CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
72


__ADS_3

keesokan harinya, Kasim datang membawakan lukisan untuk Kaisar. Kasim berkata kalau Lian Cheng tidak masuk dengan alasan kalau dia tidak ingin mengganggu pekerjaan Kaisar.


Lukisan itu menggambarkan hubungan seorang ayah dan anak yang tampak jauh. Lukisan itu membuat Kaisar jadi membuat hubungannya dengan mendiang kaisar terdahulu yang renggang dan selalu membuat mendambakan cinta seorang ayah.


Kaisar jadi merasa bersalah, Lian Cheng juga pasti merasa seperti ini. Kaisar mulai sadar kalau belakangan ini, dia sudah membicarakan putra-putranya. Maka ia pun langsung memerintahkan kasimnya untuk memanggil Lian Cheng.


Tapi mata-mata Selir Dugu bertindak cepat melaporkan masalah ini pada bosnya. Selir Dugu kontan murka dan menghajar si mata-mata sampai si mata-mata memohon ampunan dan menjelaskan kalau awalnya Lian Cheng tidak meminta bertemu Kaisar dan hanya mengirim sesuatu pada Kaisar, maka dia tidak melapor.


Tapi kemudian Kaisar sendiri yang malah memanggil Lian Cheng, makanya dia langsung datang dan melapor kemari. Selir Dugu makin benci pada Lian Cheng, dia langsung menyuruh pelayannya untuk pergi menemui Kaisar dan bilang kalau dia sedang sakit dan bayinya mungkin dalam bahaya. Suruh Kaisar datang menemuinya segera! Usai memberi perintah itu, dia langsung membunuh si mata-mata.


Lian Cheng datang bersama Xiao Tan. Kaisar langsung memuji-muji lukisan dan pujian Lian Cheng. Lian Cheng pun senang dan memuji pujian itu dengan bijak.

__ADS_1


Lian Cheng baru saja menanyakan umur kehamilan Selir Dugu, tapi tiba-tiba pelayannya Selir Dugu datang dengan tergopoh-gopoh dan melapor kalau Selir Dugu sedang tidak enak badan dan Kaisar diminta menemuinya.


"Bukankah dia baik-baik saja saat kami sarapan? Apa yang terjadi?" Heran Kaisar.


"Yang Mulia Selir mungkin masuk angin. Kepalanya sakit. Beliau tidak ingin mengganggu Paduka Kaisar, jadi beliau tidak membiarkan saya melapor. Tapi barusan sepertinya semakin serius, beliau hampir pingsan. Jadi saya segera berlari menemui Paduka." ujar si pelayan dengan akting yang cukup bagus dan sukses membuat Kaisar mempercayainya dengan mudah.


Ia bahkan langsung pergi saat itu juga tanpa mempedulikan Lian Cheng yang benar-benar kecewa dan sedih dengan sikap ayahanda-nya.


Dalam perjalanan keluar, Lian Cheng dan Xiao Tan berpapasan dengan beberapa pelayan istana yang menyajikan berbagai macam hidangan.


"Apa Selir kurang sehat? Kenapa dia membutuhkan semua suplemen ini?" Tanya Lian Cheng.

__ADS_1


"Yang Mulia Selir sedang hamil. Tabib Istana bilang bahwa beliau membutuhkan beberapa suplemen. Beliau harus mengonsumsi ini setiap hari." kata si pelayan.


"Dia butuh suplemen setiap hari? Apakah kehamilannya bermasalah?"


Si pelayan mengklaim bahwa setiap kali dia mengirimkan sesuatu untuk Selir Dugu, dia selalu melihat Selir Dugu muntah-muntah. Mungkin itu pertanda bayinya sehat dan aktif.


"Apa Ayahanda sering mengunjunginya?"


Si pelayan membenarkan, mereka saling mencintai, selalu datang setiap malam. Tapi setelah si pelayan pergi, Xiao Tan merasa informasi yang didengarnya barusan agak aneh.


"Tan Er, apa maksudmu?"

__ADS_1


Xiao Tan dulu pernah memiliki seorang rekan wanita bernama Yang Shuo di tempat kerjanya. Selama dia hamil, Yang Shuo tidak berani makan kepiting karena kepiting mengandung energi dingin.


Dan setiap kali Yang Shuo muntah-muntah, biasanya dia akan menyembunyikan diri. Soalnya wanita tidak ingin orang lain melihat sisi buruknya. Tapi si pelayan tadi malah bilang kalau dia selalu melihat Selir Dugu muntah-muntah. Ane sekali.


__ADS_2