CINTA KU...

CINTA KU...
pahit


__ADS_3

Zahra dan Andi telah tiba di Rumah Sakit.mereka pun langsung menuju ke ruangan pak Edi.


Zahra melihat mama nya yang menangis di samping jasad papa nya. Zahra pun mendekati mama nya.


"ma... maafin Zahra " ucap Zahra sambil memeluk mama nya dari belakang.


"Zahra .. kamu tadi kemana nak dan siapa orang itu tadi? tanya mama nya


" itu tadi...." Zahra menggantung ucapan nya


Bu Erni terlihat bingung melihat Zahra yang datang bersama Andi.


" pak Andi ada perlu apa bapak kesini?" tanya bu Erni


"maaf bu.. tadi saya hanya ingin mampir melihat ke adaan pak Edi" ucap Andi


"apa sekarang bapak sudah merasa puas melihat suami dan keluarga saya berantakan?" bentak bu Erni sambil tersedu .


Andi yang mendengar penuturan bu Erni , ia hanya bisa diam tanpa membalas . karna bagaimana pun juga ini memang kesalahan nya.


Zahra yang melihat mama nya membentak Andi, ia pun langsung memeluk mama nya.


Setelah semua urusan di Rumah Sakit selesai, jasad pak Edi di bawa pulang ke rumah mereka. ya karna Andi menyuruh Zahra untuk membawa jasad papa nya ke rumah yang mereka tempati dulu.


Sanak saudara sudah berdatangan. semua dalam keadaan berduka.


Setelah jasad pak Edi di sholat kan ,mereka pun membawa jasad pak Edi untuk di makam kan.


Bu Erni yang kembali menangisi suami nya, kini hanya bisa melihat tanah yang masih basah .

__ADS_1


Satu demi satu sanak saudara pun pulang meninggalkan tempat pemakaman itu.


Namun tidak untuk bu Erni yang masih setia menemani makam suami nya.


Zahra yang tak tega melihat mama nya menangis tersedu , akhirnya Zahra membujuk bu Erni untuk pulang.


Sesampai nya di rumah , bu Erni kembali menangis. .dan membuat Zahra semakin bingung.


"ma,, sudah lah.. papa sudah tenang di sana ma" ucap Zahra mencoba menenangkan mama nya.


"tapi Zahra kenapa papa meninggal kan kita dengan begitu cepat " ucap Bu Erni semakin menangis.


"ma.. ini udah jalan nya. kita semua akan kembali juga ma" ucap Zahra yang sudah merasa frustasi.


" lalu kita akan tinggal dimana Ra" ucap mama nya lagi


" mama tenang aja, kita akan tinggal disini sampai kita menemukan rumah yang pas buat kita tempati" ucap Zahra


"tapi .. Apa pak Andi memberi kita tinggal disini Ra?" tanya mama nya.


" tadi Zahra sudah minta izin kepada nya ma, dan dia mengizin kan kita untuk tinggal disini. " ucap Zahra dengan menahan air mata nya.


" kenapa pak Andi dan kamu datang ke Rumah Sakit secara bersamaan Ra? tanya mama nya


" tadi itu hanya sebuah kebetulan ma" ucap Zahra sambil menggigit bibir bawah nya.


Setelah acara pengajian selesai. Bu Erni masuk ke kamar nya . dia ingin istirahat, dan Zahra mengantar kan mama nya ke dalam kamar.


Setelah bu Erni merebahkan tubuh nya dan menutup mata nya . Zahra pun bergegas untuk keluar kamar mama nya.

__ADS_1


Dia tidak mau mama nya memikirkan kan hal yang macam macam.


Zahra yang melihat Andi yang duduk di ruang tamu pun menghampiri nya.


" kenapa kamu tidak pulang saja" ucap Zahra


"ini rumah istri ku, jadi aku ingin menginap di sini" ucap Andi


"ya sudah , disana letak kamar tamu" ucap Zahra sambil menunjuk ke arah pintu, dan di Ikuti oleh pandangan mata Andi


"aku ingin tidur di kamar istri ku" ucap Andi


" jangan macam macam" ucap Zahra


"sayang siapa yang macam macam? kamu sudah menjadi milik ku sekarang, kamu sudah menjadi istri ku, apa kmu lupa Zahra?" ucap Andi sambil menarik tangan Zahra agar jatuh ke pangkuan nya.


Tiba tiba terdengar suara seseorang menangis.


Zahra dan Andi menoleh ke arah sumber suara. dan ternyata mama nya Zahra kini sudah berada di belakang mereka..


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote ya.. 😉😉


__ADS_2