CINTA KU...

CINTA KU...
Masa lalu


__ADS_3

Ke esokan pagi nya di kediaman Adit, terlihat berbeda di pagi ini . Pasal nya Adit tidak melihat kedua orang tuanya mau pun Sepupu nya Della.


Adit pun menghampiri dapur dan menjumpai salah satu Art yang bekerja di rumah nya.


" Bi,, mama sama papa di mana?" tanya Adit


"Maaf tuan,,,, nyonya dan tuan besar pagi tadi sekitar jam tujuh sudah pergi, tapi bibi tidak tau kemana" ucap nya


Tanpa menjawab Adit pergi meninggalkan bibi yang masih mematung disana, Adit pun mengambil kontak mobil nya dan pergi ke arah bagasi mobil.


"mau ngapain Mama sama papa pergi sepagi itu, bukan kah hari ini jadwal papa kosong? tapi kemana mereka, tumben enggak ngasi kabar " batin Adit


Adit pun segera melajukan mobil nya dan meninggalkan rumah nya. Karna merasa bingung entah mau kemana ,akhirnya Adit memutus kan ke rumah Zahra.


Dari kejauhan yang masih bisa di lihat jelas oleh mata ,Adit melihat mobil papa nya terparkir tepat di depan gerbang rumah Zahra, karna merasa ada yang tidak beres Adit pun memijak pedal gas sedikit dalam.


Sesampai di dekat mobil papa nya Adit pun segera turun dari mobil nya setelah ia memarkir kan di pinggir jalan.


Adit segera berlari agar lebih cepat sampai di depan pintu rumah Zahra. Tiba tiba langkah kaki Zahra terhenti ketika mrndengar ucapan mama nya.


" Saya akan menikah kan Adit dengan Della seharus nya kamu tau Zahra apa status mu sekarang" ucap bu Sri


" Maaf tante,, bukan saya lancang jika saja yang mengucap kan hal ini adalah Adit, saya akan mundur teratur" ucap Zahra


" Lagi pula tante datang kesini sepagi ini hanya untuk membicarakan hal seperti in" sambung Zahra


cih... bahkan otak ku belum bisa berpikir jernih sepagi ini, namun karna kedatangan mereka aku harus memaksa otak ku berpikir untuk menjawab setiap ucapan mereka.. batin Zahra


"Jika kamu tidak meninggalkan anak saya , saya akan membuat hidup mu menderita" ucap Bu Sri


" Cukup ma,, mama ngomong apaan sih" bentak Adit


Semua yang berada di ruang tamu itu tercengang melihat kedatangan Adit yang terbilang tiba tiba .


"Adit,,, sejak kapan kamu berada disana?"tanya bu Sri


" Adit kecewa sama mama dan papa ,ternyata mama menampung perempuan ini hanya untuk di jodoh kan dengan ku, jangan harap aku menerima perjodohan ini"ucap Adit sambil menunjuk nunjuk muka Della

__ADS_1


Karna perlakuan Adit , Della pun pergi dari ruangan itu dengan deraian air mata.


"Della ,, della...."panggil bu Sri


" Kejar Della , kamu harus mengejar nya Dit"titah bu Sri.


Namun yang disuruh tidak bergeming, Adit bahkan menghampiri Zahra.


"Mama kecewa sama kamu Dit, ayo pa kita pergi"ajak bu Sri ke suami nya


Adit tidak memperdulikan kedua orang tua nya yang sudah pergi itu. ia lebih memilih berada di samping Zahra.


"Ra,, maafin mama aku ya, aku enggak tau apa niat mama tapi sekarang aku sudah tau , kamu enggak apa apa kan Ra" ucap Adit


" Aku baik baik saja,oh ya Dit kamu tidak boleh membentak orang tua mu , itu tidak baik" ucap Zahra


" Tadi aku khilaf Ra,, aku enggak nyangka mama mau menjodoh kan aku dengan Della yang jelas jelas anak dari om ku sendiri." ucap Adit


" Aku enggak mau bahas ini Dit,, kepala ku pusing"ucap Zahra


"Apa kamu sudah sarapan?" tanya Adit


" Kalau begitu yuk kita sarapan di luar"ajak Adit sambil menarik tangan Zahra dengan lembut.


Zahra pun mengikuti langkah kaki Adit.


Di tempat lain dikediaman Adit timbul kericuhan yang di buat oleh papa dan mama nya Adit.


"Tante bagaimana ini, Adit bahkan lebih memilih dia" ucap Della


"Tante yakin dia akan menerima kamu"ucap bu Sri


" Tante,,, jika Adit tidak mau menerima Della , Della akan minta semua harta papa yang tante simpan, tante masih ingat kan?" ucap Della


Bu Sri terdiam mendengar perkataan keponakan nya itu.


****Waktu itu***

__ADS_1


Saat kecelakaan maut itu terjadi ,disana ada sepasang suami istri dan seorang anak gadis ya terluka, Dia adalah Della dan kedua orang tua nya.


Di rumah sakit milik keluarga Pak Lukman, di ruang VVIP.


" Man,,, kau jaga lah putri ku Della, kau asuh lah dia " ucap papa Della


" Aku akan menjaga nya seperti putri ku sendiri"ucap pak Lukman


"Kau simpan lah harta harta ku dan jika Della sudah menikah berikan lah pada nya"


" Bagaimana kalau anak kita ,Adit dan Della kita jodoh kan saja"ucap pak Lukman


"Aku takut jika suami nya tau dia mempunyai harta yang cukup banyak mereka hanya mengincar harta anak mu" sambung pak Lukman


"Baik lah,, aku serah kan semua nya pada mu Man, aku rasa aku tidak akan lama lagi"


Tanpa mereka sadari ada seorang anak yang berumur masih belasan mendengar dan melihat apa yang terjadi di dalam kamar itu, mata nya mengeluarkan air mata ,tapi pikiran nya melayang entah kemana.


Dan semenjak itu lah Della di asuh oleh orang tua Adit.


Bu Sri pun tersadar dari lamunan nya, jantung nya berdebar kencang saat mengingat peristiwa sepuluh tahun yang lalu.


"Tante masih ingat kan,, jangan berpura tan" ucap Della


Tanpa menjawab bu Sri meninggalkan Della dan pak Lukman di ruang keluarga.


Della pun beranjak dari duduk nya ,namun langkah nya terhenti saat pak Lukma memanggil nya.


" Della,, apa kamu serius dengan yang kamu ucap kan tadi?" tanya pak Lukman


" Aku tidak main main om,,, aku hanya meminta apa yang aku punya" ucap Della


Della pun melangkah kan kaki nya , ia pergi menuju kamar nya.


Sedang kan pak Lukman masih termenung ,ia memutar ingatan nya kembali.


"Bagaimaan jika Della meminta harta orang tua nya sekarang , bahkan harta milik nya baru ku jadikan investasi , aaaaaaaakkkhh..... kenapa jadi begini ,kenapa aku melupakan keberadaan Della" batin pak Lukman

__ADS_1


Karna merasa frustasi pak Lukman pun mengacak rambut nya sendiri.


__ADS_2