
"Karena itulah aku berusaha menyelamatkannya semalam. Tapi yang tidak disangka, adik ke-8 muncul dan menghentikanku."
Jing Kang cemas jika masalah ini sampai diinformasikan pada Kaisar, Lian Cheng pasti akan membuat besar dengan dalih jika Yi Huai meninggalkan kediamannya tanpa izin tetap menjalani hukuman rumah.
Lian Cheng modern bertanya apakah Kakek Liu percaya kalau dia manusia yang berasal dari masa depan?
Tidak sepenuhnya percaya sih. Tapi jika Lian Cheng memang jujur, maka rasa sakit yang dia rasakan itu adalah peringatan dari hukum perputaran produktif dan hukuman karena Lian Cheng mengacaukan urutan waktu.
Belakangan ini, Lian Cheng merasa sindrom tumpang-tindih itu semakin mengkhawatirkan bahkan jika tidak ada lingkungan seperti ataupun dengan Lian Cheng kuno.
__ADS_1
"Kau muncul di suatu tempat yang tidak seharusnya, jadi konsekuensinya bertentangan. Rasa sakit yang kau rasakan akibat perbuatan terlarang yang berasal dari itu. Aku khawatir, seiring berjalannya waktu perlahan-lahan kau akan kehilangan dideramu... lalu menghilang sepenuhnya dari sini."
Kakek Liu lalu memberinya sebuah kotak berisi beberapa pil, Lian Cheng minum saja pil itu saat dia merasa kejangnya kumat, obat ini bisa membuat merasa nyaman. Tapi konsumsi saja seperlunya dan jangan kebanyakan, karena setiap kali Lian Cheng meminum obat ini, berikutnya akan semakin memburuk dan dia akan menghilang lebih cepat.
Yang penting sekarang Lian Cheng harus menunggu fenomena aneh itu berulang agar dia bisa pergi dari sini secepat mungkin. Kakek Liu akan membantunya mengamati langit, dia akan segera memberitahu Lian Cheng jika terjadi sesuatu yang tidak biasa di langit.
Jing Kang lalu pergi menemui Kaisar. Senang melihat salah satu kembali setelah sekian lama, Kaisar memutuskan untuk mengabulkan keinginan Jing Kang sebagai hadiah untuknya. Jing Kang mau apa? Katakan saja.
Dia Kaisar bahwa Yi Huai menyesali perbuatannya sepanjang hari dan malam, bahkan tidak makan dan tidur dengan baik. Jing Kang sungguh sangat mengkhawatirkannya.
__ADS_1
Kaisar tampak kurang senang mendengar permintaannya itu. Ia mengingatkan Jing bagaimana dulu permaisuri meninggal saat masih muda dan Yi Huai bertingkah karena kurang dididik dengan baik.
Dia bersalah karena menyalahi aturan dan menolak perjodohan yang Kaisar atur untuknya. lalu bagaimana bisa Kaisar mempercayakan penting bagi Anda di masa depan?
Jing Kang Kaisar berharap bahwa kemarin Yi Huai sangat menyesali perbuatannya sampai hampir saja bunuh diri dengan pedangnya. Karena itu, dia memohon agar Kaisar membuat hal yang adil.
Kaisar kaget, Yi Huai sungguh menyesal sampai segitunya? Kaisar seketika luluh mendengar ucapan Jing Kang itu dan memutuskan bahwa Yi Huai akan dibebaskan dari tahanan rumah jika dia mau.
Lian Cheng membocorkan penuh selidik pada Xiao Tan yang tengah menyeduh teh untuknya. Saat Xiao Tan menyajikan teh itu ke mejanya, Lian Cheng dengan sengaja terang-terangan menyediakan sebuah amplop dan dengan lantang memberitahu Yu Hao bahwa surat itu sangat penting.
__ADS_1
Surat itu bisa membuat Yi Huai dalam masalah besar, jadi Yu Hao harus menjaga surat itu dengan baik, jangan biarkan siapapun mencurinya. Tapi Xiao Tan bahkan tidak menunjukkan emosi dan langsung pergi menyajikan tehnya.
"Saat Kakak Yi Huai kembali, itu adalah kesempatan yang tepat untuk mencari tahu apakah Qu Tan Er adalah mata-mata. Awasi dia. Jika surat itu dicuri, segera laporkan padaku." Perintah Lian Cheng.