
"Sayang ayo bangun ini sudah pagi, mandi terus kita sarapan. Mami sudah memasak makanan kesukaan mu lo ".ucap Anita sambil menciumi pipi Vino.
" Vino masih ngantuk Mi." ucap Alvino sambil menggeliat karena di ciumi pipinya.
"Tapi ini sudah pagi sayang. Mami harus ke cafe, nanti Mami bisa telat lo kalau Vino gak cepat bangun. Kasian kan Tante Hanna disana gak ada yang bantuin." ucap Anita sambil membujuk putranya biar lekas bangun.
"Iya Mi, ini Vino bangun." ucap Vno sambil mengerjab -ngerjabkan matanya." Tapi Vino maunya dimandiin Mami ya, Vino tidak mau mandi sendili." ucapnya lagi.
"Iya sayang, pasti akan Mami mandiin anak Mami yang paling ganteng ini." ucap Anita sambil menciumi wajah tampan Alvino .
Si Alvino yang habis bangun tidur tersenyum kepada Maminya. Ganteng nya bikin gemes dehππ
Setelah memandikan Alvino dan memakaikan pakaian untuk nya, Anita mengajak Vino untuk sarapan bersama di meja makan yang sudah tersedia makanan hasil masakannya.
"Mi, vino nanti kerumah Vian boleh?" tanya Vino kepada Anita .
" Vian siapa sayang?" tanya Anita bingung karna baru pertama kali ia mendengar nama Vian .
__ADS_1
" Vian anak Tante Lala mM,i tetangga depan lumah kita." ucap Vino sambil mengunyah makanannya.
Vino memang belum bisa mengucapkan huruf R dengan benar. Biar kelihatan imut dan menggemes gitu Lo.π
Lara adalah tetangga baru Anita yang baru datang selama dua minggu di kompleks itu. Lara memiliki seorang anak berusia 5th, mungkin itulah yang membuat Vino senang karna akhirnya dia mempunyai seorang teman untuk di ajak bermain.
Karena selain di tempat tinggal Anita tidak ada anak seumuran Vino, maka vino akan selalu ikut dengan Anita ke Cafe setiap hari walaupun di hari libur juga.
"Ooo.... " ucap Anita sambil menganggukkan kepala.
"Emang Vino mau ngapain kerumah Tante lara?" tanya Anita penasaran .
"Baiklah." ucap Anita memberi izin. "Mami akan memberi izin asalkan Tante lara tidak keberatan. Tapi ingat, jangan menyusahkan Tante lara ya". ucap Anita kepada Vino memperingati.
"lya Mi, Vino tidak akan menyusahkan Tante Lala." ujar Vino senang.
Setelah sarapan pagi selesai. Vino dan Anita bergegas keluar rumah menuju rumah Lara.
__ADS_1
Si ganteng Alvino yang akan pergi ke taman bermain.ππ Huh... gantengnya pengen gigit pipinya deh author
Setelah menitipkan Vino ke rumah Lara, Anita melajukan mobilnya ke cafe dimana dia bekerja.
Anita memiliki sebuah cafe, namun dia tidak pernah bermalas malasan. Anita akan selalu membantu karyawannya jika keadaan cafe ramai pengunjung .
Setelah sampai di cafe Anita memarkirkan mobilnya di tempat biasa. Sebenernya Anita tidak hanya memiliki sebuah cafe, ia juga memiliki sebuah perusahaan dalam bidang perhiasan. Selain itu ia juga memiliki sebuah butik terkenal yang sudah memiliki anak cabang di setiap daerah .
Anita jarang datang ke perusahaan ataupun butiknya, dia sudah mempercayakan semua nya kepada Asistennya. Cuman sekali atau dua kali dia akan mengunjungi saat sang asisten tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya.
Anita lebih sering ada di cafe karna menurut ya itu lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Selain itu, di cafe juga tidak terlalu sibuk seperti d kantor, sehingga dia bisa lebih bersantai sambil mengurus putranya Alvino.
...Anita di parkiran cafe...
selamat membaca semoga sukaπ€π€
jangan lupa like and komen ya...
__ADS_1