
Aditya pergi ke kantor dengan di antar oleh supir nya. sesampai nya di kantor Aditya turun dan berjalan namun tiba tiba matanya menangkap seorang wanita cantik berdiri tak jauh dari nya.
"kenapa dia ada di sini." ucap Aditya dalam hati
Jesika yang melihat Aditya langsung berjalan menemui nya.
"hai sayang." ucap Jesika tak tahu malu menggelayut di lengan Aditya.
"apaan sih lepas gak.." ucap Aditya melepas pelukan Jesika.
"gak aku gak akan lepasin kamu lagi sekarang. aku masih sayang sama kamu dit." ucap jesika
"lepasin... apa kamu tidak malu semua nya menatap kita." ucap Aditya.
"kenapa aku malu kita ini sudah bertunangan." ucap jesika
"apa tunangan....!! apakah kamu sedang bermimpi." tanya Aditya.
"tidak." jawab Jesika
"aku ini memang masih tunangan mu dit lihat." ucap Jesika memperlihatkan cincin di jari manisnya
"mimpi lah kita ini sudah tidak memiliki hubungan apa pun lagi. ingat ya...aku sudah tidak memiliki sedikit pun rasa dengan mu Jesika Iskandar." ucap Aditya meraih tangan Jesika dan mengambil cincin di jari Jesika dan membuang nya.
setelah itu Aditya pergi meninggalkan Jesika yang terus menatap punggung aditya. hingga menghilang.
"heh ...terserah kau terus menolak ku. namun aku akan tetap terus menganggu mu sampai kau menjadi milikku." ucap Jesika pergi meninggal kan kantor Aditya.
siang hari Anita menjemput putra nya di sekolah dengan di antar oleh supir
"mari nyonya muda saya antar." ucap pak supir.
"baik." ucap Anita masuk kedalam mobil.
di perjalanan Anita memandang keluar jendela. di lihatnya banyak orang berlalu lalang. setelah Anita sampai di sekolahan vino dia menunggu putra nya keluar dari gerbang sekolah.
__ADS_1
di lihatnya putranya keluar bersama dengan teman temannya Anita keluar dari dalam mobil dan menghampirinya.
"sayang..." ucap Anita memanggil vino.
"mami." ucap vino tak percaya.
setelah Anita mendekat vino tetap memandang mami nya dengan seksama.
"benalkah ini mami." tanya Alvino.
"tentu sayang ini mami mu." ucap Anita.
vino sungguh sangat bahagia mami nya menjemput nya pulang sekolah. ya biasa nya Alvino hanya di jemput oleh supirnya.
"apakah kamu senang mami jemput sayang." tanya Anita.
"tentu mami." ucap Alvino.
"baiklah ayo kita pulang." ucap Anita.
mereka berdua menuju mobil dimana supir masih menunggu nya.
"ayo pak kita pulang." ucap Anita.
"baik nyonya muda." ucap sopir.
sopir itu akhirnya menjalan kan mobil nya di perjalanan tak henti henti nya Alvino bercerita tentang kegiatan belajar nya hari ini.
sampai di sebuah tempat penjual jajanan Alvino meminta untuk membelikan nya makanan.
"mi aku mau beli jajanan di situ." tunjuk Alvino.
"em..tapi..." ucap Anita.
"vino sering kok jajan di sini..ya kan pak." ucap Alvino.
__ADS_1
"benar nyonya muda, tuan kecil memang sering jajan di sini bersama saya." ucap pak supir merasa bersalah.
"em..tidak apa apa asal kan vino suka saya tidak mempermasalahkan kok pak dan jangan merasa bersalah seperti itu." ucap anita
"apakah kamu mau sayang " tanya Anita.
"em..." ucap Alvino mengangguk.
"baik lah ayo." ucap Anita
pak supir membantu membuka kan pintu untuk Anita.
"silahkan nyonya muda." ucap pak supir dan di balas anggukan..
setelah Anita dan Alvino keluar dari mobil pak supir menawarkan diri nya untuk mengantar kan mereka berdua mencari jajanan
"nyonya muda biar saya temani anda dan tuan kecil." ucap pak supir.
"tidak usah. bapak disini saja biar aku dan vino mencarinya sendiri." ucap Anita.
"tapi nyonya...." ucap pak supir.
"sudah lah kami pergi dulu. tunggu kami di sini ya." ucap Anita menggandeng tangan vino..
mereka berjalan jalan mencari makanan apa yang di sukai putra nya. setelah mengetahui jenis makanan makanan membuat Anita ingin mencicipi semua apalagi sekarang dia sedang hamil, ingin nya hanya makan makan dan makan.
"ma vino mau itu." ucap vino menunjuk.
"baik lah ayo." ucap Anita.
setelah mereka cukup lama menikmati jajanan. namun tiba tiba di tabrakan dengan seorang laki laki.
bruuuk..
selamat membaca 🤗🤗🤗
__ADS_1
jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏