
Cemburu, Lian Cheng sontak menarik Xiao Tan ke dalam pelukannya dan berbisik di telinga Xiao Tan. "Meninggalkan kediamanku tanpa izin itu bisa mendapat hukuman mati. Jika kau ingin meninggalkan tempat ini, maka bekerja samalah. Jika kau bekerja sama dengan baik, aku akan melakukannya."
Lian Cheng dengan sengaja mempererat pelukannya dan memberitahu Yi Huai kalau Xiao Tan sekarang adalah pelayan kamarnya.
"Di masa mendatang, dia akan menjadi istriku. Tak ada seorangpun yang boleh menyentuh wanitaku."
Xiao Tan heran, kenapa Pangeran ke-8 begitu tertarik? Kesal, Yi Huai akhirnya memutuskan pergi sekarang. Tapi dia bersumpah tidak akan menyerah akan Tan Er itu.
Setelah Yi Huai pergi, Lian Cheng malah tambah tertarik memeluk Xiao Tan dan menegaskan. "Karena kau sekarang anggota di kediamanku, kau tidak diizinkan untuk melihat pria lain."
Mereka tidak tahu kalau Pan Er diam-diam menyaksikan segalanya dari jarak dengan kesal lalu pergi. Xiao Tan bingung karena Lian Cheng yang masih juga belum melepaskannya.
__ADS_1
"Pangeran Yi Huai sudah pergi. Kita bisa menghentikan ini, kan?"
Baru saat itulah Lian Cheng sadar dan cepat-cepat melepaskan Xiao Tan. Mereka jadi canggung pada satu sama lain. Lian Cheng hampir saja ingin mengucapkan sesuatu, tapi tiba-tiba terdengar langkah kuda dan Lian Cheng modern melihat kereta kudanya Lian Cheng kuno melaju ke arahnya.
Lian Cheng modern kontan panik Xiao Tan tentang mereka dan menyudutkannya ke tembok. Tak sengaja Xiao Tan menempelkan tangannya ke ayah* Lian Cheng dan ujung ujungnya malah jadi keasyikan meraba-raba bagian tubuh itu sampai Lian Cheng tak nyaman dan buru-buru melepaskan diri.
Canggung, Xiao Tan membahas topik tentang janji Lian Cheng tadi. Lian Cheng tadi bilang kalau dia akan membelinya, dia tidak boleh ingkar janji loh. Dia bahkan menuntut Lian Cheng untuk janji jari kelingking dengannya.
Lian Cheng langsung kabur duluan setelah itu. Tapi sedtik kemudian, kereta kudanya Lian Cheng kuno kembali ke tempat itu dan Yu Hao langsung menegur Xiao Tan karena keluar rumah tengah malam dan itu menyalahi aturan.
"Pangeran menyuruhku datang kemari."
__ADS_1
"Omong kosong." Sentak Lian Cheng kuno dari dalam kereta.
Xiao Tan jelas kaget dan bingung melihat Lian Cheng sudah berada di dalam kereta... dengan baju yang berbeda pula. Aneh sekali, apa yang sebenarnya terjadi?
Parahnya lagi, Lian Cheng dengan dinginnya memberikan hukuman potong gaji untuk Xiao Tan. Dan kalau Xiao Tan berulang pelanggarannya,a maka dia harus dicambuk. pergi setelah itu, meninggalkan Xiao Tan yang melongo kebingungan. Dasar pangeran sinting! Sikapnya berubah-ubah sepanjang waktu.
"Tidak seharusnya aku percaya dengan janjinya!" Gerutu Xiao Tan. Dia tidak tahu kalau Lian Cheng modern sebenarnya masih di sana, di belakang tembok tembok dan mendengarkan mendengarkan gerutuannya.
Hari itu, kediaman Yi Huai kedatangan tamu, yaitu Pangeran ke-9 atau Mo Jing Kang. Yi Huai menyambut hangat adik kesayangannya itu, adik yang baru kembali ke ibu kota setelah 10 tahun.
Semalam Jing Kang sebenarnya datang, tapi Yi Huai tidak ada di rumah. Apa dia pergi menemui Tan Er? Tapi dia dengara kalau Tan Er sekarang menjadi pelayan di kediamannya Lian Cheng.
__ADS_1