CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
61


__ADS_3

Tan Er sekarang tampak jauh lebih bahagia sekarang daripada sebelumnya, dan Jing Xin turut senang untuknya. Tapi... dia merasa Tan Er sangat aneh. Dia sama sekali tidak bisa melihat diri Tan Er yang dulu, dan itu benar-benar membuat cemas.


"Jing Xin, aku sungguh tidak ingin menyembunyikan kebenarannya darimu. Aku benar-benar bukan Nonamu. Aku juga bukan berasal dari Dong Yue."


"Lalu, siapa kau?"


"Kau tidak percaya?"


"Saya tidak yakin, tapi saya merasa ada yang salah. Tidak lupa bahkan lupa dengan gelang peninggalan ibu Nona dan tanda cinta yang diberikan Pangeran Pertama pada Nona."


Karena itulah, daripada alasan hilang ingatan, Jing Xin lebih yakin kalau Xiao Tan memang bukan nonanya. Xiao Tan mengucapkan selamat untuknya. Baguslah kalau Jing Xin menyadarinya, dia sungguh bukan nonanya Jing Xin, dia adalah Qu Xiao Tan.

__ADS_1


"Lalu di mana Nonaku? Dan kenapa kau menjadi Nonaku?" Suara Jing Xin mulai gemetar oleh emosi.


"Tenanglah dulu. Begini, aku berasal dari ruang dan waktu yang lain. Atau istilah lainnya, ruang dan waktu paralel lain."


Ini terjadi gara-gara dia mengenal seorang baj*ngan gila, lalu dia menghargai ke laut oleh seseorang. Dia pikir kalau dia bakalan mati. Tapi saat dia bangun, dia malah mendapati dirinya berakhir di tempat ini dan menjadi nonanya Jing Xin.


"Mengenai nonamu, aku juga tidak tahu. Tapi aku juga korban."


Air mata Jing Xin mengalir. "Jadi maksudmu, Nonaku tidak akan pernah kembali, begitu?"


"Tidak mau! Aku tidak berharap kau memperlakukanku dengan baik, aku hanya berharap Nonaku bisa kembali!" Jing Xin langsung pergi dengan berlinang air mata.

__ADS_1


Jing Xuan lucu mendengar cerita Lian Cheng. Wah, dia tidak menyangka kalau ternyata Lian Cheng... menyukai Liu Shang. Pfft! Padahal Jing Xuan pikir kalau Lian Cheng menyukai Xiao Tan.


Lian Cheng kalau dia ingin tahu rahasia yang diungkapkan hanya Liu Shang darinya. Jing Xuan tak percaya, lebih baik Lian Cheng jangan menyembunyikan perasaannya.


"Sesuai yang kupikirkan beberapa hari lalu saat Kakak mengajakku bertemu. Kakak mengenakan pakaian sederhana, sama seperti selera bajunya Tuan Liu Shang. Kakak menyuruhku jangan bilang siapa-siapa, ternyata ini datang." Kata Jing Xuan keceplosan.


Tangan Lian Cheng yang ingin meminum tehnya, kontan beku di udara. Jing Xuan bilang apa? Dia mengajak Jing Xuan ketemuan? Jing Xuan dengan alasan membenarkannya. Waktu itu dia sangat penasaran mengapa Lian Cheng sangat berhati-hati.


"Jing Xuan, ini sangat penting. Katakan dengan sedetil-detilnya, apa yang kukatakan dan kulakukan itu?"


Meski masih bingung, Jing Xuan langsung menurutinya. Waktu itu dia kan menggoda Lian Cheng tentang Xiao Tan, bahwa sepertinya Lian Cheng mulai menyukai pangsit kukus karena Xiao Tan, tapi waktu itu Lian Cheng sepertinya tidak ingat apa-apa.

__ADS_1


Lian Cheng malah terlihat sangat terkejut mendengar ucapannya lalu buru-buru pergi. Lian Cheng bahkan menyuruhnya untuk tidak bilang pada siapa-siapa tentang pembicaraan mereka waktu itu, tidak pula pada Lian Cheng sendiri.


Lian Cheng kontan mengepalkan tangannya penuh emosi. Apa Jing Xuan yakin kalau orang itu adalah dirinya? Jing Xuan yakin, dia tidak mungkin salah. Setiap gerakan orang yang ada di hadapannya waktu membuktikan kalau dia adalah Lian Cheng.


__ADS_2