
Selir Dugu kontan terjatuh. "Sejak aku, Dugu Yan, menginjakkan kaki di istana ini, belum pernah aku mengalami hal semacam ini. Kehilangan kemurahan hati Kaisar masalah kecil. Tapi usahaku selama bertahun-tahun ini dan harapanku untuk mendirikan kerajaanku, semuanya akan sia-sia."
Pelayannya punya ide bagus. Masih ingat dengan Tabib Istana Gao yang sering datang kemari? Sudah saatnya dia membalas budi pada Selir Dugu sekarang. Si pelayan lalu membisiki Selir Dugu tentang rencananya. Entah apa itu, tapi Selir Dugu langsung setuju dan menyuruhnya untuk segera melaksanakannya.
Sesuai janjinya, Lian Cheng memberikan dua buah batu permata untuk Xiao Tan yang jelas senang bukan main. Ngomong-ngomong, rumah seperti apa yang bisa dibeli di Dong Yue dengan dua batu permata ini? Tempat mana yang nilai jualnya tinggi?
Lian Cheng-heran. Xiao Tan selalu ingin memiliki rumah di luar kediamannya, apa dia punya kekasih di luar?
__ADS_1
Xiao Tan menyangkal. Mengapa wanita yang ingin menghasilkan uang sendiri, selalu dihubung-hubungkan dengan pria? Wanita kan tidak harus selalu menuruti kehendak suami dan mengasuh anak.
Seorang wanita yang mandiri, akan berusaha dan bekerja keras untuk membeli di rumahnya sendiri dan memiliki pekerjaan yang dia sukai. Dia bahkan bisa punya anak sendiri.
"Hal-hal seperti ini, tidak harus bergantung pada wanita. Sebagai awal untuk mandiri, aku harus menghasilkan banyak uang. Dan pundi-pundi emas pertamaku, aku akan gunakan untuk membeli rumah di Dong Yue."
"Kau punya rencana besar dan besar. Kedengarannya menarik. Aku punya misi besar untukmu. Kalau kau berhasil, akan kugandakan hadiahmu tiga kali lipat."
__ADS_1
Xiao Tan kontan meneriakkan protes menolak permintaan yang aneh itu. Dia tidak akan melayani orang lain biarpun dikasih uang 10 kali lipat. Lian Cheng tidak menyetujuinya, kan? Dia akan patuh hanya pada Lian Cheng seorang.
Lian Cheng senang. Tapi ya ampun, dia sudah setuju dengan Liu Shang itu. Xiao Tan kesal, dia kan membual tentang masalah menjadi wanita mandiri itu, sekarang malah harus menghasilkan dengan cara dijual villa salju sebagai pelayan.
"Tutup mulutmu! Qu Tan Er adalah milik kediamanku. Kau adalah milikku. Bagaimana mungkin aku menjualmu? Mengurus Liu Shang adalah bagian dari tugasmu di sini. Kalau kamu tidak menginginkan hadiahnya, kembalikan saja padaku."
"Tidak, tidak,. Bukan begitu maksud saya. Pangeran seharusnya mengatakannya sedari awal. Aku kan sangat khawatir tadinya. di manapun aku berada, aku tetap harus mengandalkan diriku sendiri untuk bekerja keras agar kaya raya. Seorang wanita baik akan melakukan hal- hal baik untuk menghasilkan uang." Cerocos Xiao Tan sambil buru-buru mengantongi batu-batu permatanya.
__ADS_1
Lian Cheng menegaskan bahwa tugas Xiao Tan adalah mengawasi Liu Shang secara diam-diam. Awasi setiap pergerakannya, tempat-tempat yang dia datangi, dan segera laporkan jika ada hal yang menarik.
Xiao Tan diam-diam menggerutu kesal dalam hati. Kalau begini caranya, dia tidak akan bisa menemui sohib-nya, Yi Huai, untuk masalah masalah kembali pulang ke dunia modern. Bagaimana kalau Yi Huai pergi duluan dan meninggalkannya?