CINTA KU...

CINTA KU...
keputusan pak edi


__ADS_3

Setelah satu minggu kemudian di kediaman Zahra,


"mah... ini sudah satu minggu, dan papa belom bisa mendapat bukti yg jelas..


bagaimana klo pak Andi melaporkan papa ,? ucap pak Edi sambil menutup wajah nya dengan kedua tangan nya.


"pa..kita harus kuat , apapun yg terjadi kita gak boleh lemah , mama yakin papa tidak melakukan nya, tapi jika takdir berkata lain, mamah akan selalu ada untuk papa" ucap bu Erni sambil memeluk badan suami nya.


"apapun yang terjadi Zahra gak boleh tau mah.." ucap pak Edi


" tapi bagaimana kita bisa menutupi semua ini pa? tanya bu Erni


" papa akan meminta nak Rizal untuk menikahi Zahra secepatnya, dan membawa Zahra ke luar negri mah"


" tapi itu gx mungkin pa, karna Zahra hanya menganggap Rizal hanya sebagai teman" sambung bu Erni


Mereka pun diam dalam pikiran masing masing


 


waktu itu


 


" ok.. klo pak Edi gx bisa memberi bukti dalam waktu satu minggu , maka pak Edi haru merelakan hidup di jeruji besi" ucap Andi


" saya mohon pak, jngan laporkan saya, " ucap pak Edi


"apa yg bisa kamu berikan ke saya sebagai ganti nya , rumah ,harta, atau putri mu? ucap Andi dengan senyum licik nya


Mendengar perkataan itu pak Edi hanya terdiam tak bergeming.. dia harus merelakan semua harta yg dia punya hanya untuk sebuah kesalahan yg tidak di perbuat nya, atau dia harus merelakan putri nya hanya untuk menyelesaikan masalah ini.


Melihat pak Edi tidak bergeming, Andi memutuskan untuk keluar dari ruangan VIP rumah sakit itu.

__ADS_1


 


saat ini


 


Pak Edi masih terdiam dalam lamunan nya mengingat perkataan bos nya itu.


bu Erni yang menyadari itu menyentuh tangan suami nya sambil memanggil nya.


"pa... Apa papa baik baik saja? ucap bu Erni


" eh.... iya mah, papa baik baik saja". ucap pak Edi


" papa harus bicara sama nak Rizal, papa takut hal buruk akan menimpa putri kita mah.." ucap pak Edi


" mama ikut pendapat papa aja, asal itu yg terbaik buat kita semua" ucap bu Erni


di Cafe xx. .


"om sudah lama ?" ucap Rizal sambil menyalam tangan pak Edi


"om baru aja sampai, ada yang ingin om tnya kan sama nak Rizal".. sambung pak Edi


" om ingin tanya apa? klo saya bisa menjawab pasti akan saya jawab" balas Rizal


" apa kamu mencintai putri ku Zahra?"


deg...


jantung Rizal seolah ingin segera menjawab pertanyaan itu.


" saya memang suka sama Zahra om,"

__ADS_1


"kalau begitu om mau kamu segera menikahi nya" ucap pak Edi dengan bersemangat nya....


"apa om serius? tapi bagaimana dengan Zahra ? apa dia menerima pernikahan ini? apa dia juga mau menikah dengan saya? saya tidak mau membuat Zahra terluka om. " ucap Rizal


" om tau kalau Zahra tidak menyukai mu, tapi om yakin lama lama dia akan menyukai mu juga" ucap pak Edi


"tapi apa om yakin? " tanya Rizal


" om yakin , karna kamu anak yang baik , tentu Zahra akan menerima kenyataan ini." ucap pak Edi..


" baik lah jika om rasa seperti itu, saya akan menikahi Zahra " ucap rizal


Tanpa merasa aneh melihat sikap pak Edi , Rizal langsung menyetujui permintaan om Edi..


"Baik lah om, Saya akan memberitahukan dulu sama mama, nanti Rizal kabari om" ucap Rizal


" baik lah.. om tunggu ya nak" ucap pak Edi sambil tersenyum


Mereka pun segera meninggalkan cafe tersebut.


.


.


..


.


.


.


like dan komen nya ditunggu 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2