kalau dia mengirim pelayan lain untuk melayani Liu Shang? Liu Shang menolak dengan sopan, mereka yang sopan, mungkin saja memiliki pemikiran yang berbeda di belakang. Tan Er lebih cocok dengannya.
__ADS_1
Mengalihkan kembali ke topik tentang pertemuannya dengan Kaisar, Liu Shang merasa kalau Lian Cheng tidak akan bisa bertemu Kaisar secara langsung jika dia ke sana. Lebih baik dia membuat kaisar memanggilnya. Begini rencana Liu Shang...
Setelah keluar dari penjara, Pan Er langsung menghadap Selir Dugu lalu bersujud mengungkapkan rasa terima kasih karena Selir Dugu telah menyelamatkannya.
Selir Dugu menanyakan kesehatan Pan Er walaupun jelas dia tidak peduli lalu langsung menanyakan keberadaan Mutiara Penekan Jiwa.
Tapi Pan Er berkata kalau Mutiara Penekan Jiwa itu sekarang ada di kediaman Kaisar. Dia yakin jika mutiara itu lebih berguna di tangan Kaisar daripada di tangan orang lain.
"Kenapa bisa begitu?"
"Karena di seluruh negeri Dong Yue, Kaisar-lah yang paling patuh terhadap anda."
"Kalau memang begitu, kenapa juga aku membutuhkanmu?"
"Yang Mulia tidak tahu bahwa walaupun mutiara memiliki sihir,
__ADS_1