CINTA KU...

CINTA KU...
galau


__ADS_3

Malam sudah berganti pagi , pagi ini mentari begitu semangat menghangat kan bumi ,terdengar suara burung burung berkicau dari luar jendela kamar Zahra.


Zahra yang baru bangun langsung menyambar ponsel nya ,ia berharap mendapat kabar dari Adit namun nyata nya Adit tidak mengirim pesan atau menghubungi nya.


Dengan malas nya Zahra pun segera mandi ,pagi ini dia akan menghadiri meeting pertama nya, walapun masih di dampingi oleh Juan, orang kepercayaan nya itu.


Setelah selesai bersiap Zahra turun dari kamar nya ,ia pun menghampiri mama nya yang berada di meja makan.


" Pagi ma.." sapa Zahra


" Cepat lah sarapan bukan kah hari ini kamu akan menghadiri meeting?" ucap bu Erni


" Iya ma,, doa kan ya ma semoga Zahra bisa" ucap Zahra


" Aamiin." sahut mereka dengan berbarengan.


Selesai sarapan Zahra segera mengambil kunci mobil nya dan membawa beberapa map berisi kan berkas berkas yang akan di perlukan untuk meeting nanti


Kini Zahra sudah sampai di parkiran kantor , ia pun segera bergegas masuk kedalam kantor nya. Karna terlalu terburu buru Zahra melupakan ponsel nya yang masih berada di dalam mobil . hanya beberapa menit dari kedatangan Zahra meeting pun segera di mulai, Jantung Zahra semakin cepat berdetak mungkin karna masih pemula jadi ia belum terbiasa.


" Bissmillaah" ucap Zahra ketika melangkah kan kaki nya masuk kedalam ruangan meeting tersebut.


Satu jam kemudian meeting pun selesai , Zahra dengan sangat bahagia mengumbar senyum nya, ia berhasil mendapatkan kerja sama dari klien nya.

__ADS_1


Setelah mengantar klien nya sampai di lift, Zahra pun kembali keruangan nya, ia kembali berkutat dengan laptop nya.


" Huuhh..." Zahra membuang nafas nya dengan kasar. Jam pun menunjuk kan saat nya makan siang , Zahra segera menghubungi sekretaris nya untuk membelikan nya makanan.


Sambil menunggu makan siang datang Zahra mencari keberadaan ponsel nya, otak Zahra sedikit bekerja keras untuk mengingat di mana ponsel nya tersebut. Setelah dapat mengingat nya Zahra segera mengambil nya , ia segera menuju parkiran.


" hmmm.. rupa kamu disini ,aku sudah mencari mu kemana mana"ucap Zahra kepada hp nya.


Zahra pun kembali keruangan nya , setelah sampai Zahra melihat makan siang nya sudah tersedia , ia pun mengambil bungkusan itu dan membawa nya ke sofa, Zahra duduk dan membuka bungkusan tersebut.


Sebelum memakan makanan nya ia melihat ponsel nya ternyata tidak ada kabar apa pun dari Adit, kemana Adit pikir Zahra.


Zahra memilih untuk makan terlebih dahulu selesai makan ia pun mengirim pesan via whatsaap ke Adit.


Sudah satu jam, dua jam ,tiga jam dan empat jam Zahra menunggu balasan dari Adit ,namun yang di tunggu tak juga membalas pesan nya . Zahra menjadi serba salah , hati nya tidak menolak keberadaan Adit .


" Adit kamu marah ya sama aku, maafin aku ya sebenar nya hati ini menyukai diri mu namun dengan kondisi ku yang seperti ini aku merasa malu" ucap Zahra


Hari pun telah sore Zahra bergegas untuk pulang kerumah nya, ia membawa mobil nya dengan kecepatan sedang. Setelah tiba di rumah nya Zahra segera membersih kan tubuh nya dan kembali mengecek berkas berkas yang akan ia pelajari.


Hingga malam pun tiba Adit tidak memberi kabar apa pun kepada nya, Zahra merasa uring uringan karna jam masih menunjuk kan pukul delapan , Zahra berniat untuk keluar mencari udara segar.


Bu Erni memang tidak berada di rumah , tadi pagi ia berangkat ke lampung untuk menjenguk kakak nya yang sedang sakit, Zahra yang sedang galau pun semakin galau karna tidak mempunyai teman mengobrol di rumah nya.

__ADS_1


Zahra mengambil kunci mobil nya , ia pun meninggalkan rumah nya.ia pun berkeliling kota dengan menggunakan mobil nya , namun Karna merasa perut nya lapar Zahra menepikan mobil nya tepat di sebuah restauran cepat saji.


Pelayan pun menghampiri Zahra yang telah duduk di kursi restauran tersebut. Setelah memesan beberapa makanan dan minuman pelayan tersebut pun pergi untuk menyiap kan pesanan Zahra.


Tiba tiba mata Zahra tertuju ke arah parkiran ,Zahra memilih duduk di dekat dinding restauran tersebut. karna dinding nya terbuat oleh kaca jadi Zahra bisa melihat ke arah luar .


" Itu kayak mobil Adit deh, iya itu kan plat mobil nya"ucap Zahra


Zahra pun langsung menyapu setiap sudut dengan pandangan mata nya, namun ia tidak menemukan sosok Adit disana , hingga pesanan Zahra datang baru lah ia berhenti mencari sosok yang di rindu kan nya itu.


Dengan segera Zahra memakan makanan nya ,ia dengan cepat menghabis kan nya. setelah selesai ia pun membayar tagihan tersebut.


Zahra segera menuju mobil nya dan ia masuk kedalam mobil tersebut . namun bukan nya memilih untuk pulang melain kan ia memilih menunggu di dalam mobil nya , ia ingin memasti kan kalau itu benar mobil Adit.


Sudah satu jam Zahra menunggu ia sudah merasa bosan , ketika ia melihat jam di tangan nya ia hampir putus asa.Namun usaha Zahra tidak sia sia yang di tunggu akhirnya menampak kan batang hidung nya.


Namun kenyataan tidak seperti harapan , Adit muncul bersama seorang wanita yang lebih muda dari nya. Ada rasa kecewa melihat apa yang di tangkap oleh mata nya, namun Zahra menepis kesedihan nya .


Akhirnya Zahra meninggal kan parkiran tersebut sebelum Adit pergi . Adit melihat mobil Zahra melintas di hadapan nya. ,ia pun segera mengejar nya namun Zahra membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi.


Zahra tidak melihat Adit mengejar nya , karna ia sedang menangis sambil membawa mobil nya, air mata itu pun menjadi saksi .


Setelah Zahra sampai di rumah nya ,ia berlari masuk kedalam kamar nya. Beberapa kali ponsel Zahra berdering namun ia enggan menjawab nya.

__ADS_1


Adit sudah berusaha menghubungi Zahra, ia ingin menjelas kan semua yang telah di lihat Zahra. namun sudah puluhan kali Adit menghubungi nya namun sambungan telepon tersebut tidak di angkat oleh si pemilik nomor.


__ADS_2