
Di luar, Lian Cheng penasaran dengan latar belakang si pelayan itu. Yu Huo memberitahu kalau dia adalah Qu Tan Er, putri kedua Keluarga Qu sekaligus wanita yang ingin dinikai oleh Yi Huai hingga Yi Huai melawan perintah Kaisar.
"Saya kalau jadi gila setelah melakukan percobaan bunuh diri, bahkan kehilangan kehilangannya. Dia bahkan tidak ingat dengan Pangeran Yi Huai."
Begitu Lian Cheng kuno pergi, Lian Cheng modern keluar dari persembunyiannya. Kali ini dia berganti penampilan jadi seperti dulu.
Dia lalu masuk dan menemukan Xiao Tan tengah menyapu halaman seorang diri sambil ngedumel. Xiao Tan benar-benar tidak mengerti, mengapa Lian Cheng seolah-olah tidak mengenalnya bahkan sangat jahat terhadapnya.
"Apa mungkin... aku memang salah orang? Tapi apa mungkin bisa semirip itu? aku harus lebih berhati-hati di masa mendatang. Kalau aku mati di sini, aku tidak akan bis kembali untuk bertemu ayah dan ibuku." Gumam Xiao Tan sambil membalik-balik dan langsung tercengang melihat Lian Cheng.
Melihat itu, Lian Cheng modern langsung berjalan mendekatinya sambil menatap rindu. Xiao Tan bingung melihatnya, kira-kira kalau Lian Cheng sudah pergi menemui Ibu Suri, mengapa tidak ada di sini lagi? Pakaiannya beda lagi.
__ADS_1
Teringat peringatan Yu Huo, Xiao Tan pun memutuskan untuk menyapanya dengan hormat sambil tersenyum canggung.
"Sudah beberapa hari kamu datang ke kediamanku, kenapa kamu masih belum tahu etiket?" Omel Lian Cheng modern.
Tapi tiba-tiba dia melepaskan sapu itu dari tangan Xiao Tan... lalu memeluknya dari belakang yang jelas saja membuat Xiao Tan kaget dan bingung.
"Tan Er, syukurlah kau masih hidup dan aman. Aku sungguh lega. Aku tidak akan membiarkanmu dalam bahaya lagi. Aku tidak akan meninggalkanmu sendiri lagi," batin Lian Cheng modern.
Lian Cheng modern muncul, mengomeli Xiao Tan karena etiketnya tidak benar-benar, lalu memeluknya dari belakang yang jelas saja membuat Xiao Tan kaget.
Dia beralasan melakukan itu hanya untuk mendidik Xiao Tan tentang cara memberi hormat dengan benar. Tapi bahkan selesai setelah mendidik Xiao Tan, dia terus memeluk Xiao Tan. Bingung dan tak nyaman, Xiao Tan dengan cepat melepaskan diri darinya.
__ADS_1
"Apa kau sudah terbiasa tinggal di sini? Apa kau makan dan tidur dengan baik? Apa ada orang yang menindasmu?" Tanya Lian Cheng modern cemas.
"Tidak. Aku baik-baik saja."
"Ingat baik-baik. Kau sekarang berbeda, kau sekarang pelayan. Orang-orang di sini waspada dan saling bersaing. Kau tidak boleh sembrono. Kau harus ingat apa yang kukatakan padamu ini. Mengerti?"
Xiao Tan mengiyakannya dengan kebingungan. Lian Cheng langsung pergi setelah itu dan membuat Xiao Tan jadi kebingungan. Ada apa sebenarnya? Tadi Lian Cheng jahat banget sama dia, sekarang dia sangat perhatian.
Tiba-tiba dia saat Lian Cheng memeluknya dari belakang mereka di dunia modern, sama bertahan dengan cara Lian Cheng memeluknya barusan. Xiao Tan jadi semakin yakin kalau Pangeran ke-8 itu memang Lian Cheng yang dia kenal.
Jangan-jangan Lian Cheng perhatiannya jahat karena Lian Cheng balas dendam gara-gara cintanya dia tolak. Kalau begitu, dia harus mengubah strateginya.
__ADS_1
Ibu Suri mengaku bahwa ia memanggil Lian Cheng untuk peringatan peringatan. Hukuman yang diberikan pada Tuan Qu sepertinya adalah ulah Selir Dugu.