Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
episode 33


__ADS_3

Aditya yang penasaran kenapa kedua orang tua nya dan Hanna di rumah sakit pun bertanya.


"Kenapa kalian ada disini.?" ucap aditya. " Aku lihat tidak terjadi sesuatu dengan kalian, memang siapa yang sedang di rawat.?" ucapnya lagi.


Hanna yang mendengar masih menangis di pelukan Albert.


"Apa yang terjadi ?" tanya Albert pada Hanna.


"Nita...Nita yang kecelakaan." ucap Hanna pelan tapi masih di dengar Aditya.


"Siapa yang kecelakaan ?." ucap Aditya mendekati Hanna, "Bilang sekali lagi siapa ?" ucap nya lagi.


"Nita dit anita." ucap Hanna menangis sesegukan.


Aditya yang mendengar tubuhnya langsung lemas mendengar wanita yang sangat dicintainya mengalami kecelakaan.


"Dimana dia sekarang ?." ucap Aditya panik


"Dia sedang ada di rawat di kamar ini." ucap Om adi papa Hanna.


Aditya yang mendengar langsung berjalan menuju kamar rawat Anita. Tapi sebelum itu Aditya di cegah oleh mama nya .


"Kamu mau kemana ?" tanya mama Laras

__ADS_1


"Aku ingin masuk mah, Adit ingin melihat keadaannya." ucap Adit panik.


"Tenang lah dokter sudah memberikan perawatan yang terbaik untuk nya. Kita hanya menunggu waktu dirinya untuk sadar. Dan dokter berpesan untuk saat ini Anita belum bisa untuk di jenguk." ucap mama Laras.


"Tapi aku khawatir dengan keadaannya ma." ucap Aditya.


"Mama tahu, tapi cobalah untuk twnang dit." ucap mama laras mengupas lengan Aditya.


Kedua orang tua Hanna dan orang tua Aditya yang melihat anak anak mereka sungguh tidak mengerti apalagi papa adi. Ternyata selama ini laki laki yang di cintai putri nya adalah Albert bukan aditya.


Karena waktu sudah larut malam kedua orang tua mereka pamit untuk pulang. Sedangkan Aditya Albert dan Hanna mereka tinggal di rumah sakit menunggu dan menjaga Anita.


Pagi harinya mereka bertiga masih setia menunggu di kursi depan ruangan Anita.


Seorang dokter dan perawat memasuki ruangan anita dan setelah selesai memeriksa dokter itu pun keluar dari kamar itu.


"Keadaannya sudah lebih baik tinggal kita menunggu pasien sadar tuan." ucap dokter.


"Apakah saya bisa melihatnya dok ?" tanya aditya berharap.


"Bisa, tapi saya sarankan untuk bergantian saja karena takut mengganggu pasien istirahat." ucap dokter.


"Baik dok terimakasih." ucap aditya dan dokter itu pun pergi meninggalkan mereka bertiga.

__ADS_1


"Biarkan Hanna dulu yang melihat Anita dit. Setelah itu aku akan mengantarkannya pulang." ucap Albert.


"Baiklah." ucap Aditya


Hanna berjalan masuk ke dalam kamar dimana Anita sedang di rawat, di lihatnya sahabatnya sedang berbaring di atas tempat tidur dengan selang yang menempel di tubuhnya.


"Maafkan aku Anita...maafkan aku." ucap Hanna menangis sambil menggenggam tangan Anita.


"Cepatlah sadar aku ingin kita berkumpul dan mengobrol seperti biasanya lagi." ucap Hanna.


Setelah melihat anita hati hanna twrasa lega dan ia pun pamit kepada anita walaupun anita tidak meresponnya.


"Baiklah aku pulang dulu ya. Nanti akan ada yang menemani mu disini, dia orang yang sangat mencintai mu anita." ucap Hanna mengusap air matanya dan pergi keluar.


"Aku akan mengantar mu pulang. Istirahatlah di rumah biar Adit yang menjaga Anita." ucap Albert kepada Hanna .


"Baiklah, aku titip Anita kepada mu jaga dia baik baik dit." ucap Hanna kepada Aditya.


"Em..pulanglah, aku akan disini untuk menemaninya." ucap Aditya kepada Hanna . "Dan urusan kantor aku serahkan kepada mu al." ucapnya lagi kepada Albert dan di anggugi oleh albert.


"Baiklah kami pulang duluan." ucap Hanna dan Albert pergi meninggalkan Aditya.


Setelah mereka berdua pulang kini tinggal Aditya sendiri yang ada disana. Aditya masuk kekamar dimana pujaan hatinya sedang di rawat. Dilihatnya wanita yang sangat di cintainya sedang berbaring di atas ranjang dengan banyak selang yang menempel di tubuhnya. Hati aditya rasanya sungguh ngilu, tak di sadarinya airmata nya pun menetes dipipinya.

__ADS_1


Selamat membaca 🤗


Jangan lupa like and komen


__ADS_2