
Sudah seminggu berlalu hari ini bu Erni pulang dari rumah kakak nya. Siang itu Zahra tidak kekantor ia akan menjemput bu Erni di bandara.
Dengan menaiki mobil almarhum suami nya Zahra pun bergegas ke bandara. Namun baru saja Zahra menginjak pedal gas ponsel Zahra berdering.
ddrrttt...ddrrttt..ddrrttt...
Zahra segera melihat ponsel nya.
"Adit,, kenapa di memelepon ku , bukan kah dia sedang sibuk?" ucap Zahra
ia pun langsung memencet tombol hijau .
" Assalamualaykum ,, "ucap Zahra
"Waalaykumsayang" ucap Adit
" Udah deh siang yang panas ini kamu jangan mulai gombal deh" ucap Zahra
" Hehehehe,,, kamu lagi dimana Ra? kedengaran nya kayak lagi dijalan?" ucap Adit.
"Iya,, aku mau kebandara menjemput mama " ucap Zahra
" Apa,,, kenapa kamu enggak mengajak ku" ucap Adit
" Bukan kah siang ini kamu sibuk?" ucap Zahra
" Iya sih,,, mmmm ya udah deh kamu hati hati di jalan ya " ucap Adit
"Iya aku aka berhati hati menyetir " ucap Zahra
"Sampai kan salam ku buat calon mertua " ucap Adit
" Hmmmmm,," jawab Zahra
" Se you.." ucap Adit
"Se you to.." ucap Zahra
Sambungan telepon itu pun telah usai, Zahra kembali fokus melihat jalanan .
Sampai lah Zahra di bandara ,ia langsung turun dari mobil nya untuk mencari keberadaan bu Erni.
" Mama,,,, mama" panggil Zahra ketika melihat sosok bu Erni
"Zahra,,,"ucap bu Erni
Mereka pun mempercepat langkah kaki nya untuk segera berpelukan.
__ADS_1
" Mama,, Zahra kangen" ucap Zahra
" Kamu ini masih aja manja,, bukan kah anak mama sudah di lamar oleh kekasih nya" ucap bu Erni
Bu Erni tau semua yang terjadi pada Zahra ,karna Zahra selalu bercerita tentang diri nya dan Adit.
Mendengar penuturan mama nya Zahra memajukan bibir nya.
" Ayo kita kemobil mama udah enggak sabar mau pulang" ucap bu Erni ketika melihat raut wajah anak nya berubah.
Mereka pun berjalan ke arah parkiran ,setelah sampai di parkiran mereka pun segera masuk dan Zahra segera membawa mobil nya.
Di tengah perjalanan Zahra bertanya ke mama nya.
"Mama sudah makan??" ucap Zahra
" Belum ,Zahra sudah makan?"tanya bu Erni
" Belum juga sih ma,," ucap Zahra
"Ayo kita mampir untuk makan siang" ucap bu Erni
Zahra memutar kemudi nya menuju restauran yang dekat dengan mereka.Sesampai di restauran mereka pun segera masuk .
Setelah selesai makan mereka pun kembali masuk ke dalam mobil. Zahra segera membawa mobil nya menuju rumah mereka.
Disana sudah ada mobil Adit terparkir, Zahra sedikit gelisah melihat nya.
" Enggak tau tu ma,," ucap Zahra
" Ngapain dia datang sih"batin Zahra
Sampai di pekarangan rumah Zahra memarkir kan mobil nya, baru saja Zahra menurun kan satu kaki nya Adit segera menghampiri nya.
" Ibu,,,,Zahra,,"ucap Adit
"Eh.. ada nak Adit"ucap bu Erni yang baru keluar dari dalam mobil.
" Ibu apa kabar?" tanya Adit sambil mencium pungung tangan bu Erni
" Alhamdulilaah ibu baik, kamu apa kabar" ucap bu Erni
" Baik bu.." ucap Adit
" Ayo kita masuk " ajak bu Erni
Adit dan Zahra mengekor di belakang bu Erni, Mereka saling melempar senyum ketika pandangan mata mereka beradu.
__ADS_1
Sampai di ruang tamu bu Erni mempersilah kan Adit untuk duduk , setelah Adit duduk Bu Erni pun pamit mau ke kamar nya.
" Adit ,,ibu pamit mau ke kamar dulu ya, Zahra kamu temani Adit ya jangan lupa suruh bibi buat minuman untuk Adit" ucap Bu Erni
Zahra hanya menjawab dengan senyuman nya saja.
Setelah melihat mama nya pergi Zahra pun duduk tepat di depan Adit.
" Bukan kah kamu sedang banyak tugas?" ucap Zahra
" Iya ,, tapi demi berjumpa dengan camer ku ,aku menyelesaikan pekerjaan ku dengan cepat"ucap Adit.
" Ya ya ya ...." ucap Zahra
Tak berapa lama bibik datang membawa minuman dan di susul dengan kedatangan bu Erni.
" Di minum nak Adit"ucap Bu Erni
" Iya bu.." ucap Adit
" Zahra kamu kok belum mandi sih, sana gih mandi dulu biar Adit mama temani"ucap bu Erni
"Iya ma,, Dit aku mandi dulu ya" ucap Zahra
Adit pun menganggukkan kepala nya. Zahra pun pergi meninggalkan mama dan Adit yang berada di ruang tamu.
" Dit,, apa kamu hari ini enggak kerja?" ucap bu Erni
" Tadi kerja bu,,ini sudah ganti sif"ucap Adit
" Ibu dengar dari Zahra kemarin kamu melamar nya ya?" tanya bu Erni
" Mm,,, anu ,,anu bu" ucap Adit gelagapan
" Anu apa,, kata kan lah Dit" ucap bu Erni
" Iya ,, kemarin saya sudah melamar Zahra namun Dia menolak nya " ucap Adit
" Kamu yang sabar ya Dit.. ibu yakin Zahra akan membuka hati nya kembali " ucap bu Erni
" Iya bu,,, Adit memang serius dengan Zahra , Adit siap mengganti status Zahra karna Adit mencintai nya bu" ucap Adit
" Kamu jangan lupa berdoa supaya Zahra segera membuka hati nya kembali" ucap bu Erni
Adit membalas dengan senyuman , ada sakit di hati nya saat mendengar kan hal itu namun ini lah perjuangan Cinta pikir nya.
Tanpa mereka sadari Zahra mendengar semua perbincangan mereka , karna Zahra berdiri tepat di balik lemari hias pemisah ruang tamu dan ruang keluarga.
__ADS_1
" Ya allaah izin kan lah aku bahagia sekali lagi" batin Zahra
Zahra pun segera menaiki anak tangga untuk menuju kamar nya.