Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
makan malam


__ADS_3

satu bulan setelah kejadian kecelakaan yang di alami Anita kini Anita beserta keluarganya berada di rumah keluarga Aditya..mereka tinggal bersama karena Anita yang mengalami lupa ingatan dan menganggap Aditya suami nya jadi mereka berdua tinggal bersama keluarga Aditya.


dalam hal ini yang paling bahagia adalah Aditya dan Alvino. Aditya bahagia karena bisa bersama dengan orang yang di cintai nya sedang kan Alvino bahagia karena dia memiliki kelurga yang lengkap memiliki papi opa dan Oma.


"bagaimana apa kamu senang tinggal disini boy." tanya Aditya mengendong putra nya karena habis bermain dengan temannya


"tentu papi vino senang kalena sekalang vino memiliki papi opa dan oma. vino tidak akan di katai teman teman vino lagi kalena sudah memiliki papi." ucap vino bahagia.


"memang apa yang teman mu katakan." tanya Aditya.


"katanya vino itu anak halam kalena tidak mempunyai papi. anak halam itu apa Pi ?." tanya vino.


"em..apa ya..." Aditya bingung cara menjelaskannya.


" sudah tidak usah kamu fikirkan kata teman kamu itu yang penting sekarang kamu sudah memiliki papi." ucap Aditya mengelus kepala vino.


"ya Pi." ucap vino.


"mami kemana Pi." tanya vino.


"mami ada di dalam." ucap Aditya . ayo mandi dulu papi akan mandiin kamu." ucap nya lagi dan di angguki Alvino.


mereka berdua masuk kekamar vino, dan Aditya memandikan putra nya dengan telaten.. aditya sungguh menyayangi Alvino seperti hal nya menyayangi anaknya sendiri


"sudah... sekarang anak papi sudah tampan dan sudah wangi ayo papi gendong untuk menemui Mami." ucap aditya menggendong dan membawa untuk menemui Anita.


ckleek. . .suara pintu di buka.


"mami...." ucap Alvino meringsut turun dari gendongan Aditya dan berlari memeluk Anita.


"em..kamu sudah mandi sayang." ucap Anita mencium pipi Alvino.


"sudah papi yang memandikan vino mi." jawab vino.


mereka bertiga pun bercanda ria di dalam kamar seperti layaknya sebuah keluarga bahagia.


tok....tok...tok...suara pintu di ketuk.

__ADS_1


"siapa." tanya Aditya dari dalam


"saya den BI ijah." ucap BI ijah. Aditya yang mendengar BI ijah yang mengetuk pintu ia pun berjalan dan membuka pintu.


"ada apa bi." tanya aditya.


"Aden non Anita dan den muda di tunggu bapak di ruang makan." ucap BI ijah.


"baiklah aku akan turun sebentar lagi." ucap Aditya.


"baik den bibi balik kebawah dulu ya." ucap BI ijah pamit.


"em." ucap Aditya mengangguk.


setelah BI ijah pergi Aditya menghampiri Anita dan Alvino.


"ayo kita turun di bawah papa dan mama sudah menunggu kita untuk makan malam." ucap aditya.


"em..ayo sayang kita makan bersama opa dan Oma dan juga nenek." ajak Anita ke vino.


"ayo mi, papi vino gendong." ucap Alvino merentangkan tangannya minta di gendong


mereka berjalan menuruni tangga Aditya yang menggendong Alvino dan tangan sebelahnya menggenggam tangan Anita mereka seperti keluarga yang saling menyayangi dan mencintai.


mama dan papa dan juga nenek yang melihat mereka tersenyum bahagia memandang wajah mereka yang penuh dengan kebahagiaan. sedang kan Albert tidak tinggal di rumah itu lagi ia balik lagi ke apartement..namun terkadang dia juga masih menginap di rumah itu jika papa dan mama menyuruhnya.


"malam opa Oma nenek." ucap Alvino.


"malam sayang sini duduk dekat Oma." ucap mama Laras. Aditya meletakkan Alvino duduk di kursi dekat Oma.


"bagaimana kamu suka tinggal disini sayang." tanya mama Laras.


"suka Oma vino suka disini apalagi bersama dengan Oma yang cantik." ucap Alvino membuat mereka semua gemas


"uuh..mulut mu manis sekali." ucap mama Laras mencium pipi Alvino.


BI ijah yang telah selesai menyusun makanannya di meja mempersilahkan mereka untuk makan malam.

__ADS_1


"kamu mau makan apa Oma ambilkan." tanya mama Laras.


"Vino mau ayam itu Oma." ucap Alvino menunjuk ayam goreng.


"oke Oma ambilkan..apalagi... sayurnya...?." tanya mama Laras.


"Vino gak suka sayul." ucap Alvino


"kenapa." tanya papa Antoni.


"sayul lasanya gak enak..vino sukanya ayam goleng gak suka sayul." ucap Alvino.


"Lo sayur itu enak Lo sayang biar kita sehat dan juga banyak vitaminnya." ucap papa Antoni.


"tapi lasanya gak enak opa.....πŸ₯Ί." ucap Alvino.


"baiklah.. bagaimana kalau vino nyobain sedikit saja. kalau vino bisa makan opa akan belikan mobil mobilan." bujuk papa Antoni.


mendengar apa yang akan di berikan papa Antoni, Alvino diam seperti memikirkan sesuatu. sedang kan semua yang ada di meja makan saling pandang dan tersenyum melihat Alvino yang seperti memikirkan sesuatu.



"baiklah..tapi hanya sedikit ya opa tidak boleh banyak." ucap papa Antoni.


"oke hanya sedikit." ucap papa Antoni dan mama Laras pun mengambilkan sayur untuk Alvino.


"sedikit ...harus sedikit Oma. gak boleh banyak tadi opa sudah janji katanya hanya sedikit." ucap Alvino yang melihat piringnya di beri sayur oleh Omanya.


"segini ya." tanya mama Laras dan di angguki Alvino.


"ayo di makan harus di habiskan kalau habis besok opa belikan mobil mobilan keluaran terbaru." ucap papa Antoni.


"benel ya opa gak boleh boong." ucap Alvino.


"janji gak akan bohong✌️." ucap papa Antoni.


kini mereka semua makan malam dengan penuh bahagia mereka berharap semoga tidak ada kesedihan yang menghampiri mereka.

__ADS_1


selamat membaca πŸ€—πŸ€—πŸ€—


jangan lupa like and komen πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2