Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
BAB 67


__ADS_3

Aditya terus khawatir tentang keadaan anita, ia selalu uring uringan karena perjalanan nya terasa lamban dan hal itu membuat semuanya kena semprot ocehan Aditya.


Berbeda dengan Anita. Anita sangat takut karena sekarang Dion sudah menindih tubuh Anita yang sedang mengandung.


"Jangan sentuh aku." teriak Anita.


"Kenapa sayang? Aku hanya ingin mengingatkan mu tentang sentuhan ku." ucap Dion.


"Tidak, aku mohon jangan sentuh aku." ucap Anita terus memohon, namun Dion seakan tuli tentang permohonan Anita.


Dion melepas semua pakaian Anita hingga tersisa pembungkus berbentuk kacamata dan segitiga menutup bagian tubuhnya.


Anita menangis. Ia berharap ada yang akan menolongnya.


Dion menyentuh tubuh Anita, tangan Dion bergerilya ke tubuh Anita. Sedangkan air mata Anita terus mengalir keluar dari matanya.


"Aku mohon lepaskan aku." ucap Anita dengan suara paraunya.


"Nikmati saja permainan ku sayang. Dan ingat semua sentuhan ku agar kamu bisa mngingat diriku." ucap Dion mencum*u Anita.


Entah sejak kapan tubuh mereka berdua sudah tanpa pakaian.

__ADS_1


Cumbu*n Dion seakan mengingatkan sesuatu yang pernah ia lupakan. Sebuah ingatan terus berputar seperti kaset di otak Anita, satu persatu yang pernah ia lupakan akhirnya ia ingat tentang siapa Dion dan siapa dirinya.


Tiba tiba sesuatu benda tumpul masuk ke dalam inti Anita.


"Aaaaaah...." jerit Anita.


"Ayo kita nikmati sayang." ucap Dion memompa.


"Lepaskan aku Dion, aku benci diri mu." ucap Anita meronta.


Namun karena tenaganya tidak sebanding dengan Dion, Anita hanya bisa menangis dan memohon untuk di lepaskan. Sedangkan Dion masih asyik menikmati tubuh anita uang ada di bawahnya.


"Kamu masih saja terasa nikmat sayang. Aku tidak akan melepasakanmu." ucap Dion masih dengan kegiatannya.


"Jangan munafik sayang, aku tahu kamu pasti mencintai ku. Dan apakah setelah aku menyenyuhmu suami mu itu akan mau menerima diri mu, mungkin ia akan merasa jijik dengan tubuhmu ini. Jadi terima saja sayang, kau akan tetap menjadi milik ku." ucap Dion terus menerus memompa.


Anita yang mendengar ucapan Dion terus menangis. Ia mengingat tentang Aditya, apakah setelah tahu ia sudah di sentuh laki laki lain Aditya masih akan menerimanya.


"Maafkan aku sayang."ucap Anita dalam hati.


Berbeda dengan Aditya sekarang ini. Ia sudah tertipu, ternyata cincin yang Anita pakai sudah di buang oleh Dion saat Anita di bawa olehnya. Dion tidak terima melihat Anita memakai cincin selain pemberian nya, dan akhirnya sekarang ini Aditya tidak mengetahui keberadaan Anita.

__ADS_1


"Aaaakkhh." Aditya mengusap wajahnya kasar.


"Kita tertipu dit, dan sekarang kita tidak memiliki petunjuk dimana anita berada." ucap Albert.


"Dimana kamu sekarang sayang." ucap Aditya duduk di jalan tak berdaya sambil menyandarkan tubuhnya di mobil.


"Dit.." ucap Albert tak tega melihat Aditya yang kacau.


"Al..Kemana istri ku. Kemana aku harus mencari al ? Apakah istri ku akan baik baik saja? Apakah anak ku akan baik baik saja?" ucap Aditya terus meracau menghawatirkan Anita.


Siapa yang tidak akan menghawatirkan seorang istri yang di culik oleh seseorang dalam keadaan mengandung. Begitupun Aditya yang kacau karena istrinya sedang di culik oleh seorang yang tidak ia ketahui.


.


.


.


.


Selamat membaca

__ADS_1


jangan lupa like and komen.


__ADS_2