
"Sejak aku datang ke Dong Yue ini, aku selalu mengalami hal-hal yang aneh." Heran Xiao Tan.
Keesokan harinya, Jing Xuan mendapati Xiao Tan sedang menyapu dan langsung sok akrab soalnya dia merasa seperti pernah bertemu sebelumnya.
Tapi Xiao Tan langsung sinis, mengira Jing Xuan cuma berusaha merayunya pakai kalimat basi. Kreatif dikit dong!
Jing Xin datang tak lama kemudian dan memberitahu Xiao Tan kalau Pangeran ke-8 sedang bersiap untuk keluar, sepertinya dia akan kembali larut malam. Tapi malam ini, giliran Jing Xin melayani Pangeran di kamar mandi.
"Jing Xin, aku akan menggantikanmu." Ucap Xiao Tan penuh semangat lalu pergi untuk bersiap-siap.
Setelah Xiao Tan pergi, Jing Xuan memperhatikan perhatiannya ke Jing Xin dan mengajaknya kenalan. Jing Xin memperkenalkan dirinya dengan dirinya.
Jing Xuan mengaku kalau dia ingin tanya-tanya tentang Nonanya Jing Xin itu. Menurutnya Xiao Tan itu menarik, hanya saja dia tidak begitu memahami bahasanya Xiao Tan.
__ADS_1
"Sejujurnya saya juga kurang mengerti. Sejak Nona mencoba bunuh diri, kepribadiannya banyak berubah dan sering mengatakan hal-hal aneh. Misalnya go die . Apa Pangeran tahu apa artinya?"
" Guo dai ? Kurasa itu artinya tali anjing ( guo dai )."
"Salah. Go die adalah bahasa dari dunia lain yang artinya semoga kau bahagia . Misalnya, semoga kauguo dai . Artinya semoga kau bahagia." (Wkwkwk! Jing Xin, Jing Xin. Masih aja suka ngasal artinya bahasa)
"Kalau begitu, kudoakan kau guo dai ."
"Terima kasih, Pangeran ke-14. Kuharap anda juga guo dai ." (Hahaha!)
Kalau dipikir-pikir sebenarnya pekerjaan ini ada bagusnya juga. Selain mendapatkan kesejahteraan buruh, dia juga bisa menikmati tubuh s*ksi Lian Cheng secara gratis.
Tapi kemudian Lian Cheng membalik dan melihat Xiao Tan. Terpaksalah Xiao Tan harus keluar dari persembunyiannya, dia datang untuk melayani Lian Cheng mandi.
__ADS_1
Lian Cheng cuma diam sambil menatap curiga. Mengapa sebenarnya Xiao Tan berusaha keras untuk mendekatinya? Apa mungkin dia sebenarnya tidak gila, tapi mengincar sesuatu?
Maka untuk membuktikan dugaannya, Lian Cheng dengan sengaja melepaskan aksesoris bajunya. Xiao Tan santai meletakkan benda itu di gantungan, begitupun saat Lian Cheng menyodorkan lambang kerajaanmu.
Lian Cheng jadi heran melihatnya. Apalagi kemudian Xiao Tan menanyakan pertanyaan absurd. Apakah belakangan ini Lian Cheng jatuh dari kuda? Atau jatuh dari tebing?
"Tidak." Dingin Lian Cheng sambil melepaskan sabuknya.
"Pangeran, apa kau tahu bahwa ada dunia lain selain Dong Yue? Tempat itu punya gedung pencakar langit, pesawat, dan juga mobil. Di dunia lain itu, saya adalah agen properti dan Anda adalah orang kaya raya. Anda ingin membeli rumah dari saya. "
Lian Cheng cuma menatap dengan aneh tanpa menjawab. Bingung, Xiao Tan penasaran apa mungkin Lian Cheng punya saudara kembar?
"Omong kosong!"
__ADS_1
"Tidak mau ngaku juga tidak apa-apa, aku hanya perlu membuka bajumu untuk mengetahui kebenarannya." Batin Xiao Tan.
Maka dia buru-buru menyuruh Lian Cheng untuk copot bajunya dan segera mandi sebelum airnya dingin. Tapi Lian Cheng malah menolak buka baju di depan Xiao Tan, soalnya dia tidak terbiasa dilayani di kamar mandi.