
Saat Tan Er menoleh dan bicara Anda, memanggil Lian Cheng dengan sebutan ' Pak' dan menawarinya rumah. Benr-benar tak mengenali Lian Cheng pengenalan.
Sekarang, marilah kita melihat kehidupan Qu Xiao Tan di dunia modern ini. Seperti yang kita tahu kalau dia adalah agen real estate. Err, tapi kok dia bisa punya villa semewah itu, yah? Bukannya dia cuma karyawan?
Hari itu, Xiao Tan dengan santainya melenggang cantik keliling villa mewahnya, selfie-selfie, menikmati segelas susu dan semangkok besar bakso (Wkwkwk! Aku nggak tahu apaan, anggap aja bakso).
Baru juga beberapa suap, pintu terbuka terbuka dan rekannya muncul bersama dua orang klien untuk melihat-lihat vila itu. Pfft! Dasar Xiao Tan. Terang saja kedua klien itu kaget dan langsung menuntut penjelasan.
Gara-gara itu, dua klien itu jadi mengomeli Rekannya Xiao Tan tiada henti. Sementara Xiao Tan dengan tampang tanpa dosa, mengendap-endap keluar dari sana.
Beberapa langkah baru, managernya membangunkan. Ia sudah mengetahui ulah Xiao Tan itu dan langsung mengomelinya panjang lebar. Dia mau dipecat apa? Sudah berapa kali dia main-main dengan umit apartemen yang mau mereka jual?
__ADS_1
"Maaf, Pak Manager. Aku janji ini tidak akan pernah terjadi lagi. Kali ini terjadi karena situasi darurat. Pemanasan air mandiku rusak, aku tidak punya tempat untuk mandi. aku..."
"Apa sih yang kau pernah pikirkan? benar."
"Benar, benar. Aku tidak akan berpikir lagi. Aku memang tidak pernah berpikir dengan benar."
Mengakhiri masalah ini, Manajer menyuruhnya untuk cepat-cepat kembali ke kantor dan mengumpulkan informasi. Ada klien penting yang mau membeli bungalow.
"Diam dan berhentilah buang waktu. Kau pikir semua orang sepertimu?. Kalau kau tidak muncul dalam waktu 10 menit, tidak usah kembali lagi!"
"Siap!" Seru Xiao Tan sok takut, padahal diam-diam dia komat-kamit menirukan ancaman Manajer yang sudah dihapalnya di luar kepala itu.
__ADS_1
Xiao Tan pun pergi dengan mengendarai sepeda motornya, tanpa menyadari dua orang yang sedang mengawasinya dari jarak. Yups, mereka adalah dua anak buahnya Raja Iblis versi modern.
Begitu Xiao Tan lewat di perempatan, sebuah mobil jeep langsung tancap gas, jelas berniat menabrak Xiao Tan... tapi muncul sebuah mobil sedan yang menahannya.
Siapa lagi yang menyelamatkan Xiao Tan kalau bukan Lian Cheng dan orang-orang yang berniat menabrak Xiao Tan tak lain rencana adalah dua yang kesal karena mereka gagal. Tapi Lian Cheng tahu dari mana yah, sepertinya dia udah nunggu di pinggir jalan seolah tahu apa yang akan terjadi.
Xiao Tan tiba di depan rumah klien barunya tak lama kemudian dan langsung menelepon si klien yang bernama Tuan Mo dan memintanya untuk membukakan pintu. Hohoho, pasti Mo Lian Cheng deh.
Dengan santainya dia nelpon sambil duduk di kap mobilnya Lian Cheng tanpa sadar kalau orang yang dia telepon masih berada di dalam mobil itu.
Lian Cheng santai saja keluar dari mobilnya lalu duduk di samping Xiao Tan dan membuat Xiao Tan kaget. Selama beberapa detik Xiao Tan terpana melihatnya, tapi dengan cepat dia menguasai diri dan dengan ramah memperkenalkan dirinya.
__ADS_1