
Dilihat nya anita sedang duduk sambil menimang nimang kayla.
Ckleeek....
"Sayang...." ucap aditya.
Anita mendongak melihat Aditya yang masuk dengan senyum bahagianya. Anita membalas senyum Aditya.
Aditya yang melihat Anita tersenyum kepada nya, hati nya berbunga bunga dan langsung menghampiri dan memeluk tubuh Anita serta memberikan kecupan di kening Anita.
"Sayang." ucap Aditya.
"Ya...." ucap Anita.
Aditya yang mendengar ucapan Anita tidak percaya, fikirnya apakah istrinya susah sembuh.
"Bi." ucap Aditya memandang bibi An meminta penjelasan.
"Kata dokter Nyonya hanya akan merespon dengan orang yang menurutnya nyaman Tuan." ucap bibi An.
"Sayang, Aku senang kamu bisa merasa nyaman dengan ku. " ucap Aditya.
"Oh ya aku ingin kamu sembuh, kamu mau kan berobat untuk menghilangkan rasa takut mu pada orang lain termasuk laki laki." ucap Aditya.
"Ya..." ucap Anita mengangguk.
"Aku senang mendengar nya, jadi kamu harus semangat ya agar cepat sembuh."ucap Aditya mengelus rambut Anita.
"Bagaimana putri kita, apakah dia rewel?" tanya Aditya.
"Tidak, dia sangat anteng." ucap Anita lirih.
"Baiklah sekarang sudah malam, cepatlah tidur aku akan menjaga mu dan putri kita." ucap Aditya.
Aditya mengambil Kayla dalam gendongan Anita dan di letakkan nya di ranjang bayi. Setelah itu Aditya ikut naik ke ranjang Anita dan memeluk nya, mereka terlelap hingga pagi hari.
Keesokan paginya.
Merasa ada yang berat di perut nya, Anita membuka matanya dan di lihatnya siapa yang memeluk nya dan ternyata dia adalah Aditya suaminya.
__ADS_1
"Kamu sudah bangun sayang?" tanya Aditya.
"Em...." ucap Anita mengangguk.
"Ingin mandi?" tanya Aditya.
"Ya" ucap Anita sambil mengangguk.
"Baiklah ayo aku gendong." ucap Aditya
"Aku bisa sendiri." ucap Anita.
"Tidak, aku akan membantu mu sayang, Pegang infus ini, Aku akan menggendong mu." ucap Aditya.
Aditya mengangkat tubuh Anita dan membawa masuk kedalam kamar mandi. Dengan telaten Aditya memandikan Anita. Setelah selesai, Aditya membawa kembali Anita ke ranjang.
Beberapa menit kemudian, Dokter datang untuk memeriksa keadaan Anita.
"Selamat pagi Nyonya. Bagaimana, Apakah sudah merasa lebih baik?" tanya Dokter.
"Ya .." ucap Anita sedikit takut dengan Dokter.
Setelah itu Dokter memeriksa Anita. Di lihat nya Anita sudah lebih baik, doykter pun menyarankan agar segera membawa Anita ke dokter psikiater.
"Baiklah Dok...Kapan kira kira saya bisa bertemu dokter itu?" tanya Aditya.
"Nanti siang bisa, saya akan menghubungi Dokter Risa jika anda ingin segera ke sana." ucap Dokter.
"Baik dok, saya akan segera ke dokter risa. Saya ingin istri saya lekas sembuh." ucap Aditya.
"Baiklah saya akan memberi tahukannya. dan ini alamat Dokter Risa Tian." ucap Dokter memberikan alamat.
"Baiklah terimakasih Dok." ucap Aditya.
Dokter itu pun pergi untuk memeriksa pasien lainnya. Sedangkan Aditya mengurus administrasi dan setelah itu membawa Anita pergi ke Dokter Risa.
.
.
__ADS_1
.
.
Sedangkan di tempat lain.
Albert sedang sibuk mengurus kantor dan memberikan pelajaran kepada perusahaan ayah Jesika.
Albert membuat perusahaan ayah Jesika kalang kabut, karena sistem ke amanan data perusahaan di bobol oleh seseorang yang tak lain adalah Albert. Albert meminta bantuan kepada rekan nya ahli IT untuk melancarkan niat nya.
Sedangkan untuk Jesika. Albert menyebarkan beberapa vidio vidio porn* Jesika yang sedang bersetubuh dengan banyak laki laki setiap hari nya.
Kini nama Jesika langsung menjadi tranding topik di Medsos. Banyak yang menghujat, menghina dan masih banyak lainnya.
"Kurang ajar. Siapa yang menyebar vidio itu, Aaahhkkk....." ucap Jesika mengacak acak rambutnya.
Saat dia pusing, hp nya berdering tanda ada yang menelevon.
"Papa...." ucap Jesika dalam hati
"Ada apa pa?" tanya Jesika.
"Nak perusahaan sedang kacau, ada yang membobol data perusahaan, ayah tidak tahu harus bagaimana. Bisa bisa ayah benar benar bangkrut. Cepat lah pulang sekarang juga." ucap Papa Jesika.
"Tapi pa... Jesika juga memiliki masalah dengan adanya berita di Medsos yang menampilkan vidio ku yang sedang bermain." ucap Jesika.
"Bodoh... Kenapa bisa seperti itu, Papa tidak mau tahu sekarang pulang temani Mama di rumah dia butuh diri mu." ucap Papa Jesika.
Jesika mau tidak mau harus pulang, karena ini menyangkut keluarga nya. Jika sampai keluarga nya bangkrut bisa bisa ia hidup di jalanan. Dan untuk karir nya menjadi model, Jesika sudah di pastikan citra nya akan buruk dan hancur dan mungkin agensinya tidak akan menerima nya lagi sebagai model.
.
.
.
.
Selamat membaca.
__ADS_1
Jangan lupa like and komen