CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
41


__ADS_3

Xiao Tan pun lega melihatnya sudah bangun. Dia sudah cemas saja tadi, soalnya detak jantung Liu Shang sangat lemah. Dia pikir Liu Shang tadi. Dia bahkan melarang Liu Shang bangun dulu saking cemasnya.


Xiao Tan tiba-tiba-tiba sesuatu sesuatu yang lalu mengambilnya, saat itulah Liu Shang cepat memanfaatkan kesempatan untuk mempersembahkan pil pemberian Kakek Liu.


Dia ingin bangun saat Xiao Tan balik dan langsung mendorongnya untuk masalah kembali, tapi malah membuat mereka berdua jatuh secara bersamaan. Liu Shang langsung mengerang sakit sambil menggenggam erat tangan Xiao Tan dan kalau tidak sayang sekali.


Xiao Tan berusaha melepaskan Liu Shang, tapi Liu Shang malah mencengkeramnya sambil terus mengerang.


Tapi kemudian Xiao Tan berkata bahwa barusan ada seorang pria tua yang datang untuk menyerahkan surat, pria tua itu menyuruh Liu Shang membaca suratnya kalau dia sudah siuman... dan seketika itu pula Liu Shang bangkit dalam keadaan sehat walafiat dan menuntut suratnya. (Pfft!)


Jelas saja Xiao Tan heran, apalagi kejadian ini terasa sama persis dengan saat Lian Cheng modern pura-pura sakit dulu.

__ADS_1


"Mana suratnya? Surat!" Bentak Liu Shang.


Tersadar dari lamunannya, Xiao Tan-pun menyerahkan surat itu sambil dan sikap keanehan Liu Shang barusan. Kenapa dia bertingkah sama seperti si brengs*k Mo Lian Cheng itu?


Surat itu memberitahu Liu Shang bahwa mata-matanya Lian Cheng di istana akan bergerak hari ini, jadi Liu Shang harus mencegah Lian Cheng keluar rumah. Liu Shang kontan cemas, apa Pangeran ke-8 ada di rumah?


"Dia sudah pergi dua jam yang lalu," ujar Xiao Tan.


Lian Cheng dan Yu Hao baru tiba dan langsung dikepung pasukan ninja. Tak pelak, perkelahianpun pecah. Liu Shang baru tiba di pintu gerbang saat itu dan langsung bisa mendengar suara adu pedang dari dalam.


Dia segera masuk ke tembok dan menghadang seorang ninja yang hendak menyerang Lian Cheng dari belakang. Dengan cepat mereka mengalahkan lawan-lawan mereka, tapi Lian Cheng malah jadi semakin keheranan melihat gerakan kungfu Liu Shang sama seperti gerakan kungfunya.

__ADS_1


Saat para ninja itu melarikan diri, Liu Shang berhasil menahan salah satu dari mereka dan menginterogasinya. "Siapa yang mengirimmu kemari? Berani sekali kau mau membunuh Pangeran ke-8?"


Pria itu mengklaim kalau dia adalah orang suruhan Yi Huai. Dia terpaksa melakukan ini karena Yi Huai mengancam akan membunuh seluruh keluarganya.


Begitu kabar penyerangan Lian Cheng, Jing Kang segera menemui Yi Huai yang malah lagi santai minum teh. Dia langsung menanyakan kebenaran kabar itu, apa benar Yi Huai yang mengirim para pembunuh itu?


Yi Huai tersenyum sinis Dia sudah lama tahu ada orang yang menyulut emosi antara dirinya dan Lian Cheng, saja orang itu baru bertindak sekarang.


Tetap saja Jing Kang kalau-kalau Yi Huai benar-benar akan dicurigai. Yi Huai santai saja, dia yakin Lian Cheng bukan orang yang gampang ditipu.


Tapi dia tetap menyuruh Jing Kang untuk mencari tahu siapa dalang insiden itu. Lian Cheng pasti curiga kalau itu adalah perangkap yang dilakukan oleh seseorang.

__ADS_1


__ADS_2