CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
30


__ADS_3

Tapi Lian Cheng dengan memanfaatkannya saat itu untuk menarik Xiao Tan ke dalam dekapannya lalu menci*mnya tanpa izin.


Saking kagetnya, Xiao Tan terdiam cukup lama dan membiar Lian Cheng menci*mnya sebelum akhirnya kesadarannya kembali. Xiao Tan kontan mendorongnya dan melayangkan tangan untuk menjatuhkannya.


Tapi belum sempat dia kredit, Lian Cheng dengan cepat mengingatkan Xiao Tan akan statusnya. Berani Xiao Tan mau menjenguk seorang pangeran dan sekali tidak peduli dengan Anda.


"Baj*ngan! Berani sekali kau menciumku! Tapi... ci*mannya hebat juga. Sebenarnya aku lumayan menikmatinya juga," batin Xiao Tan.


"Apa ada pria yang kau sukai? Apa dia sudah menyatakan perasaannya padamu?" Tanya Lian Cheng yang keheranan memperhatikan Xiao Tan tersenyum senyam-senyum.

__ADS_1


Xiao Tan bingung, apa Lian Cheng sedang mencoba menggodanya? Hmm, sungguh tak disangka, ternyata dia masih sangat menarik bagi pria.


Dia mengiyakan pertanyaan Lian Cheng, memang ada seorang pria yang mendekatinya dan menyatakan perasaanmu. Hanya saja, dia sendiri masih ragu dengan perasaannya.


Kayaknya pria yang dia maksud adalah Lian Cheng modern, tapi Lian Cheng tidak nyambung dan langsung cemburu. Apa pria itu tampan?


"Teramat sangat tampan. Aku akan memberinya rating 9/10. Tapi... dia tidak setampan Pangeran. Kalau ratingnya 10/10."


Tapi dulu dia Xiao Tan bahwa hari ini dan seterusnya, jangan pernah ungkit-ungkit pertemuan mereka hari ini di hadapan dirinya. Jika tidak, maka Xiao Tan akan dihukum. Xiao Tan mengiyakannya saja biarpun bingung.

__ADS_1


mulai malam berdasarkan, mengumpulkan para pelayan lalu meramal peruntungan cinta mereka zodiak masing-masing yang kontan saja membuat para wanita itu heboh rebutan meminta diramal duluan.


Saat Jing Xin datang, Xiao Tan meramalkan kalau Jing Xin akan menjadi istri dan ibu yang baik bagi keluarganya kelak. Dia lalu perhatiannya pada pelayan lainnya, memberikan ramalan untuk mereka sambil menasehati mereka tentang apa-apa saja yang harus mereka lakukan agar cepat dapat jodoh.


Jing Xin senang dengan situasi ini. Alangkah bagusnya kalau mereka bisa bersenang-senang seperti ini setiap hari, ya ampun Kepala Pelayan tidak akan membiarkannya. Ngomong-ngomong tentang dia, bagaimana peruntungan Kepala Pelayan menurut Xiao Tan?


"Kepala Pelayan? Dia bukan termasuk dalam 12 zodiak, dia punya zodiak sendiri, namanya Brengs*k." Ucap Xiao Tan yang kontan mengundang tawa semua pelayan.


Jing Xin setuju dengannya. Eh, Xiao Tan ingat tidak tentang pria yang pernah mereka kerjai waktu mereka masih kecil? Mereka menarih cabe di gelas teh anak itu. Bocah itu sangat marah sampai dia teriak-teriak lama sekali.

__ADS_1


Xiao Tan tidak mengerti apa maksudnya. "Kau ini bicara apa?" Bingung Xiao Tan lalu kembali fokus ke sesi ramalannya. Jing Xin heran, mengapa Xiao Tan tidak mengingat hal yang terjadi di masa lalu?


Lian Cheng menemui Liu Shang dan memberitahu Liu Shang untuk memberitahu pelayan saja kalau dia butuh apa-apa. Liu Shang berterima kasih, tapi dia tidak punya orang yang bisa membantunya mengatur kamarnya, jadi dia ingin meminjamkan pengawas wanitanya Lian Cheng untuk membantunya. Bolehkah?


__ADS_2