CINTA KU...

CINTA KU...
sadar


__ADS_3

Zahra yang masih terbaring di ranjang Rumah sakit akhirnya terbangun dari pingsan nya. ia melihat sekeliling nya dan ia mendapati Andi yang tertidur di sofa dekat ranjang nya.


Zahra berusaha untuk duduk , ia ingin mengambil air yang berada di meja samping ranjang nya.


namun karna ia merasa masih pusing gelas yang hampir di capai oleh tangan nya terlepas. hingga gelas pun jatuh ke lantai dan membuat suara yang cukup nyaring.


Andi yang mendengar suara tersebut pun langsung membuka mata nya ia melihat Zahra yang sudah duduk di ranjang nya


"kamu sudah sadar" ucap Andi menghampiri Zahra


Zahra hanya membalas dengan senyuman. ia enggan menjawab pertanyaan suami nya itu.


Zahra masih merasa sedih dan kesal dengan apa yang telah di alami nya. tapi ia tak mampu untuk mengungkap kan kekesalan nya tersebut.


"kamu kenapa, apa ada yang sakit" tanya Andi karna melihat Zahra melamun


Zahra hanya membalas dengan menggeleng kan kepala nya.


Andi yang merasa risih atas jawaban Zahra, ia pun memilih untuk keluar dari kamar tersebut.


"Zahra sebenarnya kamu itu kenapa, apa sebenarnya kamu sudah tidak memiliki rasa kepada ku" batin Andi yang sudah duduk di kursi tunggu.


Berbeda hal nya dengan apa yang terjadi di kediaman pak Edi.


Bu Erni yang berada di kamar nya tak henti menangis sambil memandang foto keluarga nya.


"pa.. kenapa Zahra seperti itu pa, apa sebenarnya yang di pikirkan oleh anak kita pa, kalau seperti ini mama rasa nya ingin ikut papa saja" ucap bu Erni sambil mengelus elus foto almarhum suami nya.

__ADS_1


Bu Erni yang sudah lelah menghadapi kejadian hari ini dan lelah menangisi nasib nya pun akhirnya tertidur di saat hari sudah mulai pagi.


Kabar meninggal nya pak Edi pun kini telah sampai di telinga Rizal.


kemarin Rizal pergi ke luar kota untuk melihat perusahaan cabang milik keluarga nya.


Di dalam perjalanan pulang menuju ke rumah nya. Rizal menyempatkan diri untuk menghubungi Zahra.


Zahra melihat ponsel nya berdering. ia melihat nama orang yang menelepon nya.


" Rizal, mau apa dia" ucap Zahra heran.


Zahra mengangkat sambungan telepon tersebut.


" assalamualaikum "ucap Zahra


"ada pa Zal kamu menelepon ku?" ucap Zahra


"Ra aku baru dapat kabar kata nya papa mu sudah meninggal ya? tanya Rizal


" iya Zal, papa ku sudah tiada. " jawab Zahra .kini mata nya sudah mengeluarkan butiran air bening.


" maafin aku ya Ra, kemarin aku lagi di Bandung , dan hari ini aku baru balik " ucap Rizal


"ya ga apa apa Zal aku tau" ucap Zahra


" kamu dan tante baik baik aja kan Ra?" tanya Rizal

__ADS_1


Zahra hanya diam . ia enggan menjawab pertanyaan Rizal.


"Ra.. kamu masih di situ kan" ucap Rizal memecah keheningan..


"iya aku masih disini kok Zal" ucap Zahra


" kamu lagi dimana nih" tanya Rizal


"Aku lagi di Rumah Sakit ni Zal, ucap Zahra


"siapa yang sakit Ra, dan Rumah Sakit mana?" tanya Rizal


" semalam aku pingsan, dan ini aku baru sadar , aku lagi di Rumah Sakit Melati" ucap Zahra


" baik lah aku akan kesana melihat ke adaan mu" ucap Rizal sambil mematikan sambungan telepon nya.


" Zal Zal... hallo Zal" ucap Zahra


namun sambungan telepon tersebut telah di matikan sepihak.


Tanpa Zahra sadari , di depan pintu Andi sudah berdiri sambil mendengar kan setiap perkataan Zahra.


.


.


.

__ADS_1


.jangan lupa like komen dan vote ya..😉😉😉


__ADS_2