Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
menolak membawa bekal


__ADS_3

setelah mereka menyelesaikan makan malamnya Nita membawa Alvino kekamarnya sedangkan Aditya dan papa Antoni pergi keruang kerja ..


"Dit bagaimana hubungan mu papa lihat kalian saling mencintai .apakah kalian akan seperti ini terus." tanya papa Antoni.


"tidak pa Adit akan segera menikahinya..tapi Adit tidak akan menyelenggarakan resepsi, adit hanya akan mendaftar kan saja di kantor catatan sipil.


"baiklah itu terserah kamu yang penting kamu bahagia." ucap papa Antoni. " urus lah secepatnya jangan menunda Nunda." ucap nya lagi.


"baik pa oiya bagaimana dengan Hanna putri om Adi." tanya Aditya.


"oh soal itu papa dan om Adi saling mendukung pilihan kalian masing masing kami hanya ingin anak anak kita bahagia itu sudah cukup. lagian ternyata Hanna tidak mencintai mu dan dia malah mengejar Albert yang kaku itu." ucap papa Antoni.


"bagai mana hubungan mereka." tanya aditya


"entah papa juga tidak tahu tapi sepertinya Hanna selalu mengejar ngejar Albert namun seperti nya Albert tetap cuek kepada Hanna." ucap papa Antoni. " kamu sendiri kan tahu gimana Albert dia sama sekali tidak pernah dekat dengan wanita manapun selain mama mu." ucapnya lagi.


"ya papa benar." ucap Aditya.


"papa mau istirahat sudah malam tidur lah jangan lupa segera urus surat suratnya segera." ucap papa Antoni dan pergi meninggalkan Aditya.


"baik pa." ucap Aditya dan ikut pergi menuju kamarnya. ya...sekarang dia tidur bersama Anita tapi hanya tidur ya tidak dengan lainnya. walauun terkadang Anita memberikannya namun Aditya selalu menolak dengan banyak alasan.


Aditya membuka pintu kamarnya terlihatlah wanita cantik yang sedang tidur di atas ranjang.


Aditya menutup pintu dan menguncinya dan naik ketempat tidur menyusul Anita..di belainya wajah cantik Anita .


"aku mencintai mu." ucap Aditya sambil mengecup kening Anita. " selamat malam." ucapnya lagi dan memejamkan matanya menyusul mimpi indah Anita.


pagi hari terdengar suara pintu di gedor gedor ya siapa lagi kalau bukan Alvino


"papi..mami.....dor...dor...dor." Alvino berteriak sambil menggedor pintu karena tak kunjung di buka.

__ADS_1


sedang kan dua insan yang sedang tidur sambil berpelukan kaget dan membuka matanya.


"siapa sih." ucap aditya


"papi...mami....buka pintunya." teriak Alvino.


mendengar suara yang tak asing Aditya cepat cepat turun dari ranjang dan membuka pintu.


di lihat nya anak laki laki yang memegang handuk dan baju seragam sekolah.


"ada apa boy." tanya Alvino.


"vino mau sekolah." ucap Alvino.


"terus." ucap Aditya bingung.


"......" vino mengernyit.


mendengar itu aditya tersadar dan melihat jam di dinding ternyata cukup siang fikirnya pantas saja putra nya mengganggunya tidur.


"ayo papi mandiin." ajak aditya.


Aditya memandikan Alvino dan mendandani nya sehingga sekarang Alvino nampak tampan dengan setelan baju sekolahnya.



"kau memang tampan putra ku." ucap Anita yang tiba tiba datang terus menciumi wajah Alvino.


"mi hentikan ...nanti vino tidak tampan lagi." ucap vino menolak ciuman maminya.


"apakah menurut mu kamu ini tampan." ucap Anita mencubit pipi Alvino.

__ADS_1


"sakit mami...vino ini memang tampan seperti papi." ucap alvino


"kau benar boy putra papi pasti tampan seperti papi nya. " ucap Aditya bangga karena putra nya mengatakan dia tampan.


"sudah ayo papi antarkan sekolah sekalian papi berangkat kerja." ajak aditya menggendong Alvino.


mereka bertiga menuruni tangga.


"tidak sarapan dulu." tanya mama Laras.


"tidak ma Adit sudah terlambat apalagi ini sudah waktunya vino sekolah takut terlambat juga." ucap Aditya.


"tapi cucu Oma kan belum sarapan." ucap mama Laras.


"vino makan di kantin sekolah saja Oma." ucap Alvino.


"Oma bawakan bekal ya sayang." ucap mama Laras ..


"no...vino gak mau bawa bekal malu vino ini kan sudah besal ." ucap vino.


"kenapa malu." tanya mama penasaran.


"iya kenapa malu sayang." ucap papa Antoni.


"kalena disana banyak cewe cewe yang akan mempelhatikan vino kalau vino bawa bekal, itu sungguh membuat vino malu, vino ini sudah besal Oma bukan anak kecil lagi jadi vino gak mau bawa bekal" ucap vino


dan ucapan Vino itu berhasil membuat mereka semua tertawa


selamat membaca 🤗🤗🤗


Jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2