CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
14


__ADS_3

Xiao Tan pun naik ke pijakan keranjangnya dan mulai memanjat tembok itu tanpa mempedulikan protesnya Jing Xin, tapi ujung-ujungnya bingung sendiri gimana turunnya, temboknya tinggi banget. Tapi...


"Sudah bertahun-tahun aku jadi agen properti. Entah sudah berapa banyak tembok yang kupanjat, aku sangat berpengalaman. Ngapain juga takut?"


Maka Xiao Tan pun nekat terjun bebas dan BUK! Nyium tanah. Pfft! Tapi dengan cepat dia lalu bangkit... tanpa menyadari Lian Cheng versi kuno sebenarnya sedari tadi mengawasinya dari belakang sambil tersenyum walaupun dia tidak mengenal Xiao Tan.


"Gadis itu cukup menarik," gumam Lian Cheng. Tapi berbeda dari sebelumnya, Lian Cheng sepertinya lewat situ hanya lewat dan tidak mampir ke rumah Keluarga Qu.


Xiao Tan lalu keliling kota sambil menanyai orang-orang tentang apakah belakangan ini terjadi sebuah fenomena alam yang aneh. Semisal, perubahan magnet yang disebabkan oleh kilat dan petir. Tapi tidak ada yang mengerti pertanyaannya, malah menganggapnya gila.


Tak mendapat jawaban apapun, Xiao Tan akhirnya jalan-jalan saja ke pasar tanpa menyadari Lian Cheng modern tengah membuntutinya sambil memakai jerami.

__ADS_1


Di pasar itu pula, seseorang memberikan sebuah stempel pada Lian Cheng, stempel itu bisa digunakan untuk memerintah semua mata-mata di Rumah Xiuyi.


"Pangeran, mata-mata Rumah Xiuyi ada di mana-mana. Mereka sangat kuat dan punya banyak informasi. Karena sekarang kita bisa memerintah mata-mata itu, bagaimana kalau kita bergerak duluan?" Usul Yu Huo.


"Banyak orang yang mengincar tahta, Ayahanda sangat berhati-hati. Aku hanya perlu bersantai dan menunggu kesempatan yang tepat."


Xiao Tan makin bingung karena tidak melihat ada fenomena alam yang aneh. Tiba-tiba perhatiannya teralih saat melihat penjual gulali tradisional yang dibentuk menjadi berbagai macam bentuk.


Tapi dia tidak kekurangan ide. Begini saja, dia akan menunjukkan tarian tradisional... err... tidak, maksudnya Kungfu. 1-2-3... Xiao Tan pun mulai joget-joget gaje dan lucunya, para wanita satu pasar ikutan gila dan mengikuti setiap gerakannya.


Keramaian itu kontan menarik Perhatian Lian Cheng kuno. Di tempat masing-masing, kedua Lian Cheng sama-sama terpesona menyaksikan tingkah nyentriknya Xiao Tan itu.

__ADS_1


Tapi tiba-tiba terdengar derap langkah kuda yang melaju cepat menuju ke arah Xiao Tan. Cemas, Lian Cheng modern hampir saja maju untuk menyelamatkan Xiao Tan.


Tapi tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat sosok dirinya versi kuno melayang ke arah Xiao Tan lalu menarik Xiao Tan minggir sebelum kuda itu menabraknya.


Insiden itu membuat Xiao Tan berakhir dalam dekapan Lian Cheng kuno. Tapi Lian Cheng kuno dengan melepaskan diri lalu pergi begitu saja.


Karena kejadian itu terjadi terlalu cepat, Xiao Tan tidak sempat melihat wajah Lian Cheng kuno dengan jelas. Tapi dia merasa pria itu sepertinya tidak asing. Apa yang sebenarnya terjadi?


"Celah waktu kali ini membawaku kembali pada tahun ke-15 masa pemerintahan Yuanning dan membuatku hampir saja berhadapan dengan diriku di masa lalu." Batin Lian Cheng modern.


Sementara itu di rumah Keluarga Qu, sesuatu yang tidak pernah terjadi di waktu sebelumnya. Seluruh anggota Keluarga Qu ayak di dalam rumah untuk mendengarkan titah Kaisar yang dibawakan oleh Jenderal Wei.

__ADS_1


Dalam titah itu, Tuan Qu tidak bersalah melakukan korupsi dan kekuasaan kekuasaan. Karenanya, Tuan Qu dipecat dan akan dikirim ke perbatasan.


__ADS_2