CINTA KU...

CINTA KU...
Di usir


__ADS_3

Bu Erni yang keluar dari dalam kamar nya karna Zahra berbicara dengan nada tinggi . Namun kenyataan pahit yang di dengar oleh bu Erni membuat dia menjadi emosi dengan apa yang di lihat dan di dengar nya.


Zahra yang melihat mama nya yang sudah berdiri tepat di belakang sofa dengan menangis . Zahra bangkit dari pangkuan Andi dan menghampiri mama nya.


"mama kenapa?" tanya Zahra untuk mengetahui apa saja yang telah di dengar mama nya.


"kamu tanya mama kenapa, Zahra sebenar nya apa maksud semua ini" bentak mama nya


" ma... maafin Zahra ma.. Zahra terpaksa ma" jawab Zahra yang kini ikut menangis.


"kenapa kamu meminta maaf, apa saja yang sudah kamu perbuat Ra?" tanya mama


Namun Zahra hanya terdiam dan menunduk kan kepala nya. ia tidak tau harus berkata apa. karna semua yang di anggap nya akan baik baik saja,namun kenyataan tak sesuai harapan nya


"kami sudah menikah bu" ucap Andi sambil melingkar kan tangan nya di pundak Zahra.


Zahra yang mendengar pernyataan Andi, ia langsung mengangkat kepala nya melihat wajah Andi.


Andi hanya tersenyum melihat kepanikan Zahra.


"Ra apa benar yang di katakan pak Andi ?" bu Erni kembali bertanya


"ma... maafin Zahra ma" ucap Zahra


"Zahra akan menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya ma" sambung Zahra


Bu Erni tak kuat mendengar ucapan putri nya itu . ia langsung ter duduk di atas lantai. merasa cobaan demi cobaan tak henti untuk menghampiri nya.

__ADS_1


"ma.. Apa mama baik baik saja?" tanya Zahra


"Zahra hanya kamu lah yang mama punya saat ini, tapi kenapa kamu membuat mama kecewa Ra?" ucap bu Erni sambik memegang wajah anak nya.


" maafin Zahra ma" ucap Zahra


karna hanya itu yang mampu Zahra ucap kan.


"mama tidak mau melihat wajah mu Ra, kamu tidak tau kalau lelaki ini lah yang membuat papa kamu jadi begini, tapi kenapa kamu menikah dengan nya Ra, apa salah papa dan mama Ra?" teriak bu Erni


Bu Erni pun bangkit dari duduk nya , ia tidak tau harus berkata apa lagi untuk melampiaskan emosi nya.


" ma.. Zahra bisa jelas kan semua ini , Zahra menikah dengan dia karna dia mau mengobati dan mengembalikan semua yang papa punya ma" ucap Zahra yang kini sudah memeluk kaki mama nya.


"namun apa yang kau dapat kan, papa kini sudah tiada , semua harta ini tak akan mampu mengembalikan papa mu Ra " ucap bu Erni


"kalau begitu pergilah kalian dari sini, aku tidak mau melihat wajah kalian berdua " ucap bu Erni sambil melepas kan pelukan Zahra di kaki nya.


Bu Erni pun kembali ke kamar nya meninggalkan Zahra dan Andi yang masih berada di ruang tamu.


Zahra tak sanggup untuk melihat kenyataan bahwa mama nya kini telah mengusir nya.ia pun bangkit dan mengejar mama nya yang sudah berada di kamar nya.


"mama jangan usir Zahra ma, sekarang hanya mama yang zahra punya, maafin Zahra ma" ucap Zahra sambil mengetuk ngetuk pintu kamar mama nya.


Namun tak ada jawaban, saat ini bu Erni rasa nya tidak mau melihat wajah putri kesayangan nya itu.


"jangan ganggu mama mu dulu Ra, biar lah dia tenang terlebih dahulu" ucap Andi sambil memegang kedua bahu Zahra.

__ADS_1


Zahra pun membalik kan tubuh nya agar dapat melihat wajah Andi. dengan mata yang sudah sembab .


"puas kamu kan, setelah kamu dulu pergi ninggalin aku dan sekarang aku di tinggalkan papa ku,dan kini mama ku telah mengusir ku, puas kamu kan "bentak Zahra


Namun Andi tak bergeming. ia langsung memeluk tubuh Zahra.


"lepas kan aku.. aku enggak sudi kau sentuh" ucap Zahra sambil memukul mukul tangan Andi.


"sudah lah..ayo kita pergi, besok kita akan kesini lagi" ucap Andi mengajak Zahra pergi dari rumah bu Erni


"aku janji akan membantu mu menjelaskan ini semua kepada mama mu" ucap Andi menenangkan Zahra


Zahra yang sudah tak mempunyai tenaga pun akhir nya pingsan di pelukan Andi.


Andi yang melihat wajah Zahra yang pucat akibat menangis dari semalam.


ia pun menggendong tubuh Zahra dan membawa nya ke Rumah Sakit.


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote ya tayang ku..


__ADS_2