CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
24


__ADS_3

Xiao Tan menggalau ria. dia benar-benar tidak akan bisa sekarang dan terjebak di tempat ini selama-lamanya dengan menjadi pelayan yang tidak ditanggung oleh asuransi jiwa.


"Mo Lian Cheng baj*ngan! Aku datang ke tempat ini karenamu! Aku jadi tidak punya kebebasan, keamanan, bahkan hiburan! Mo Lian Cheng!!!"


Jing Xin sudah cemas saja teriakan heboh Xiao Tan. Jangan asal mengucap nama lengkap Pangeran ke-8, dia bisa dipenggal kalau ketahuan sampai.


"Aku tidak sedang ngomongin Pangeran ke-8 kok, yang kumaksud adalah Mo Lian Cheng!"


"Itu kan nama Pangeran ke-8."


"Aiyah! Susah dijelasin. Aku ingin minum miras. Wine, Martini, Long Island Iced Tea, XO, Mix, Vics, Baby Face... hiks!"

__ADS_1


Tengah malam, Jenderal Wei datang menemui Selir Dugu dan melapor bahwa hari ini Kaisar akan pergi berburu. Kaisar melakukan ini untuk mengetes kesetiaan Lian Cheng. Ini kesempatan emas bagi mereka untuk membunuh musuh mereka dengan memanfaatkan kecurigaan Kaisar.


Dia bahkan sudah menyiapkan sebuah anak panah khusus yang biasanya hanya dipakai oleh Lian Cheng. Anak panah itu memiliki lambang Pangeran ke-8.


Pagi harinya, Kaisar bersiap untuk berburu dengan ditemani Lian Cheng, Jing Xuan, dan Jenderal Wei. Mereka memacu kuda-kuda mereka menuju hutan dan berpencar di sana.


Tapi kemudian Lian Cheng melihat seseorang secara misterius lewat, orang itu sepertinya sengaja biar dilihat Lian Cheng. Aneh, hutan ini dijaga dengan ketat, bagaimana bisa ada pembunuh menyusup kemari? Heran Lian Cheng. Lian Cheng pun mengejar si pembunuh.


Si pembunuh panah khusus itu pada Kaisar yang tengah berkuda seorang diri. Panah itu menancap ke pohon di samping Kaisar tepat saat Lian Cheng datang yang membuat Kaisar langsung mencurigai Lian Cheng.


Insiden itu membuat lengan Lian Cheng tersayat tapi dia tidak menyadarinya saat memulainya dengan keselamatan Kaisar. Malah Kaisar duluan yang melihat luka lengannya itu.

__ADS_1


Jenderal Wei datang tak lama kemudian dan langsung anak panah pertama tadi, anak panah yang ada lambang Pangeran ke-8. Kaisar sontak mengamati Lian Cheng dan anak panah itu bergantian dengan penuh selidik sebelum kemudian menyatakan...


"Ini karena ada seseorang yang berusaha menjebak Cheng Er." Ujar Kaisar lalu mematahkan anak panah itu jadi dua (Fiuh!).


Jenderal Wei jelas kecewa, tapi terpaksa dia harus mengakui kalau Lian Cheng memang setia pada Kaisar.


Pasca kejadian itu, Lian Cheng membicarakannya dengan Jing Xuan. Dia menduga dengan tepat kalau insiden ini adalah ulah Jenderal Wei untuk menjebaknya.


Tapi yang membuat bingung, panah kedua yang berhasil menyelamatkannya dari jebakan Jenderal Wei itu berasal dari mana? Siapa pelakunya dan apa tujuannya?


Orang itu jelas mengetahui rencana Jenderal Wei lalu membuat rencana sempurna untuk menyelamatkannya. Orang itu benar-benar pintar.

__ADS_1


Ngomong-ngomong tentang orang pintar, Yu Huo baru ingat bahwa ada kabar kalau Ahli Strategi Liu Shang sudah memasuki ibu kota, tapi keberadaannya masih belum diketahui.


Seorang pria tampak memasuki sebuah ruangan hingga langkahnya terhenti membocorkan lambang Pangeran ke-8 yang terbentang di dinding ruangan itu. (Apakah dia Liu Shang?)


__ADS_2