Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
BAB 83.


__ADS_3

"Sayang maafkan aku ya, terima ya cinta ku." ucap Albert seperti anak kecil.


"Tidak, Aku sudah ada Reno." ucap Hanna.


"Tidak boleh, aku mohon sama aku aja ya. Dia tidak pantas dengan mu." ucap Albert.


"Terus yang pantas buat ku siapa?" ucap Hanna


"Aku.." ucap Albert dengan wajah menggemaskan.


Sungguh Hanna tidak menyangka Albert yang terlihat cool, cuek dan tidak menyenangkan itu berubah seperti kucing yang ingin di sayang majikannya.


Hanna ingin tertawa terbahak bahak melihat tingkah Albert.


"Ya ampun, ingin sekali ku karungin dan ku bawa ke kamar ku." ucap Hanna dalam hati.


"Sayang, terima ya...ya..." ucap Albert.


"Tidak. kau sudah membuat cintaku hilang dalam hati ku." ucap Hanna berdiri dan meninggalkan Albert


"Apa!! jangan...jangan hilangkan cintamu pada ku sayang.." ucap Albert mengejar Hanna.


Hanna menahan tawa melihat ketakutan Albert.


"Mampus kau, enak apa di tolak saat kau mencintai seseorang...Ha...Ha..Ha...akan ku buat kau seperti kucing ingin beranak muter muter ngejar ku." ucap Hanna dalam hati

__ADS_1


"Sayang tunggu." ucap Albert menahan tangan Hanna agar tidak pergi.


"Apa lagi." ucap Hanna


"Jangan tolak aku." ucap Albert menunduk sambil memegang kedua tangan Hanna.


"Tapi..." ucap Hanna.


"Cukup, jangan lanjutkan. Aku akan cemburu jika kau menyebut laki laki ingusan itu." ucap Albert tidak ingim mendengar nama Reno


"Haaah..." Hanna mengehela nafas dan pergi meninggalkan Albert.


"Aku akan mengantar mu." ucap Albert dan Hanna hanya mengangguk menuruti.


Hanna memposting fotonya bersama Reno di status Whatsapp nya. Albert yang melihat sangat kesal cemburu menjadi satu, sampai sampai saat ini dia sedang rapat tidak fokus dengan apa yang di bahas.


Aditya yang melihat tersenyum kecil melihat tingkah Albert yang seperti ingin pergi meninggalkan rapat nya.


"Ada apa dengan mu, Apakah ada yang mengganggu fikiran mu, kau seperti tidak fokus?." ucap Aditya.


"Tidak ada apa apa." ucap Albert sesekali melihat hp nya melihat status Hanna.


"Ah...sial...rapat sialan ini kenapa lama sekali, ku ku jungkir balik kan meja ini agar mereka semua bubar." ucap Albert dalam hati.


"Ah...lama sekali aku sudah tidak tahan." ucap Albert dalam hati.

__ADS_1


Albert berdiri dan hendak pergi.


"Mau kemana?." tanya aditya.


"Mengejar betina yang sedang di pepet jago ingusan." ucap Albert kesal.


Hah....mereka semua yang ada di ruangan itu tidak mengerti maksud yang di ucapkam Albert.


"Ha..Ha..Ha...Mampus kau, Panas kan lo lihat Hanna bersama laki laki lain, Ah..aku juga ikut panas jika mengingat istri ku yang sedang telanj**g." ucap Aditya.


Albert mengemudiakan mobilnya menuju di mana Hanna dan Reno berada. Dengan wajah bersungut sungut dia membayangkan Reno mencium Hanna.


"Tidak...tidak...kalau sampai dia berani mencium bibir wanita ku.. akan ku oplas bibir itu seperti pantat ayam." ucap Albert sendirian.


Albert selalu cemburu jika Hanna dekat dengan Reno. Beberapa menit kemudian Albert tiba di tempat pesta. Ia berjalan masuk mencari wanita nya, dilihatnya Hanna sedang berdansa dengan Reno.


Albert yang melihat, kepala nya rasanya mengepul penuh asap.


Ingin rasanya ku bakar sumur melihat kemesraan mereka. Sial ,bisa bisanya mereka berdansa dan berpelukan seperti itu." ucap albert dalam hati.


Albert berjalan menghampiri Hanna dan menarik tubuh hanna masuk dalam pelukannya.


Selamat membaca.


jangan bosen dengan cerita autor ya.

__ADS_1


__ADS_2