
air mata Anita lolos dari matanya menetes di pipi mulus Anita. hatinya sungguh sakit menerima kenyataan ini. Aditya yang mendengar Anita menangis mendongakkan kepalanya melihat air mata Anita menetes di pipinya.
"jangan menangis sayang." ucap Aditya mengelap air mata anita dengan ibu jarinya.
melihat Aditya memperlakukannya dengan lembut Anita menangis dan memeluk Aditya dengan erat.
Aditya yang merasa tubuhnya di peluk oleh orang yang di cintainya sungguh sangat bahagia, dia memeluk Anita dengan sangat sangat erat takut Anita meninggalkannya.
"jangan pernah menolak ku sayang." ucap Aditya . " aku mencintaimu." ucapnya lagi.
"tapi g bisa dit, aku tidak ingin menyakiti sahabat ku, aku juga tidak ingin membuat om Adi kecewa dengan dengan ku. aku sudah menganggap mereka keluarga ku, aku tidak bisa menyakiti hati mereka semua." ucap Anita dalam hati sambil memeluk erat tubuh Aditya tak ingin melepaskan.
"maafkan aku dit." ucap Anita melepas pelukannya dan beranjak pergi meninggalkan Aditya dengan mata berlinang.
"aku juga mencintaimu dit sungguh sangat mencintaimu." ucapnya berlari.
Aditya yang melihat Anita pergi meninggalkan nya mencoba memanggilnya.
"Anita......." teriak Aditya namun Anita tak memperdulikan Aditya yang terus memanggilnya.
Hanna yang melihat sahabatnya berlari keluar rumah mengikutinya dan melihat Anita memasuki mobil dan melajukannya.
"ada apa dengan Anita." ucap Hanna sendiri.
__ADS_1
"aku akan mengghubunginya aku takut terjadi sesuatu dengannya." ucapnya lagi merogoh hp nya di sakunya.
"hallo Anita kamu dimana." ucap Hanna di telepon.
"maaf kan aku Hanna aku pulang duluan karna ada kepentingan mendadak. bilang sama om Adi aku tidak bisa menghadiri acara ulang tahunnya sampai selesai." ucap Anita dengan suara seraknya karena habis menangis.
"kamu tidak apa apakan." ucap Hanna khawatir mendengar suara Anita yang sedikit aneh menurutnya seperti habis menangis.
"aku baik baik saja Hanna." ucap Anita
karena fikiran nya sedang kacau apalagi sekarang dia sedang bertelevon dengan sahabatnya yang tak lain tunangan orang yang di cintainya membuat dirinya tidak fokus dalam menyetir
hingga sebuah mobil truk melaju dengan kencang dari arah belakang mobil itu terus membunyikan klakson namun tidak di dengarnya dan akhirnya mobil truk itu menabrak mobil Anita dengan sangat kencang karena mobil truk itu mengalami rem blong.
Hanna yang mendengar suara tabrakan dan teriakan Anita langsung kaget dan menjatuhkan hpnya.
om Adi yang melihat Hanna seperti sedang syok menghampiri putrinya.
"ada pa sayang ." ucap Om Adi kepada Hanna. Hanna pun tidak menyahut pertanyaan papanya karena masih sok dengan suara yang di dengarnya tadi.
"sayang ." ucap mama Hanna. menggoyang tubuh Hanna dan kini Hanna pun tersadar.
"ma....pa..."ucap Hanna menangis.
__ADS_1
"ada apa sayang kenapa kau menangis." ucap papa dan mama Hanna..mendengar itu papa dan mama Aditya menghampiri mereka berdua.
"ada apa ini." ucap papa Aditya.
"aku juga tidak tau ton." ucap papa Hanna.. " ada sayang bilang sama papa kenapa kamu menagis." ucap papa Hanna lagi.
"Nita pa ...Nita.." ucap hanna menangis sesegukan.
"ada apa dengan Anita sayang ." ucap mama hanna bingung melihat putrinya menangis.
"Nita sepertinya kecelakaan ma." ucap Hanna memeluk mamanya.
sedangkan semua orang mendengar sangat kaget dengan apa yang di ucapkan Hanna.
"apa kamu serius sayang." tanya mama Hanna.
"hanna tadi sedang menelevon Anita ma. Hanna mendengar teriakan Anita dan suara tabrakan ma." ucap Hanna panik.. " ma ayo kita cari Anita Hanna takut terjadi sesuatu dengan Anita." ucap Hanna..
"baik baiklah ayo kita cari dia." ucap papa Hanna ikut panik. baginya Anita juga adalah putrinya.
setelah membubarkan acara dan meminta maaf kepada semua tamu undangan kini keluarga Hanna dan Aditya pergi ke rumah sakit dimana Anita sekarang berada setelah mendapat televon dari pihak kepolisian.
sedangkan Aditya belum mengetahui jika Anita sekarang sedang berbaring di rumah sakit. seluarga panik sehingga mereka semua melupakan Aditya yang duduk di taman milik keluarga Hanna.
__ADS_1
selamat membaca 🤗