
Lian Cheng berpikir bagaimana selama ini tidak suka kontak fisik dengan siapapun. Tapi tadi dia sengaja menyentuh Liu Shang untuk menunjukkan padanya, tapi Liu Shang malah menghindari sentuhannya.
"Kak, apa yang kau dapatkan?" Heran Jing Xuan melihat Lian Cheng melamun.
"Tidak ada. Hanya saja aku merasa, pria itu sangat menarik. Akan kuuji dia di masa mendatang."
Kakek Liu kagum pada sosok tinggi di hadapannya itu, Liu Shang. Dia lalu mengangkat tangan ke sisi wajah dan topengnya hebat dan menggambarkan wujud mulai mengidolakan... yang ternyata Lian Cheng modern (Ha! Sudah kuduga)
"Seni penyamaranmu memang sangat hebat," puji Lian Cheng.
Kakek Liu merasa tersanjung, tapi Lian Cheng harus ingat. Dia tidak boleh membiarkan topengnya kena air. Soalnya kalau kena air, topeng ini akan terlepas dengan mudah.
"Apa kau tidak punya silika gel yang lebih bagus?"
__ADS_1
"Apa itu silika gel?"
Sudahlah, tidak perlu dibahas. Baiklah, sekarang Lian Cheng harus memenuhi janjinya. Katakan, siapa sebenarnya dia dan mengapa dia bisa tahu banyak hal tentang Dong Yue? Dan yang paling penting, siapa sebenarnya pemilik Mutiara Penekan Jiwa itu?
"Perhatikanlah bintang-bintang. Saat Mars dekat dengan Antares, saat itulah kau akan bertemu dengan pemilik Mutiara Penekan Jiwa."
"Hei, anak muda. Apa kau berusaha menipuku? Katakan identitas pemilik mutiara itu? Kalau tidak... akan kuhancurkan topeng ini!"
Lian Cheng tak gentar. Silahkan saja hancurkan topeng itu, tapi Kakek Liu tidak akan mengetahui identitas pemilik Mutiara Penekan Jiwa itu. Aish! Kakek Liu sebal banget.
"Dan tentang identitasku, aku juga Pangeran ke-8 dari Dong Yue. Aku Pangeran ke-8 dari masa depan."
Kakek Liu melongo lebar-lebar saking bingungnya. Lian Cheng menjelaskan kalau ini terjadi karena adanya perubahan dalam ruang dan waktu sehingga menciptakan kembali ke masa beberapa tahun sebelumnya, dan bertemu dengan sosok dirinya di masa ini. Jadi, ada dua Pangeran ke-8 sekarang.
__ADS_1
"Apa kau mengatakan yang sebenarnya? Kalau kau tidak bohong, maka itu luar biasa sekali."
Jadi, Lian Cheng datang kemari karena adanya sebuah fenomena alam yang aneh sehingga membuat dirinya dari masa depan kembali ke masa kini. Akan tetapi, alih-alih menghilang karena keberadaan yang tumpang-tindih, dia malah hidup dengan sosok dirinya yang lain.
Wah, ini benar-benar sulit dipercaya. Dunia ini memang benar-benar penuh dengan berbagai hal yang luar biasa.
Tapi ada yang tidak Lian Cheng mengerti, mengapa saat dia menyentuh Yi Huai atau sosok yang lain, dia malah mengalami sensasi sengatan listrik yang menimbulkan rasa takut?
Bingung, Kakek Liu mencoba menyodok-nyodok Lian Cheng, bahkan melakukan tangan. Tapi anehnya, kali ini tidak terjadi apapun pada Lian Cheng.
Hmm, Kakek Liu menyimpulkan kalau mereka berdua tidak memiliki daya tarik terhadap satu sama lain. Lian Cheng kan berasal dari masa depan, jadi dia tidak seharusnya berada di ruang dan waktu ini.
Dua orang yang sama tidak boleh hidup di satu tempat dan satu waktu yang sama, makanya Lian Cheng merasakan sengatan saat dia berdiri dengan sosok yang lain.
__ADS_1
Kakek Liu menyarankan Lian Cheng jangan menyentuh siapapun di keluarganya untuk sekarang ini.