
Setelah Zahra dan bu Erni sudah mulai tenang, mereka pun menuju ruang dokter.
Tok tok tok
"masuk" ucap dokter
Zahra dan bu Erni pun masuk.
"ada yang bisa saya bantu?" ucap dokter
" kami keluarga pasien kecelakaan tadi siang" ucap bu Erni
" ya baik lah,silahkan kan duduk "
" saya akan memulai sesuatu yang harus pihak keluarga pasien tau" ucap dokter sambil memberi hasil skening pak Edi.
" ini adalah gambar kepala pak Edi, dan ini ada gumpalan darah yang harus kita keluarkan , karna klo dibiarkan akan ada dua kemungkinan ." ucap dokter itu sambil menunjuk isi gambar tersebut
Melihat hasil gambar dan mendengar penjelasan dokter membuat bu Erni tak sanggup untuk menahan air mata nya.
hiks hiks hiks...
" mah, mama harus kuat .." bisik Zahra
"jadi dok tindakan apa yang harus dilakukan agar papa saya baik baik saja dok??"
"kita harus melakukan tindakan operasi, jika tidak ditindak lanjutkan saya takut nnti pasien tidak dapat terselamatkan , krna gumpalan darah tersebut menghambat peredaran darah" ucap dokter itu.
" baik lah dok , lakukan yang terbaik, agar papa saya bisa di selamatkan" ucap Zahra
__ADS_1
" baik , silahkan ibu urus biaya admintrasi nya dulu, agar pasien segera di oprasi" ucap dokter
" baik dok" ucap Zahra
Sambil mengajak bu Erni untuk meninggalkan ruangan dokter.
Mereka menuju tempat pembayaran , namun seketika langkah Zahra terhenti karna bu Erni .
"ma,, mamah kenapa? kita harus segera membayar admintrasi papa, agar segera dilakukan oprasi." ucap Zahra
Bu Erni pun akhirnya menceritakan kejadian yang ada dirumah nya siang tadi.
Zahra yang mendengar itu pun langsung mengecek rekening milik nya dan juga milik orang tua nya.
Benar saja , saldo yang ada di rekening pak edi telah habis. dan yang mereka punya hanya lah rekening bu Erni dan Zahra.
" ma, apa uang kita cukup untuk membayar biaya oprasi papa?"
"ayo mah, kita cek dulu " ucap Zahra
" maaf sus , saya mau membayar biaya oprasi bapak yang kecelakaan tadi siang" ucap Zahra
" baik, tunggu sebentar ya mbak, saya cek dulu"
" atas nama siapa mbak?" ucap suster
" pak Edi Rahmayadi" ucap Zahra
" setelah saya cek , pak Edi harus melakukan oprasi pembedahan otak, ya mbak .. dan ini jumlah yang harus dibayar secepatnya , agar oprasi cepat di lakukan " ucap suster sambil memberi selembar kertas.
__ADS_1
Zahra yang melihat nominal angka nya pun langsung membulatkan mata nya.
" ada apa Zahra? ucap bu Erni sambil meraih kertas tersebut
Bu Erni melihat kertas tersebut.
" nak, knpa bnyak sekali, nak apa tabungan kita cukup untuk membayar nya ank"? ucap bu Erni sambil menjatuhkan tubuh nya ke lantai .
"ma, Zahra akan berusaha untuk mendapatkan uang nya ma, mama sabar ya" ucap Zahra yang masih bingung kemana harus mencari uang untuk membayar nya.
Zahra membawa bu erni untuk duduk di bangku rumah sakit.
" ma , apa Zahra jual aja salon Zahra ma?" tnya Zahra
" jngan sayang, salon itu adalah impian mu dari dulu nak," ucap bu Erni sambil mengelus kepala Zahra
" tapi ma,udah gak ada jalan lain ma" ucap Zahra
" coba kamu minta tolong sama Rizal, mana tau dia bisa membantu kita, Rizal kan anak yang baik" ucap bu Erni
" baik lah ma, Zahra akan menghubungi nya" ucap Zahra..
dalam sambungan telepon. ..
.
.
.
__ADS_1
..
๐น๐น๐นjangan lupa like dan komen ya๐น๐น๐น ๐๐๐ tinggal kan jejak nya...