
Hanna dan Reno cuek terhadap Albert. Reno memesan makanan untuk Hanna dan dirinya.
Makanan pum tersaji di meja mereka tanpa memesankan makanan untuk Albert. Albert yang melihat sangat kesal apalagi dari tadi pagi dia belum sarapan.
"Untuk ku mana?" tanya Albert.
"Pesan sendiri tuan." ucap Reno enteng.
A"ku akan memakan punya mu." ucap Albert menarik makanan Reno dan memakannya.
Reno dan Hanna saling pandang melihat Albert makan dengan lahap nya.
"Apakah dia kelaparan." batin Hanna.
Saat Albert menikmati makanan nya. dia mendengar kata yang sangat menyebalkan dari mulut Reno.
"Sayang, Sini aku suapin." ucap Reno menarik
Albert yang mendengar langsung tersedak makanan nya.
Uhuuk...Uhuuuk... Albert langsung menyambar minuman milik Hanna.
Albert menatap tajam Reno. Namum reno sama sekali tak memperdulikan tatapan tajam Albert.
"Ayo sini aku suapin Aaaa'." Reno menyodorkan sendok berisi makanan di depan mulut Hanna.
Albert yang melihat wajah nya merah menahan marah.
"Berhenti. Kenapa kalian bermesraan di hadapan ku." ucap Albert kesal.
"Lah kenapa emang nya tuan. kami tidak meminta anda untuk melihat kemesraan kami." ucap Reno santai.
Sedangkan Hanna yang melihat wajah kesal Albert tertawa dalam hati.
"Uuh...sungguh menggemaskan sekali dia." ucap hanna dalm hati.
__ADS_1
"Kau..." geram Albert.
"Ikut aku." menarik tangan Hanna.
Hanna mengikuti tarikan Albert sampai di luar restoran.
"Lepas Al, kau menyakiti ku." ucap Hanna.
Mendengar itu Albert langsung melepaskan tangan Hanna.
"Maafkan aku han, maafkan aku. Apakah sakit?." tanya Albert.
"Em..." Hanna cemberut.
"Maafkan aku sayang." ucap Albert menyesal.
Hanna sangat kaget kala mendengar kata sayang dari bibir Albert.
"What !! sayang..." Aaaa aku sungguh senang sekali. Mimpi apa aku semalam." ucap Hanna dalam hati.
"Ya..." ucap Hanna cuek.
"Ikut aku, ayo masuk." ucap Albert dan membukakan pintu mobil.
Hanna masuk kedalam mobil. dan Albert mengendarai mobil nya menuju suatu tempat.
Sedangkan Reno yang masih di dalam restoran masih setia menikmati minuman kopi yang baru ia pesan..
Beberapa menit kemudian, mereka berdua telah sampai di taman
"Ayo." ucap Albert.
Albert memegang tangan Hanna membawanya pergi menuju kursi yang ada di taman.
Hanna hanya diam duduk di samping Albert.
__ADS_1
"Sayang." ucap Albert.
Hanna menoleh melihat Albert. Albert menghadap dan menangkup pipi Hanna.
"Maaf kan aku karena tidak pernah membalas mu waktu itu. aku menyadari sekarang kalau aku mencintai mu." ucap Albert.
Hanna yang mendengar seakan tidak percaya kalau Albert mencintai nya, sungguh saat ini ia merasa terbang di atas awan yang tinggi.
"Apakah aku mimpi...Albert mengatakan cinta kepadaku..han sadar han, kau pasti sedang bermimpi." ucap hanna dalam hati.
"Sayang.." ucap Albert menyadarkan lamunan Hanna.
"Ah...iya, Apa ?." ucap Hanna.
"Aku mencintai mu." ucap Albert.
"Tapi aku sudah bersama Reno." ucap Hanna.
"Apa!!! tidak, aku tidak akan membiarkan Reno memiliki mu. Akan ku bunuh dia jika dia berani mengambil mu dari ku." ucap Albert.
"Ha...apa membunuh. Oh no...jika itu sampai terjadi bakal mampus tu reno." ucap Hanna dalm hati.
"Kau apa apaan sih kenapa main bunuh saja." ucap Hanna kesal.
"Itu karena aku tidak suka dia dekat dengan mu." ucap Albert.
"Kenapa? Aku dengan siapa terserah aku Al." ucap Hanna.
"Tidak..Kau hanya milik ku, Jadi tidak boleh ada yang dekat dengan mu selain aku." ucap Albert.
Albert menarik tengkuk Hanna dan mencium bibir Hanna dan Melu**t nya, Menyes*p. Melihat Hanna hanya bengong, Albert menggigit bibir Hanna dan terbukalah mulut Hanna. Tak di sia siakan oleh Albert lidahnya ia masukkan mengobrak abrik ringga mulut Hanna.
Hanna yang merasakan bibirnya di cium oleh orang yang di cintai nya akhirnya membalas ciuman itu. Kini mereka saling Melu**t, menyes*p dan membelit dsaling beradu lidah.
Selamat membaca.
__ADS_1
Jangan lupa Like and komen.