
Selir Dugu terburu-buru menemui Jenderal Wei dan menuntut penjelasannya atas kegagalannya di daerah berburu. Jenderal Wei melapor kalau itu terjadi karena ada seorang penyusup. Dia menduga kalau orang itu adalah Liu Shang, barunyanya Lian Cheng.
Selir Dugu pernah mendengar orang bernama Liu Shang itu. Kabarnya dia sangat jenius. Kalau sekarang dia bekerja untuk Lian Cheng, berarti Lian Cheng akan menjadi ancaman besar bagi mereka.
Kepala Pelayan sedang ngamuk-ngamuk mengomeli seorang pelayan bawahannya yang tidak mengurus bunga-bunganya. Liu Shang datang saat itu. Loh, Kepala Pelayan pikir kalau dia mau pindah ke sini beberapa hari lagi, kok dia datang sekarang?
"Ada hal penting yang harus dibicarakan dengan pangeran, apa dia ada?"
Sayangnya, Liu Shang datang di saat yang tidak tepat. Baru beberapa menit yang lalu Lian Cheng keluar. Sesuai saran Liu Shang, Lian Cheng pergi ke Gunung Yumen untuk menyembuhkan luka Lian Cheng.
Oh, begitu. Liu Shang tidak memperhatikan hal itu dan memperhatikan perhatian dari Kepala Pelayan ke bungabunganya yang lay. Kepala Pelayan sontak mewek meratapi bunga-bunganya dan saat itulah Liu Shang diam diam pergi dari sana, membiarkan Kepala Pelayan nyerocos sendiri.
__ADS_1
Selir Dugu tak mau tahu, pokoknya Jenderal Wei harus memikirkan solusi secepat mungkin. Jenderal Wei rencana, mereka bisa memanfaatkan seseorang.
"Kita bisa memanfaatkan Pangeran Yi Huai untuk Pangeran Lian Cheng."
Yi Huai dan Tan Er adalah kekasih sejak kecil, mereka sangat dekat. Tapi sekarang Tan Er menjadi pelayan di kediaman Lian Cheng. bisa memanfaatkan Tan Er untuk mereka menaburkan di antara kedua pangeran itu.
Saat itu tiba, mereka hanya perlu dan menikmati pertarungan antara kedua pangeran itu. Hanya Lian Cheng yang jatuh, mereka hanya membersihkannya. Setelah itu, Dong Yue akan menjadi milik Selir Dugu.
Tak lama kemudian, Pan Er datang menemui Tan Er di kediaman Pangeran ke-8. Biarpun Pan Er tersenyum manis, tapi Tan Er menatap curiga. Apalagi Jing Xin bilang kalau Pan Er sering menindas Tan Er, kedatangannya hari ini pasti bukan dengan maksud baik.
"Apa yang membawamu kemari?" Ketus Xiao Tan.
__ADS_1
"Kita kan saudara, tentu saja aku datang kemari untuk mengunjungimu. Kudengar kau hidup dengan baik kediaman Pangeran ke-8 sampai menjadi pejabat wanita."
"Tentu saja. Aku Qu Xiao Tan, aku bisa dengan mudahnya naik jabatan."
Pan Er mengklaim kalau Selir Dugu juga memperlakukannya dengan baik lalu dengan sengaja hadiahkan sebuah gelang giok berwarna orange pada Xiao Tan. Itu adalah hadiah dari Selir Dugu.
Mata Xiao Tan langsung berkilat-kilat melihat benda berharga itu. Dia langsung menunjukkan kedua tangan untuk mengambil gelang itu dan mengamatinya, pasti sangat berharga dilihat dari warna dan coraknya.
Sebenarnya tidak baik membanding-bandingkan, tapi... "Kenapa kita tidak memiliki majikan sebaik ini sih?" Gerutu Xiao Tan.
Xiao Tan lalu gelang itu kembali ke Pan Er. Tapi Pan Er sengaja tidak memegangnya dengan benar sehingga gelang itu langsung jatuh dan patah begitu Xiao Tan melepaskannya.
__ADS_1
Pan Er langsung heboh teriak-teriak menyalahkan Xiao Tan. Jelas saja Xiao Tan tidak terima, dia kan sudah menyerahkan gelang itu ke Pan Er, bagaimana bisa terjatuh?