
Sebal, Lian Cheng langsung ke bunga yang tumbuh di lumpur lalu dilihatnya melemparnya ke Liu Shang. Lian Cheng menangkap bunga itu, tapi cipratan lumpurnya mengenai Liu Shang.
"Biar aku membantumu." ujar Lian Cheng lalu mencoba untuk membersihkan lumpur dari Liu Shang.
awalnya Liu Shang membiarkannya. Tapi kemudian mereka bertemu dan langsung membuat Lian Cheng curiga. Perlahan mulai menggerakkan tangan untuk ke sisi wajah Liu Shang, tapi Liu Shang dengan cepat mencengkeramnya.
Maka dengan sengaja Lian Cheng menampik dengan keras sampai cincin giok jempolnya terlepas dan tenggelam di sungai.
Cincin itu dianugerahkan oleh Kaisar, tidak boleh sampai hilang. Berarti sekarang harus ada orang yang masuk ke air untuk membantunya mencari cincin itu.
Yu Hao mengklaim kalau dia tidak bisa berenang. Liu Shang diam-diam menahan sebal, dia tahu banget apa permainan mereka. Xiao Tan protes karena dia juga tidak bisa berenang.
Kalau begitu, hanya Liu Shang yang bisa membantunya sekarang. Mengapa? Apa dia juga tidak bisa berenang? Tapi katanya Liu Shang pernah menangkap ikan di tepi sungai waktu kecil.
__ADS_1
Baru saja Liu Shang mau bicara, tapi tiba-tiba seorang pengawal datang dan melapor bahwa mereka menangkap si peniru Lian Cheng. (Hah?)
Lian Cheng dan Yu Hao pun pergi pergi. Liu Shang senang-senang saja, nanti dia akan mengantarkan Xiao Tan pulang... karena ternyata semua ini sudah direncanakan sebelum mereka berangkat.
Dalam kilas balik, Lian Cheng membujuk Kakek Liu untuk menganggap dirinya. Kakek Liu awalnya. Tapi Lian Cheng tak menyerah, dia ingin tahu kalau penyamaran Kakek Liu tidak perlu mirip, mirip dengan jarak pun tak masalah.
Dia yakin kalau kepergian mereka kali ini, Lian Cheng sudah siap jebakan untuknya. Belakangan ini Lian Cheng meragukan identitasnya. Kemungkinan dia ingin Kakek Liu menjadi dirinya sendiri biar Lian Cheng tidak curiga lagi.
Xiao Tan melamun membayangkan si peniru itu. Siapa kira-kira orang itu? Liu Shang penasaran, apa Xiao Tan mengkhawatirkan si peniru itu? Tidak! Xiao Tan pun cepat-cepat perhatiannya ke sungai lagi.
Niatnya melihat-lihat ke mana kira-kira menghilangnya cincin itu, tapi yang tak disangkanya, malah melihat penampakan Tan Er di sungai itu. (Iiih! Serem) Penampakan itu luruskan tangan sambil melihat tangan mengundang Xiao Tan bergabung bersamanya.
Seolah terhipnotis, Xiao Tan langsung mengarahkan tangannya untuk meraih tangan Tan Er menyadari kalau dia sudah semakin oleng ke air.
__ADS_1
Liu Shang kontan panik dan berusaha mencegahnya, tapi terlambat dan BYUR! mereka sama-sama terjatuh ke dalam air. (Waduh, topengnya)
Xiao Tan langsung mencemaskannya. Tapi saat Liu Shang mengangkat kepalanya dari udara, malah kaget melihat Liu Shang berubah menjadi Lian Cheng, dan ada topeng mengambang di antara mereka.
"Mo Lian Cheng ?!"
Kaget melihat Liu Shang berubah jadi Lian Cheng modern, Xiao Tan sontak kesal memukulinya dan merutuki Dasar pembohong besar! Psikopat!
"Tan Er, aku tidak punya pilihan lain."
Xiao Tan tak percaya. Apa rasanya menyenangkan berada dalam bayangan?! Mengapa Lian Cheng tidak memberitahunya tentang siapa dia yang sebenarnya?
"Apa kau tahu takut dan tidak berdayanya aku?!"
__ADS_1