
Setelah pak Edi berjumpa dengan Rizal, iya pun meminta Rizal untuk makan malam di rumah nya dengan membawa ibu nya.
Semenjak papa Rizal meninggal , dia hanya tinggal bersama ibu nya.
Sore itu di kediaman Zahra..
Tok tok tok
"assalamualaykum " ucap Rizal
"waalaikumsalam " eh ada tuan Rizal dan nyonya kata bibi sambil membuka pintu , dan mempersilahkan Rizal dan ibu nya untuk masuk.
Bu Erni pun keluar dari dapur menuju ruang tamu. yang disana sudah ada Rizal dan ibu nya
" apa kabar jeng"? tanya bu Erni
" baik , jeng apa kabar? ucap bu Yani
Bu Yani adalah ibu nya Rizal
" suami jeng sama Zahra mana? tnya bu Yani
" suami saya masih di ruang kerja ,dan Zahra masih di salon nya
sebentar ya biar saya panggil suami saya .
Bu Erni pun beranjak pergi menuju ruang kerja suami nya.
" pa , itu Rizal sama ibunya sudah datang, papa kok masih disini?
"iya ma, ini sudah siap, papa kan harus memantau perkembangan masalah ini ma" ucap pak Edi
" iya ya pa, semoga masalah ini cepat selesai, " kata bu Erni
" aamiin" ucap mereka serentak
" ya udah mama temuin mereka dulu papa mau beres beres." kata pak Edi
__ADS_1
" iya pa, tapi jngan lama lama gx sopan loh" sahut bu Erni sambil pergi meninggal kan suami nya.
Ketika bu Erni berjalan menuju ruang tamu. dia melihat Zahra sudah ada di sana duduk bersama mereka.
" anak mama sudah pulang"? ucap bu Erni
" iya mah, tadi baru sampai" ucap Zahra sambil menyalam tangan ibu nya.
" kamu sudah beri salam sama mama nya Rizal nak?" kata bu Erni
" udah dong mah" sahut Zahra sambil tersenyum
" mah , ibu , Ral , Zahra pamit dulu mau ke kamar "
"iya sayang jngan lama lama ya, nnti nak Rizal nya bosan " ucap bu Erni yg di sambut senyum oleh mereka.
Zahra pun meninggalkan ruang tamu menuju kamar nya. untuk segera membersihkan diri .
Selesai membersihkan diri dan sholat ashar Zahra pun duduk di meja rias nya.
" kira kira Rizal dan ibu nya mau ngapain ya? gak biasa nya Rizal datang membawa ibu nya." batin Zahra
dia melihat papa dan mama nya sudah berada di sana.
" mah pa , lagi bicara tentang apa ? kayak nya kok serius banget? ucap Zahra sedikit heran melihat kedua orang tua nya berbicara serius dengan Rizal.
" mari duduk sini, ada yang mau papa dan mama sampaikan" ucap bu Erni sambil mengelus sofa di sebelah nya.
Zahra pun duduk di samping ibu nya
" jadi gini Zahra ,kedatangan nak Rizal ini ingin meminang mu untuk di jadikan istri nya." ucap pak Edi
Dengan terkejut Zahra pun membulatkan mata nya melihat Rizal.
Melihat reaksi itu membuat bu Yani pun bertanya.
" apa nak Zahra tidak tau maksud dari kedatangan kami ini? tanya bu Yani
__ADS_1
"maaf bu, saya hanya sedikit terkejut saja, karna Rizal gak cerita ke saya sebelum nya" ucap Zahra bingung
" maaf kan anak kami ini jeng , dia memang sedikit pelupa, padahal kan nak Rizal sudah cerita seminggu yang lalu " ucap bu Erni dengan santai nya.
Zahra makin bingung , apa sebenarnya yang di rencanakan kedua orang tua nya . mengapa mereka tidak bercerita tentang ini? batin Zahra bertanya tanya
" nak, apa kamu baik baik saja", ucap bu Yani yang melihat Zahra termenung.
" saya baik baik saja bu" kata Zahra tersadar dari lamunan nya
" oh ya, apa nak Zahra menerima lamaran dari Rizal? " tanya bu Yani to the poin
" aku jawab apa ya"? batin Zahra bingung atas pertanyaan bu Yani menurut nya dia dan Rizal hanya lah sebatas teman,
" nak , knapa melamun? ucap bu Yani
eh... Zahra sedikit terkejut merasakan ada yg memegang tangan nya.
"jadi apa nak Zahra menerima lamaran Rizal?" bu Yani kembali bertanya.
"mmmm.. iya bu, tapi..." jawab Zahra singkat
Alhamdulillaah ucap Rizal ,bu Erni dan pak Edi secara bersamaan
dan disambut senyuman oleh Rizal dan ibu nya.
Seketika bu Yani merasa aneh dengan jawaban Zahra yang tergantung itu. namun karna anak nya terlalu bersemangat dia pun mengabaikan nya.
"Tapi aku tidak mencintai nya, bagai mana ini? oh ...jalan cinta ku apakah harus seperti ini? apakah aku harus menikah dengan lelaki yang tidak aku cintai? apakah ini sudah di rencanakan mereka? knpa harus seperti ini... " batin Zahra
.
.
.
..
__ADS_1
like dan komen ya...😊😊😊