Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
episode 50


__ADS_3

"opa Oma mana mami dan papi kenapa belum datang." tanya vino.


"em....BI bisa panggil kan Aditya." ucap papa Antoni.


"baik tuan." ucap bibi.


bibi berjalan menuju kamar tuan muda nya, sampai di depan pintu kamar Aditya. dia pun mengetuk pintu itu namun tidak ada sahutan dari dalam, berulang ulang bibi terus mengetuk dan memanggil namun tetap tidak ada sahutan akhirnya bibi pun kembali untuk memberitahukan kepada tuan Antoni.


"tuan muda seperti nya tidak ikut untuk sarapan tuan." ucap bibi.


"kenapa." tanya papa Antoni.


"tuan muda tidak menyahut saat saya memanggil nya tuan." ucap bibi.


papa Antoni melihat ke arah mama Laras dan mereka pun menyadari kenapa putra nya tidak bisa ikut sarapan.


"apa terjadi sesuatu dengan papi dan mami opa." tanya vino.


"eheem." papa Antoni berdehem.


" sepertinya papa sedang kelelahan jadi dia belum bisa ikut sarapan. ayo vino sarapan breng Oma opa dan nenek uyut mu." ucap opa.


"bukan kah vino mau sekolah kalau nunggu papi dan mami nanti vino terlambat sekolah." ucap mami Laras sambil mengelus rambut vino.


"baik Oma." ucap vino.


setelah mereka sarapan papa Antoni berangkat ke kantor.sedangkan vino berangkat ke sekolah di antar oleh supir.

__ADS_1


jam 09 pagi Aditya sudah siap dengan pakaian nya untuk berangkat bekerja. Anita sedang berdiri di depan suami nya memasangkan dasi.


"lihat lah karena ulah mu aku tidak bisa menemani putra mu sarapan." ucap Anita cemberut.


"jangan cemberut begitu dong sayang tambah bikin gemes tau. bagaimana kalau aku tidak jadi pergi ke kantor lagi." ucap Aditya memeluk pinggang Anita sambil menciumi pipinya.


"apaan sih ...nah sudah


.. sekarang berangkat lan ke kantor sana." usir Anita.


"kamu mengusir ku sayang apakah kamu sudah tidak ingin bersama ku." ucap Aditya memasang wajah sedihnya


"apaan sih kaya anak kecil saja.." ucap Anita.


"aku kan memang masih kecil sayang buktinya tiap malam masih minum susu." ucap Aditya sambil memegang dada istrinya.


"baiklah aku berangkat kerja dulu..." ucap aditya mengecup bibir Anita.


"em aku nanti akan menjemput vino boleh kan." ucap Aditya.


"tentu saja boleh sayang, aKu tidak melarang mu menjemput putra kita..bukan kah itu akan membuatnya senang karena mami nya menjemputnya." ucap Aditya.


"baiklah kalau kamu mengijinkan." ucap Anita.


"asalkan di antar oleh supir." ucap Aditya.


"em." ucap Anita mengangguk.

__ADS_1


"aku berangkat ya." ucap Aditya meninggalkan Anita di kamarnya.


Aditya turun kebawah sendirian, di lantai bawah dia bertemu dengan mama Laras..


"baru mau berangkat." tanya mama Laras.


"em.. apakah papa sudah berangkat." tanya Aditya.


"tentu saja papa mu sudah berangkat ini kan sudah jam 09.kamu saja jam segini baru mau berangkat." ucap mama Laras.


"he...he...he... seperti mama tidak tahu saja." ucap Aditya.


"kalau mau begituan malam saja. kasian putra mu lama menunggu mu tadi." ucap mama Laras.


"ya tidak bisa di kontrol ma." ucap Aditya.


"dasar..." ucap mama Laras memukul kepala Aditya.


"sudah pergi sana." usir mama Laras.


"baiklah." ucap Aditya mencium pipi mama nya sedangkan mama nya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putra semata wsyang nya.


selamat membaca 🤗🤗🤗


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏


maaf ya autor bisa nya update malam karena anak autor sedang sakit rewel terus 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2