
Didalam mobil , bu Erni masih bertanya tanya dalam hati.
"sebenarnya ada apa ini" batin bu Erni
Zahra, sebenarnya kita mau kmna? kamu jngan ngebut dong Ra.. mamah takut nnti kamu bisa nabrak!!.." ucap bu Erni
" mah, udah gak ada waktu lagi untuk menjelaskan mah, nanti mamah akan tau juga" jawab Zahra
" maafin Zahra mah, Zahra takut mamah ngedrop jika tau duluan.. mamah yang kuat ya menghadapi semua cobaan ini..
Zahra sayang sama mamah dan papa..
Ya allaah jaga lah mereka untuk ku, selamatkan lah papa ku " batin Zahra sambil melihat sekilas wajah bu Erni
Mobil pun terus melaju membelah jalanan kota yang cukup rame di siang menjelang sore itu...
Sesampai nya di RS.
"suster, dimana pasien yg kecelakaan tadi siang?" tanya Zahra
" maaf... mbak siapa nya pasien " jawab suster
" saya ... Saya. .. Saya anak nya sus" jawab Zahra gelagapan karna takut bu Erni terkejut.
" baik , silahkan ikuti saya mbak"titah suster itu..
Setelah mendengar jawaban dari Zahra, bu Erni kembali bertanya.
" zahra,, sebenarnya apa yang kamu tutupi dari mamah? katakan Zahra,, mamah tidak suka di bohongi. ." kata bu Erni dengan nada suara yang sedikit tinggi. .
__ADS_1
Zahra pun terdiam , dia enggan menjawab pertanyaan bu Erni.
" Zahra, sebenarnya kamu kenpa? apa yang terjadi? jawab mamah , " ucap bu Erni sambil menarik tangan Zahra, dan membuat Zahra menghentikan langkah nya..
Zahra yang enggan menjawab pertanyaan mamah nya, akhirnya pun di jawab oleh nya.
" ma, sebenarnya ini kabar buruk, tapi mamah harus janji sama Zahra, kalau mamah akan kuat mendengar kabar ini, Zahra gak mau mamah sakit karna ini" pinta Zahra sambil menggenggam tangan bu Erni..
Mendengar permintaan zZhra , bu Erni langsung menyetujui dengan menganggukkan kepala nya..
" ma, sebenarnya papa tadi sepulang dari kantor , ........." Zahra tak kuat untuk melanjutkan nya. namun air mata yang sedari tadi telah di tahan nya, tak mampu lagi tertahan.
" kenapa Zahra? jawab mamah. . " ucap bu Erni yang mulai merasa resah
" mamah yakin mau mendengarkan nya?" tnya Zahra
Dengan cepat bu Erni pun menjawab nya
" ma, sebenarnya sepulang kantor tadi siang , papa kecelakaan ma, dan sekarang dia ada di sini , " ucap Zahra dengan meneteskan air mata nya.
Mendengar pernyataan Zahra , bu Erni merasa lemas, dan akhirnya meneteskan air mata sambil memeluk Zahra.
"cobaan apa lagi ini ya allaah.. " batin bu Erni
" mamah baik baik saja kan,ayo kita ke kamar papa" pinta Zahra sambil berjalan dan merangkul tubuh bu Erni .
"ini kamar pasien bu, dokter tadi menyampaikan, pihak keluarga untuk bertemu dengan nya. karna ada yang akan di sampaikan dokter." ucap suster itu.
" baik, terimakasih sus" ucap Zahra
__ADS_1
Bu Erni yang melihat suaminya terbaring lemah dan di penuhi selang di mulut,hidung dan dada yang bidang itu,
Dia melihat keadaan suaminya yang sudah puluhan tahun hidup bersama . kini harus menahan sakit yang tidak di minta nya.
Bu Erni pun tersungkur lemas tepat di samping dinding kaca tersebut.
Zahra yang melihat bu Erni pun langsung merangkul tubuh itu..
" ma, mamah jngan kayak gini, Zahra jadi bingung ma, Zahra tau apa yang mamah rasakan, tapi ini demi papa ma, jadi kita harus kuat." ucap Zahra sambil memegang wajah mama nya dengan kedua tangan nya.
Mendengar perkataan Zahra. bu Erni pun langsung tersadar dari tangis nya
"benar kata Zahra, aku harus kuat demi papa dan Zahra. aku yakin allah tidak akan menguji kesabaran hamba nya melewati batas kemampuan hamba nya. ya allaah kuat kan lah aku dan Zahra.selamatkan lah suami ku ya allaah..." batin bu Erni berkata kata..
.
.
.
.
.
🌹🌹🌹ayo tinggal kan jejak nya, like dan komentar 🌹🌹🌹
.
.
__ADS_1
.
🌹🌹terima kasih🌹🌹