CINTA ATAU TAKDIR 2

CINTA ATAU TAKDIR 2
63


__ADS_3

Silahkan, potong saja gajinya sesuka hati Lian Cheng, dia terlalu malas meladeni Lian Cheng hari ini. Pokoknya hari ini dia hanya ingin tenang! Tegas Xiao Tan lalu pergi.


Lian Cheng bingung sendiri. "Ada apa dengan Tan Er?"


Beberapa prajurit muncul di kediamannya Lian Cheng. Si pemimpin prajurit memberitahu Kepala Pelayan kalau mereka datang untuk menangkap Tan Er atas perintah Ibu Suri. (Hah?)


Kepala Pelayan jelas kaget. Tapi Pangeran ke-8 tidak ada di rumah sekarang, jadi sepertinya itu tidak pantas dilakukan sekarang. Si pemimpin tak peduli, siapapun yang memerintahkan, akan dibunuh.


Tepat saat itu juga, Xiao Tan kebetulan lewat dan para prajurit itu langsung menangkapnya. Jelas saja Xiao Tan panik dan langsung teriak-teriak meminta pertolongan Pangeran ke-8.


Jing Xin baru pulang saat itu, tapi malah melihat Xiao Tan ditangkap para prajurit. Xiao Tan langsung menyuruhnya untuk memanggil Pangeran ke-8 untuk menolongnya saat tiba-tiba saja Lian Cheng modern muncul dari dalam rumah dan membentak para prajurit itu untuk melepaskan Xiao Tan.

__ADS_1


Tapi alih-alih menghormat Anda, para prajurit itu kontan mengerubungi Lian Cheng dengan pedang terhunus dan tak gentar game dengan ancaman Lian Cheng.


Yu Hao muncul dan langsung menyerangnya. Lian Cheng sigap mengambil pedang salah satu prajurit, tapi tak pelak serangan menyerang Yu Hao cukup mengagetkannya, menyadari dirinya dijebak.


Jing Xin dan Xiao Tan bingung melihat pertarungan. Kenapa Yu Hao menyerang Pangeran ke-8? Apa dia mau memberontak?


Kedua pria itu adu pedang dengan dahsyat. Tapi Lian Cheng dengan cepat menyerang titik kelemahan Yu Hao lalu menyerang.


Yu Hao melapor kalau dia gagal menangkap si peniru itu, dia sudah kabur. Tapi dia yakin kalau orang itu berada di dalam kediaman ini karena ada beberapa prajurit yang berjaga di sekitar rumah ini.


"Blokir kediamanku ini. Jangan biarkan terbang pun keluar. Setelah aku pergi, apa ada yang datang ke kamarku?"

__ADS_1


Yu Hao melapor kalau tadi ada seorang pelayan yang sempat melihat Liu Shang sedang mencari Lian Cheng di ruang belajar. Tapi berhubung Lian Cheng tidak ada, jadi dia pergi.


Tapi menurut Kepala Pelayan, Liu Shang tidak mungkin ke ruang belajarnya Lian Cheng. Soalnya tadi dia ke kamarnya Liu Shang, dan dia sendiri yang memberitahu Liu Shang kalau Lian Cheng sedang keluar.


Mendengar itu, Lian Cheng langsung memerintahkan Yu Hao untuk memblokir Villa Salju. "Aku ingin tahu bagaimana Tuan Liu Shang menjelaskan hal ini padaku."


Semua orang berkumpul di Vila Salju dengan tegang. Para penjaga mengepung tempat itu, sementara Yu Hao mencari-cari keberadaan Liu Shang, tapi dia tidak menemukan mana-mana.


Xiao Tan dan Jing Xin berbisik-bisik membicarakan masalah ini. Menurut Xiao Tan, Liu Shang memang yang paling menarik. Soalnya dia itu aneh banget.


Karena Liu Shang tidak ada di seluruh rumah, maka Lian Cheng pun memerintahkan untuk memblokir seluruh rumah, dia tidak boleh dibiarkan membiarkan diri.

__ADS_1


Baru, Liu Shang akhirnya datang dari luar dengan sikap yang sangat tenang dan polos seolah tak tahu menahu tentang mengapa semua orang berkumpul di kediamannya ini. Apa ada pembunuh masuk kemari?


__ADS_2