CINTA KU...

CINTA KU...
air mata Zahra


__ADS_3

Zahra pun akhirnya terbangun dari tidur nya, ia merasa tubuh nya sangat lah lelah. Ia kembali memutar otak nya, apa yang terjadi dengan nya, hingga akhirnya ia menangis . ia sadar dengan apa yang telah di alaminya .


Zahra berusaha bangkit , ia masih merasa perih di bagian bawah perut nya.


Selimut yang menutupi tubuh nya , ia angkat dan seketika ia kembali menangis melihat tubuh nya yang polos .ia pun memungut pakaian nya yang berserakan di lantai .


Zahra pun bangkit dari kasur itu dan berjalan menuju kamar mandi. ia ingin membersihkan tubuh nya.


Sementara Andi, ia begitu senang setelah mendapatkan apa yang selama ini ia impikan. selain karna ia bisa melepas kan hasrat nya, kesenangan nya bertambah sewaktu ia melihat bercak darah yang ada di sprei kasur tersebut.


Setelah pertempuran tersebut Andi seperti orang gila, ia tersenyum senyum sendiri di kursi kerja nya.


Hingga saat Siska masuk memberikan berkas yang harus ia periksa ,ia tidak menanyakan apapun, hingga membuat Siska bertanya tanya.


" apa yang terjadi dengan pak Andi, setelah si Zahra datang ia kok begitu senang sih" batin Siska yang berada di meja nya.


Andi masuk ke kamar yang ada di ruangan nya.namun ia tidak mendapati Zahra hanya melihat sprei yang menjadi saksi akan pertarungan meraka tadi.


Andi melihat pintu kamar mandi terkunci , ia pun mengetuk untuk memastikan Zahra baik baik saja.


tok tok tok...


" Zahra... Apa kamu di dalam" ucap Andi


Zahra yang mendengar suara Andi , ia enggan menjawab. ia hanya menangis di bawah guyuran air yang di keluarkan oleh sower .


" Ra... Zahra sayang.." ucap Andi


Karna tidak ada sahutan , Andi pun membuka pintu itu dengan kunci cadangan milik nya.


Pintu pun terbuka, namun Zahra tidak sadar kalau kini Andi sudah berada di dalam kamar mandi tersebut.


" Zahra... " ucap Andi


Zahra yang mendengar suara Andi begitu dekat dengan nya, ia membalik kan badan nya .


" ngapain kamu masuk.. pergi pergi..." ucap Zahra dengan menutupi tubuh polos nya dengan telapak tangan nya.


" kenapa di tutupi, bukan kah aku sudah melihat bahkan sudah membuat cap kepemilikan ku di situ" ucap Andi menunjuk bagian yang telah di beri cap kepemilikan oleh nya.


" kamu jahat. .. kenapa kamu seperti ini" ucap Zahra beringsut ke lantai.


" kamu istri ku.. aku berhak melakukan nya, dan kamu berhak memberikan nya" ucap Andi


Andi pun menggenggam bahu Zahra dan mengangkat tubuh polos itu untuk berdiri. ia pun memeluk Zahra.

__ADS_1


" maafin aku ya.. tapi jika kamu terus menolak ku , akan aku lakukan apapun demi melampiaskan nya." bisik Andi


Zahra yang mendengar bisikan Andi seketika ia merasa lemas.untung Andi memeluk nya kalau tidak mungkin Zahra sudah jatuh dan terbentur ke lantai.


Andi menggendong Zahra ke tempat ruang ganti dan mendudukkan tubuh Zahra di atas sofa yang ada disana . Andi memang menyiapkan beberapa baju untuk ia berganti.


Zahra hanya terdiam saat Andi mengelap tubuh nya. Andi pun bangkit mengambil satu baju kemeja dan celana boxser milik nya.


" Nah pakai lah ini" ucap Andi


Zahra pun menerimanya dan memakainya. karna badan Andi jauh lebih tegap dari Zahra , jadi baju kemeja itu mampu menutupi setengah paha Zahra dan ia hanya memakai baju tersebut tanpa memakai boxser pemberian Andi tadi.


"apa kamu lapar.." tanya Andi


Zahra hanya menggelengkan kepala nya.


Andi melihat jam pada pergelangan tangan nya.


" tapi ini sudah jam 2 siang,, kamu harus makan" ucap Andi lalu mengambil ponsel dari saku nya dan memesan makanan.


Zahra masih duduk dengan tertunduk .


" sudah lah jangan kamu menyesal telah melayani suami mu" ucap Andi yang mulai kesal melihat Zahra.


"lepas kan aku.. aku tidak mau menjadi istri mu lagi" ucap Zahra menatap Andi dengan mata yang memerah


" kamu jahat.. kamu jahat.." ucap zahra sambil memukul mukul sofa.


" apa kamu mau lagi" ucap Andi


Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.


Andi segera menghentikan aktivitas nya di bibir Zahra.ia pun keluar dari ruang ganti tersebut.


Ternyata Siska yang mengetuk pintu.


" masuk.." ucap Andi


" maaf pak .. ini tadi ada kurir yang mengantar makanan " ucap Siska


" taruh lah disitu" ucap Andi menunjuk meja kerja nya.


Setelah menaruh box makanan tersebut, ia pun melangkah kan kaki nya untuk mendekati Andi dan dengan tiba tiba ia memeluk Andi dari belakang. karna Andi membelakangi Siska.


" apa yang kamu lakukan" ucap Andi

__ADS_1


" ayo lah pak.. lupakan lah istri mu" ucap Siska


Andi yang tadi hampir bernafsu, kini melampiaskan nafsu nya ke sekretaris nya itu . ia pun membalikkan badan nya membalas pelukan itu..


Tiba tiba Zahra keluar dari kamar tersebut dan ia melihat mereka sedang berpelukan.


" apa yang kalian lakukan " ucap Zahra


Andi dan Siska pun langsung melepaskan pelukan tersebut.


" sayang .. ayo kita makan" ucap Andi seperti tak berdosa


" apa yang kamu lakukan" tanya Zahra kembali.


Andi tak menjawab perkataan Zahra, ia hanya berjalan menuju meja kerja nya.


Siska hanya tersenyum melihat Zahra, ia sangat senang dengan melihat Zahra begitu kecewa.


" rasain kamu Ra. .." batin Siska


" saya permisi dulu" ucap Siska segera keluar dari ruangan tersebut.


Andi pun menduduk kan tubuh Zahra di sofa , dengan membawa makanan yang telah ia pesan tadi.


" makan lah, kalau tidak kau makan , maka aku akan menyiksa mu ucap Andi


Zahra pun langsung memakan makanan tersebut. setelah selesai makan ia dan Andi pun bergegas untuk pulang kerumah mereka.


.


.


.


.


**Maaf kan author Zahra ,, habis kamu nya gak nurut sih sama suami...


hehehehe..


.


.


.

__ADS_1


. jngan lupa like komen dan vote ya..


thank's. tayang tayang kuh.... 😉😉😉**


__ADS_2