Cinta CEO Untuk Sang Janda

Cinta CEO Untuk Sang Janda
BAB 57


__ADS_3

Sekitar jam 10 pagi, Anita pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungan nya dengan di antar oleh pak Aji.


Anita berjalan memasuki rumah sakit menuju ruang Dokter kandungan. Setelah selesai memeriksa kandungan nya, Anita keluar dari ruangan itu.


Saat dia berjalan pulang, Anita seperti melihat suami nya sedang berjalan bersama seorang wanita.


"Bukankah itu suami ku?" gumam Anita penasaran.


Anita berjalan mengikuti mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh


"Kenapa dia ada di rumah sakit ini? dan siapa wanita itu?" batin Anita.


Anita terus berjalan mengendap endap agar tidak ketahuan. Hingga melihat mereka berdua masuk ke sebuah ruangan milik seorang Dokter. Namun Anita tidak tahu itu ruangan Dokter apa.


"Bukan kah tadi pagi dia katanya sibuk? Apakah yang di maksud sibuk adalah ini?" fikir Anita. "Sibuk karena mengantarkan seorang wanita kerumah sakit. Dan lebih parah nya ia lebih memilih mengantar wanita lain dari pada diri ku istrinya sendiri." ucap Anita membekap mulut nya dengan kedua tangannya.


Karena masih penasaran Anita mencoba mengintip dan membuka pintu itu sedikit.


"Ha.." Anita menutup mulutnya. "Wanita itu! Bukan kah dia wanita yang saat itu di kantor sedang berpelukan bersama suami ku." batin Anita


"Tidak mungkin...Tidak mungkin." Anita berlari kecil meninggal kan tempat itu.


Anita keluar dari rumah sakit menuju mobil nya, dan masuk ke dalam. Pak Aji yang melihat hanya diam saja.


Setelah keluar dari rumah sakit itu Anita hanya diam dan tidak ingin berbicara. Di kepala nya hanya ada gambaran dimana suami nya lebih memperdulikan wanita lain ketimbang dirinya.

__ADS_1


"Nyonya." panggil pak Aji.


"........" Anita diam tak menyahut dan hanya memandang keluar dari jendela mobil.


"Ada apa dengan Nyonya? Apakah ada sesuatu dalam pemeriksaan tadi sehingga dia menjadi murung." batin pak Aji.


Airmata Anita tiba tiba menetes dengan sendirin nya, dan hal itu di ketahui oleh pak Aji.


"Kenapa Nyonya menangis? Sebenarnya apa yang terjadi?" ucap pak Aji dalam hati.


Beberapa menit kemudian. Anita telah sampai di rumah, masuk tanpa memperdulikan orang lain. Fikiran nya melayang kepada suami yang tercinta nya.


"Siapa wanita itu? Apakah dia selingkuhan suami ku? Apakah suami ku sudah tidak mencintai ku karena aku gendut? Dan dia mencari wanita yang lebih sexy dari ku." ucap Anita dalam hati.


Mama Laras yang melihat Anita tak seperti biasanya bertanya kepada pak Aji.


"Entah nyonya, saya juga tidak tahu. Saat Nyonya muda keluar dari rumah sakit, Nyonya muda nampak murung. Dan tadi di mobil nyonya muda juga menangis." jelas pak Aji


"Ada apa dengan nya?" fikir Mama Laras sedikit bingung.


"Apakah terjadi sesuatu dengan bayi nya." batin Mama Laras.


"Aku akan tanya saja sama dia. Oh iya, trimakasih ya pak tadi sudah mengantarkan menantu saya." ucap Mama Laras.


"Itu sudah tugas saya Nyonya besar." ucap pak Aji.

__ADS_1


"Naiklah saya ke atas dulu mau melihat Anita." ucap Mama Laras.


"Baik Nyonya." ucap pak Aji.


Pak aji tetap berdiri di sana sampai Nyonya besar nya itu menghilang dari pandangan nya.


Sedangkan Mama Laras berjalan menuju kamar Anita. Di buka nya pintu dengan pelan, saat itu pandangan matanya menangkap seorang wanita yang sedang duduk di atas kasur sambil termenung.


Mama Laras berjalan mendekati Anita.


"Anita." panggil Mama Laras.


Namun Anita tetap diam, melamun. Mama Laras mencoba memanggil nya kembali


"Anita." panggil mama Laras lagi sambil menggoyang bahu anita.


"Hah...." Anita kaget dan tersadar dalam lamunan nya.


.


.


.


selamat membaca 🤗🤗

__ADS_1


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏


__ADS_2