CINTA KU...

CINTA KU...
rizal


__ADS_3

Tuut.. tuut.. tuut....


Zahra menghubungi Rizal.


dddrttt dddrttt dddrttt. ..


handphone Rizal bergetar... dan dia melihat siapa yang menghubungi nya.


Zahra, tumben sekali dia menghubungi ku? batin Rizal sambil mengangkat panggilan itu.


" assalamualaykum , ada apa calon istri ku"? ucap Rizal


" waalaikumsalam, Rizal kamu lagi dmana? kita bisa berjumpa? ada yang ingin aku bicarakan" ucap Zahra


" kita mau ketemuan dmna ra"? ucap Rizal


" di cafe dekat rumah sakit xx" kata Zahra


" baik lah calon istri ku" ucap Rizal sambil bergegas pergi


Rizal menuju lokasi cafe tersebut,


sesampainya di cafe Rizal sudah melihat Zahra disana.


Rizal melihat Zahra melamun , dia pun langsung menghampiri nya.


" dah lama Ra"? tanya Rizal


"eh... gak kok Zal, ni aku baru aja sampai, duduk lah" ucap Zahra sambil menunjuk kursi di depan nya.

__ADS_1


Setelah Rizal duduk mereka pun memesan minuman , dan mereka pun berbincang.


" kamu knpa Ra kelihatan nya kamu lagi ada masalah ya?" ucap Rizal


" iya Zal, apa kamu sudah dengar klo semua harta papa aku disita? ucap Zahra


" sudah lah jngan dipikirkan, aku sudah mendengar berita nya tadi di media sosial." ucap Rizal


Mendengar pernyataan Rizal , Zahra sedikit tenang.


" knapa kamu meminta untuk berjumpa disini Ra? ucap Rizal


Tiba tiba Zahra menangis, Rizal yang melihat Zahra pun tak tega, dia mengelus punggung Zahra.


" udah lah Ra, harta masih bisa di carikan? kenapa kamu sesedih ini? ucap Rizal sedikit heran melilihat keadaan Zahra


" Ra, kamu baik baik aja kan? kenapa menangis? ucap Rizal yang masih heran.


karna selama mereka berteman, Zahra bukan lah sosok penggila harta.


" Zal .... sebenarnya aku ngajak kamu kesini ada yang mau aku omongin" ucap Zahra


" kata kan lah, aku akan mendengarkan nya" ucap Rizal


" karna kejadian penyitaan itu, papa aku sangat terkejut dan saat itu dia lagi membawa mobil . karna terkejutnya papa jadi hilang keseimbangan, dan dia kecelakaan , sekarang dia ada di RS ini,


dia dalam keadaan kritis, krna benturan yang kuat di bagian kepala, dokter menyarankan agar melakukan oprasi, krna menurut hasil skening ada gumpalan darah di dalam kepala nya Zal " ucap Zahra dengan cepat.


" terus knapa kamu masih menangis, papa mu akan baik baik saja Ra, berdoa lah , agar semua di permudah" ucap Rizal

__ADS_1


" tapi Zal... biaya oprasi itu gak sedikit, dan kami sudah tidak mempunyai apapun lagi,rumah dan aset aset milik papa ku telah disita,yang tinggal hanya lah tabungan milik aku dan mamah. itu pun tidak cukup untuk biaya oprasi nya, " ucap Zahra


" apa yang bisa aku bantu Ra? kamu jngan sedih gitu dong, aku gak kuat lihat nya." ucap Rizal


" aku boleh gak minjem duit kamu , nnti pasti aku ganti, aku janji Zal" ucap Zahra


"ya sudah kamu gak boleh ngomong gitu, kamu kan bakal jadi istri aku, uang ku adalah uang mu juga." tutur Rizal


" berapa biaya yang harus dibayar ra? biar aku transfer ." ucap Rizal


Zahra pun memberi selembar kertas yang di berikan rumah sakit kepada nya.


Rizal pun menerima dan melihat nya.


" aku akan mentrasfer nya, aku bawa kertas ini ya, aku harus kekantor, krna jumlah nya lumayan besar aku akan memakai uang kantor dulu" ucap Rizal


"tapi Zal , apa mama mu menyetujui kalau kamu memakai uang kantor?" ucap Zahra


" tenang lah, mama tidak akan marah, ini kan demi keselamatan papa mertua ku" ucap Rizal sambil tersenyum .


Zahra yang mendengar perkataan Rizal, dia sedikit lega , ada harapan besar di mata Zahra untuk menyelamatkan papa nya..


.


.


.


🌹🌹jngan lupa tinggal kan jejak ya...

__ADS_1


__ADS_2