Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
Daddy muda


__ADS_3

Aditya mengantar vino pergi kesekolah. sampai di depan pintu gerbang sekolah Aditya memberhentikan mobilnya dan berbicara kepada Alvino.


"belajar sungguh-sungguh jangan mengecewakan papi." ucap Aditya mengelus rambut vino.


"ya papi." ucap Alvino.


"mana cium manisnya untuk papi." tanya Aditya.


"emmmuach." Alvino mencium pipi Aditya.


"vino sekolah dulu papi." ucap Alvino keluar dari mobil


"baiklah hati hati. jangan lupa nanti makan." ucap Aditya mengingatkan putranya.


oke papi." ucap alvino.


setelah melihat putranya sudah hilang dari pandangan nya Aditya melajukan mobilnya kekantor untuk bekerja.


tiba di kantor. Albert menunggu Aditya di lobi, saat melihat Aditya dia menghampiri nya.


"kau baru datang." tanya Albert.


"ya.." ucap Aditya berjalan memasuki kantor dan Albert mengekori nya.


"pagi presdir, pagi pa Albert." para karyawan menyapa.


"em." ucap Albert singkat sedangkan Aditya cuek saja tanpa membalas sapaan mereka.


mereka memasuki lift menuju lantai dimana dia bekerja.


"tumben kau agak siang berangkatnya." tanya Albert.


"aku mengantarkan vino putra ku kesekolah dulu." ucap Aditya sambil berjalan.

__ADS_1


"wah..wah ..wah...sekarang kau sudah menjadi Daddy muda ya." ucap Albert. "tampak nya aku akan mempunyai keponakan baru sekarang dan di panggil paman ha...ha...ha..." ucap nya lagi sambil tertawa.


"kau sungguh berisik." ucap Aditya. "kerja sana jangan menggangguku." ucapnya lagi mengusir.


oke oke aku akan bekerja aku tidak ingin merusak mood Daddy muda." ucap Albert meninggalkan Aditya. sedangkan Aditya mendengus kesal.


Aditya masuk keruang kerja nya mendudukkan tubuhnya di kursi kebesarannya. dan mulai mengerjakan tugasnya...


"huuh...banyak sekali pekerjaan ku." ucap aditya..


" tapi nanti siang aku sudah harus mengurus surat surat untuk pernikahan ku terlebih dahalu." ucapnya lagi


"hah...tapi kenapa pekerjaan ku sangat menumpuk sialan." ucap Aditya kesal


"aku ingin pulang saja dan menemani Anita." Aditya membenturkan kepala nya di meja.


karena tak ingin menunda Nunda waktu Aditya mengerjakan tugasnya agar cepat selesai..namun tiba tiba dia memiliki ide agar urusan nya dan pekerjaannya selesai bersamaan.aditya mengambil hp nya dan menghubungi Albert.


"ya..ada apa." tanya Albert di seberang televon


"kemarilah aku ingin meminta bantuan mu." ucap Aditya menelevon Albert.


"ada apa." tanya Albert santai.


"tidak usah banyak tanya cepat lah kesini." ucap Aditya dan mematikan telvon nya.


Albert keluar dari ruangan nya menuju ruang kerja Aditya tak ingin menunggu lama dan membuat Daddy muda itu marah.


ckleeek.


"ada apa kau memanggil ku saat masih jam kerja." ucap Albert berjalan masuk dan duduk di kursi.


"aku minta bantuan mu."ucap Aditya.

__ADS_1


"apa." tanya Albert.


"tolong uruskan surat surat untuk membuat akta nikah dan surat nikah. dan aku ingin satu hari ini selesai." ucap aditya.


"kamu mau menikah." tanya Albert.


"ya." ucap Aditya.


"dan kau menyuruh ku mengurusnya dan harus selesai hari ini." tanya Albert.


"ya." jawab aditya.


"kau gila pekerjaan ku sangat menumpuk..bagai mana aku bisa mengurus urusan mu itu." ucap Albert.


"aku tidak mau tau pokoknya hari ini aku sudah harus menerima nya." ucap aditya.


"haaaah.." Albert mendesah pasrah. menolak pun tidak akan bisa karena Aditya sangat keras kepala.


"baiklah baiklah." ucap Albert


"tapi jangan lupa bonus buat ku." ucapnya lagi.


"kau tidak usah khawatir aku akan memberikan mu bonus malam ini." ucap Aditya menyeringai.


melihat senyum aneh aditya Albert menjadi merinding fikirnya apa yang akan di lakukannya.


"aku pergi dulu." ucap Albert meninggalkan Aditya.


"ya pergi lah." ucap Aditya melanjutkan pekerjaannya.


selamat membaca 🤗🤗🤗🤗🤗.


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2